<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Cerita Warga Pangalengan Kabupaten Bandung yang Panik saat Gempa Mengguncang</title><description>&amp;nbsp;
Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang Bandung dan sekitarnya, Sabtu (18/11/2023), pukul 06.34 WIB&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/18/525/2922708/cerita-warga-pangalengan-kabupaten-bandung-yang-panik-saat-gempa-mengguncang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/18/525/2922708/cerita-warga-pangalengan-kabupaten-bandung-yang-panik-saat-gempa-mengguncang"/><item><title>Cerita Warga Pangalengan Kabupaten Bandung yang Panik saat Gempa Mengguncang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/18/525/2922708/cerita-warga-pangalengan-kabupaten-bandung-yang-panik-saat-gempa-mengguncang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/18/525/2922708/cerita-warga-pangalengan-kabupaten-bandung-yang-panik-saat-gempa-mengguncang</guid><pubDate>Sabtu 18 November 2023 11:21 WIB</pubDate><dc:creator>Gin Gin Tigin Ginulur</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/18/525/2922708/cerita-warga-pangalengan-kabupaten-bandung-yang-panik-saat-gempa-mengguncang-L6PGFVAAPa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi/Foto: Okezone</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/18/525/2922708/cerita-warga-pangalengan-kabupaten-bandung-yang-panik-saat-gempa-mengguncang-L6PGFVAAPa.jpg</image><title>Ilustrasi/Foto: Okezone</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgzNi81L3g4cHBndnY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Wawan Darmawan (35) kaget bukan kepalang. Saat tengah mengemudikan motor menuju kawasan Situ Cileunca Pangalengan Kabupaten Bandung, tiba-tiba jalanan yang dilaluinya bergoyang.

&quot;Saya kaget, sempat panik. Wah, ini gempa. Goyangannya cukup besar, terasa. Tapi saya lanjut saja jalan menuju Cileunca,&quot; kata Wawan saat dihubungi, Sabtu (18/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Pulau Seram Maluku

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang Bandung dan sekitarnya, Sabtu (18/11/2023), pukul 06.34 WIB. Gempa tersebut dilaporkan berpusat di wilayah Pantai Selatan Cianjur, Jawa Barat.

Warga Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung itu mengaku belum mendengar atau melihat adanya kerusakan akibat gempa tersebut. &quot;Mudah-mudahan enggak ada kerusakan,&quot; kata Wawan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Bandung, Ini Analisis BMKG

Herlan Komara, warga Kampung Wargamekar RT 3/19 Desa Sukamanah menceritakan hal yang sama. Dia mengaku kaget saat merasakan lantai rumahnya bergoyang sekitar pukul 06.30 WIB tadi.

&quot;Terasa lumayan besar. Saya waktu tadi masih di rumah. Sangat terasa hentakan awal goyangnya bukan ke pinggir, tapi ke atas. Gempa yang kedua lebih terasa lagi,&quot; kata Herlan.

Begitu merasakan getaran yang cukup kuat, Herlan dan keluarganya langsung keluar rumah menyelamatkan diri. Kejadian gempa 2009 lalu juga membawa trauma tersendiri bagi warga Pangalengan.



&quot;Jadi trauma juga kejadian tahun 2009 lalu. Dulu akibat gempa kerusakannya parah. Untuk saat ini, belum ada laporan kerusakan. Mudah-mudahan tidak ada kerusakan ya,&quot; kata Herlan.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgzNi81L3g4cHBndnY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANDUNG - Wawan Darmawan (35) kaget bukan kepalang. Saat tengah mengemudikan motor menuju kawasan Situ Cileunca Pangalengan Kabupaten Bandung, tiba-tiba jalanan yang dilaluinya bergoyang.

&quot;Saya kaget, sempat panik. Wah, ini gempa. Goyangannya cukup besar, terasa. Tapi saya lanjut saja jalan menuju Cileunca,&quot; kata Wawan saat dihubungi, Sabtu (18/11/2023).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Magnitudo 4,2 Guncang Pulau Seram Maluku

Gempa bumi berkekuatan Magnitudo 5,2 mengguncang Bandung dan sekitarnya, Sabtu (18/11/2023), pukul 06.34 WIB. Gempa tersebut dilaporkan berpusat di wilayah Pantai Selatan Cianjur, Jawa Barat.

Warga Desa Margamukti Kecamatan Pangalengan Kabupaten Bandung itu mengaku belum mendengar atau melihat adanya kerusakan akibat gempa tersebut. &quot;Mudah-mudahan enggak ada kerusakan,&quot; kata Wawan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Bandung, Ini Analisis BMKG

Herlan Komara, warga Kampung Wargamekar RT 3/19 Desa Sukamanah menceritakan hal yang sama. Dia mengaku kaget saat merasakan lantai rumahnya bergoyang sekitar pukul 06.30 WIB tadi.

&quot;Terasa lumayan besar. Saya waktu tadi masih di rumah. Sangat terasa hentakan awal goyangnya bukan ke pinggir, tapi ke atas. Gempa yang kedua lebih terasa lagi,&quot; kata Herlan.

Begitu merasakan getaran yang cukup kuat, Herlan dan keluarganya langsung keluar rumah menyelamatkan diri. Kejadian gempa 2009 lalu juga membawa trauma tersendiri bagi warga Pangalengan.



&quot;Jadi trauma juga kejadian tahun 2009 lalu. Dulu akibat gempa kerusakannya parah. Untuk saat ini, belum ada laporan kerusakan. Mudah-mudahan tidak ada kerusakan ya,&quot; kata Herlan.

</content:encoded></item></channel></rss>
