<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beri Nilai 5 Penegakan Hukum di Era Jokowi, Ganjar: Banyak Suara dari Masyarakat</title><description>Banyak suara dari masyarakat yang masuk kepada pihak mantan Gubernur Jawa Tengah itu.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/19/337/2923315/beri-nilai-5-penegakan-hukum-di-era-jokowi-ganjar-banyak-suara-dari-masyarakat</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/19/337/2923315/beri-nilai-5-penegakan-hukum-di-era-jokowi-ganjar-banyak-suara-dari-masyarakat"/><item><title>Beri Nilai 5 Penegakan Hukum di Era Jokowi, Ganjar: Banyak Suara dari Masyarakat</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/19/337/2923315/beri-nilai-5-penegakan-hukum-di-era-jokowi-ganjar-banyak-suara-dari-masyarakat</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/19/337/2923315/beri-nilai-5-penegakan-hukum-di-era-jokowi-ganjar-banyak-suara-dari-masyarakat</guid><pubDate>Minggu 19 November 2023 20:14 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/19/337/2923315/beri-nilai-5-penegakan-hukum-di-era-jokowi-ganjar-banyak-suara-dari-masyarakat-4kQXcNREVo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo bertemu Jusuf Kalla (Foto: Giffar Rivana)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/19/337/2923315/beri-nilai-5-penegakan-hukum-di-era-jokowi-ganjar-banyak-suara-dari-masyarakat-4kQXcNREVo.jpg</image><title>Ganjar Pranowo bertemu Jusuf Kalla (Foto: Giffar Rivana)</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOS8xLzE3MzkyNC81L3g4cHJoNjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengungkapkan alasannya memberikan nilai 5 dari 10 untuk penegakan hukum di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penilaian tersebut bukan semata-mata muncul dalam benak pikirannya, melainkan banyaknya suara dari masyarakat yang masuk kepada pihak mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

&quot;Kalau soal penilaian karena banyaknya suara dari masyarakat yang masuk kepada kami dan semua berbicara soal kepastian hukum,&quot; kata Ganjar usai pertemuannya dengan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (19/11/2023).

&quot;Soal penegakan hukum, soal bagaimana hukum harus betul-betul lurus, begitu. Nah, tentu dengan kejadian terakhir, angka itu menjadi tidak seperti sebelumnya alias turun lah skornya,&quot; imbuh Ganjar.

BACA JUGA:
Ganjar Goda Jusuf Kalla Dukung Dirinya di Pemilu 2024, Begini Respons JK


Di sisi lain, JK juga menanggapi soal penilaian Calon Presiden (Capres) dengan nomor urut 3, Ganjar Pranowo tentang penilaiannya terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan nilai 5 dari 10 untuk penegakan hukum di era kepemimpinannya.

JK mengatakan, jika banyak yang berpendapat sama karena akhir-akhir ini ada persoalan-persoalan yang dianggap menjadi kontradiktif.

&quot;Pak Ganjar mengatakan 5 gitu kan, saya kira Anda juga mungkin sependapat. Terutama karena soal-soal terakhir ini kan. Ini yang menentukan bangsa ke depan. Sangat penting sekali. Sekali lagi kita ingin menjaga bangsa negara ini aman,&quot; ucap JK.

BACA JUGA:
Relawan Petebu Ganjar Adakan Cek Kesehatan dan KB Gratis di Lampung Tengah&amp;nbsp; &amp;nbsp;


JK menegaskan, dirinya ingin menjaga bangsa dan negara agar mencapai tahun Indonesia emas yang diprediksi akan muncul pada 2045 mendatang.



&quot;Sekali lagi kita ingin menjaga bangsa dan negara ini aman kedepan mencapai tahun 45 (Indonesia emas) seperti yang diinginkan pak Jokowi, tapi syaratnya ialah berlakulah adil, berlaku lah netral, begitu tidak, maka bangsa ini akan mulai masalah,&quot; tutur JK.</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xOS8xLzE3MzkyNC81L3g4cHJoNjE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengungkapkan alasannya memberikan nilai 5 dari 10 untuk penegakan hukum di era kepemimpinan Presiden Joko Widodo (Jokowi).

Penilaian tersebut bukan semata-mata muncul dalam benak pikirannya, melainkan banyaknya suara dari masyarakat yang masuk kepada pihak mantan Gubernur Jawa Tengah itu.

&quot;Kalau soal penilaian karena banyaknya suara dari masyarakat yang masuk kepada kami dan semua berbicara soal kepastian hukum,&quot; kata Ganjar usai pertemuannya dengan Mantan Wakil Presiden Jusuf Kalla (JK) di kawasan Jakarta Selatan, Minggu (19/11/2023).

&quot;Soal penegakan hukum, soal bagaimana hukum harus betul-betul lurus, begitu. Nah, tentu dengan kejadian terakhir, angka itu menjadi tidak seperti sebelumnya alias turun lah skornya,&quot; imbuh Ganjar.

BACA JUGA:
Ganjar Goda Jusuf Kalla Dukung Dirinya di Pemilu 2024, Begini Respons JK


Di sisi lain, JK juga menanggapi soal penilaian Calon Presiden (Capres) dengan nomor urut 3, Ganjar Pranowo tentang penilaiannya terhadap Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang memberikan nilai 5 dari 10 untuk penegakan hukum di era kepemimpinannya.

JK mengatakan, jika banyak yang berpendapat sama karena akhir-akhir ini ada persoalan-persoalan yang dianggap menjadi kontradiktif.

&quot;Pak Ganjar mengatakan 5 gitu kan, saya kira Anda juga mungkin sependapat. Terutama karena soal-soal terakhir ini kan. Ini yang menentukan bangsa ke depan. Sangat penting sekali. Sekali lagi kita ingin menjaga bangsa negara ini aman,&quot; ucap JK.

BACA JUGA:
Relawan Petebu Ganjar Adakan Cek Kesehatan dan KB Gratis di Lampung Tengah&amp;nbsp; &amp;nbsp;


JK menegaskan, dirinya ingin menjaga bangsa dan negara agar mencapai tahun Indonesia emas yang diprediksi akan muncul pada 2045 mendatang.



&quot;Sekali lagi kita ingin menjaga bangsa dan negara ini aman kedepan mencapai tahun 45 (Indonesia emas) seperti yang diinginkan pak Jokowi, tapi syaratnya ialah berlakulah adil, berlaku lah netral, begitu tidak, maka bangsa ini akan mulai masalah,&quot; tutur JK.</content:encoded></item></channel></rss>
