<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Warga Kolaka Digegerkan Temuan Kerangka Manusia di Sungai Pomalaa   </title><description>Warga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sungai Dusun II Lowani&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/19/340/2922948/warga-kolaka-digegerkan-temuan-kerangka-manusia-di-sungai-pomalaa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/19/340/2922948/warga-kolaka-digegerkan-temuan-kerangka-manusia-di-sungai-pomalaa"/><item><title> Warga Kolaka Digegerkan Temuan Kerangka Manusia di Sungai Pomalaa   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/19/340/2922948/warga-kolaka-digegerkan-temuan-kerangka-manusia-di-sungai-pomalaa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/19/340/2922948/warga-kolaka-digegerkan-temuan-kerangka-manusia-di-sungai-pomalaa</guid><pubDate>Minggu 19 November 2023 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Muh Rusli</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/18/340/2922948/warga-kolaka-digegerkan-temuan-kerangka-manusia-di-sungai-pomalaa-rmiGofCHyQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Penemuan kerangka manusia di Sungai Pomalaa (foto: dok ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/18/340/2922948/warga-kolaka-digegerkan-temuan-kerangka-manusia-di-sungai-pomalaa-rmiGofCHyQ.jpg</image><title>Penemuan kerangka manusia di Sungai Pomalaa (foto: dok ist)</title></images><description>
KOLAKA - Warga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sungai Dusun II Lowani, Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Sabtu (18/11/2023) sekira pukul 10.00 Wita. Tulang belulang tersebut sudah dalam kondisi tidak utuh dan tertutup pasir.

Kapolsek Pomalaa, Iptu Fredy Sirande menjelaskan, kerangka manusia tersebut pertama kali dijumpai oleh karyawan perusahaan tambang PT IPIP bernama Sudirman (32) dan Rahmad Gunawan (34). Mereka mengambil sampel air di muara sungai untuk dilakukan pemeriksaan dan uji kualitas.

&quot;Usai mengisi air, botolnya dimasukkan ke kardus tetapi kardusnya bocor dan berusaha untuk mencari kantong plastik di pesisir sungai,&quot; terang Iptu Fredy Sirande kepada MNC Portal.

BACA JUGA:
RS Polri: Tengkorak Duren Sawit Telah Wafat Dua hingga Enam Tahun Lalu

Dalam pencarian, kedua saksi dibuat terkejut dengan temuan tulang belulang  yang sebagian diantaranya telah tertimbun pasir. Posisi kerangka itu tepat dibawah ranting pepohonan kering.

Mereka lantas menghubungi seorang rekannya bernama Abd. Galib melalui telpon selular terkait temuannya. Iptu Fredy bersama jajarannya yang menerima laporan tersebut langsung ke lokasi bersama bersama anggota dari Sat Polairud Polres Kolaka, Aiptu Awaluddin .

&quot;Kami mengumpulkan tulang belulang tersebut dan memasukkannya ke dalam karung,&quot; bebernya.

BACA JUGA:
3 Fakta Tengkorak Duren Sawit, Meninggalnya Sekitar 2-6 Tahun Lalu

Dikatakan, kondisinya kerangka manusia itu sudah tidak utuh. Pihaknya hanya menemukan tengkorak kepala, bagian rahang, tulang belakang dan kaki.

Belum diketahui pasti sudah berapa kematian dari pemilik tulang-belulang tersebut. Yang jelas, kerangka malang itu telah diserahkan Tim Inafis Polres Kolaka untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.</description><content:encoded>
KOLAKA - Warga Kabupaten Kolaka, Sulawesi Tenggara (Sultra) digegerkan dengan penemuan kerangka manusia di sungai Dusun II Lowani, Desa Oko-Oko, Kecamatan Pomalaa, Sabtu (18/11/2023) sekira pukul 10.00 Wita. Tulang belulang tersebut sudah dalam kondisi tidak utuh dan tertutup pasir.

Kapolsek Pomalaa, Iptu Fredy Sirande menjelaskan, kerangka manusia tersebut pertama kali dijumpai oleh karyawan perusahaan tambang PT IPIP bernama Sudirman (32) dan Rahmad Gunawan (34). Mereka mengambil sampel air di muara sungai untuk dilakukan pemeriksaan dan uji kualitas.

&quot;Usai mengisi air, botolnya dimasukkan ke kardus tetapi kardusnya bocor dan berusaha untuk mencari kantong plastik di pesisir sungai,&quot; terang Iptu Fredy Sirande kepada MNC Portal.

BACA JUGA:
RS Polri: Tengkorak Duren Sawit Telah Wafat Dua hingga Enam Tahun Lalu

Dalam pencarian, kedua saksi dibuat terkejut dengan temuan tulang belulang  yang sebagian diantaranya telah tertimbun pasir. Posisi kerangka itu tepat dibawah ranting pepohonan kering.

Mereka lantas menghubungi seorang rekannya bernama Abd. Galib melalui telpon selular terkait temuannya. Iptu Fredy bersama jajarannya yang menerima laporan tersebut langsung ke lokasi bersama bersama anggota dari Sat Polairud Polres Kolaka, Aiptu Awaluddin .

&quot;Kami mengumpulkan tulang belulang tersebut dan memasukkannya ke dalam karung,&quot; bebernya.

BACA JUGA:
3 Fakta Tengkorak Duren Sawit, Meninggalnya Sekitar 2-6 Tahun Lalu

Dikatakan, kondisinya kerangka manusia itu sudah tidak utuh. Pihaknya hanya menemukan tengkorak kepala, bagian rahang, tulang belakang dan kaki.

Belum diketahui pasti sudah berapa kematian dari pemilik tulang-belulang tersebut. Yang jelas, kerangka malang itu telah diserahkan Tim Inafis Polres Kolaka untuk dilakukan identifikasi lebih lanjut.</content:encoded></item></channel></rss>
