<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>6 Sapi di Indramayu Mendadak Mati Kejang-Kejang, Penyebab Masih Misterius</title><description>&amp;nbsp;
Menurut pemilik sapi, Ramini (50), 6 sapi yang mati itu terdiri dari 4 ekor sapi jantan dan 2 sapi betina&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/19/525/2923362/6-sapi-di-indramayu-mendadak-mati-kejang-kejang-penyebab-masih-misterius</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/19/525/2923362/6-sapi-di-indramayu-mendadak-mati-kejang-kejang-penyebab-masih-misterius"/><item><title>6 Sapi di Indramayu Mendadak Mati Kejang-Kejang, Penyebab Masih Misterius</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/19/525/2923362/6-sapi-di-indramayu-mendadak-mati-kejang-kejang-penyebab-masih-misterius</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/19/525/2923362/6-sapi-di-indramayu-mendadak-mati-kejang-kejang-penyebab-masih-misterius</guid><pubDate>Minggu 19 November 2023 21:44 WIB</pubDate><dc:creator>Andrian Supendi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/19/525/2923362/6-sapi-di-indramayu-mendadak-mati-kejang-kejang-penyebab-masih-misterius-0RoJXwI1jX.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sapi mati mendadak di Indramayu/Foto: Andrian Supendi</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/19/525/2923362/6-sapi-di-indramayu-mendadak-mati-kejang-kejang-penyebab-masih-misterius-0RoJXwI1jX.jpg</image><title>Sapi mati mendadak di Indramayu/Foto: Andrian Supendi</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNC8xLzE3MTEyNC81L3g4b2FiajQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INDRAMAYU - Enam ekor sapi di Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu mati mendadak. Kasus kematian sapi tersebut terjadi pada Sabtu (18/11/2023).

Menurut pemilik sapi, Ramini (50), 6 sapi yang mati itu terdiri dari 4 ekor sapi jantan dan 2 sapi betina. Usia sapi-sapi itu rata-rata berumur 1 tahun lebih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pimpinan KPK Tepis Isu Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi di Kementan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Pas kejadian kemarin, sapi saya mati semua. Total ada enam ekor, empat jantan dan dua betina,&quot; ujar dia kepada kepada MNC Portal Indonesia (MPI), ditemui di rumahnya, Minggu (19/11/2023).

Ramini menceritakan, kemarin saat dirinya hendak memberi makan sapi di pagi hari, ia terkejut karena sapi-sapi miliknya tiba-tiba mengamuk. Satu per satu sapi pun tumbang tergeletak di lantai kandang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Tak Hadiri Pemeriksaan Polda Metro, Firli Bahuri Singgung Kasus Pengadaan Sapi

&quot;Sapi-sapi itu pada kejang-kejang, hingga membuat kandangnya ikut rusak,&quot; ucap dia.

Tidak hanya itu, lanjut Ramini, sapi-sapi tersebut juga mengeluarkan busa. Ramini menduga, sapi-sapi miliknya keracunan. Meski demikian, dia belum bisa memastikan secara pasti penyebab kematian sapi-sapi tersebut.

&quot;Enam sapi saya mati di hari yang sama. Sapi-sapi itu mati secara bertahap dan hanya beda jam saja. Pagi mati empat ekor, terus siang kan sisa dua juga ikut mati,&quot; ujar dia.




Padahal, ungkap Ramini, pada hari sebelumnya kondisi sapi-sapi miliknya itu dalam keadaan sehat dan tidak sakit apapun.



&quot;Hari sebelumnya sapi-sapi saya dalam keadaan sehat, tidak sakit apapun. Saya juga tidak ngerti kenapa bisa seperti ini,&quot; ungkap dia.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Beri Dukungan Moril, Panglima TNI Takziah ke Kediaman Empat Pajurit yang Gugur Kecelakaan Super Tucano


Diketahui, peristiwa kematian sapi-sapi itu pun sempat viral di media sosial. Usai viral, hari ini petugas dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Indramayu, Balai Veteriner (BVet) Subang, dan Polsek Tukdana melakukan pengecekan ke lokasi kandang.







</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wOS8yNC8xLzE3MTEyNC81L3g4b2FiajQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
INDRAMAYU - Enam ekor sapi di Desa Karangkerta, Kecamatan Tukdana, Kabupaten Indramayu mati mendadak. Kasus kematian sapi tersebut terjadi pada Sabtu (18/11/2023).

Menurut pemilik sapi, Ramini (50), 6 sapi yang mati itu terdiri dari 4 ekor sapi jantan dan 2 sapi betina. Usia sapi-sapi itu rata-rata berumur 1 tahun lebih.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Pimpinan KPK Tepis Isu Selidiki Dugaan Korupsi Pengadaan Sapi di Kementan&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Pas kejadian kemarin, sapi saya mati semua. Total ada enam ekor, empat jantan dan dua betina,&quot; ujar dia kepada kepada MNC Portal Indonesia (MPI), ditemui di rumahnya, Minggu (19/11/2023).

Ramini menceritakan, kemarin saat dirinya hendak memberi makan sapi di pagi hari, ia terkejut karena sapi-sapi miliknya tiba-tiba mengamuk. Satu per satu sapi pun tumbang tergeletak di lantai kandang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Tak Hadiri Pemeriksaan Polda Metro, Firli Bahuri Singgung Kasus Pengadaan Sapi

&quot;Sapi-sapi itu pada kejang-kejang, hingga membuat kandangnya ikut rusak,&quot; ucap dia.

Tidak hanya itu, lanjut Ramini, sapi-sapi tersebut juga mengeluarkan busa. Ramini menduga, sapi-sapi miliknya keracunan. Meski demikian, dia belum bisa memastikan secara pasti penyebab kematian sapi-sapi tersebut.

&quot;Enam sapi saya mati di hari yang sama. Sapi-sapi itu mati secara bertahap dan hanya beda jam saja. Pagi mati empat ekor, terus siang kan sisa dua juga ikut mati,&quot; ujar dia.




Padahal, ungkap Ramini, pada hari sebelumnya kondisi sapi-sapi miliknya itu dalam keadaan sehat dan tidak sakit apapun.



&quot;Hari sebelumnya sapi-sapi saya dalam keadaan sehat, tidak sakit apapun. Saya juga tidak ngerti kenapa bisa seperti ini,&quot; ungkap dia.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Beri Dukungan Moril, Panglima TNI Takziah ke Kediaman Empat Pajurit yang Gugur Kecelakaan Super Tucano


Diketahui, peristiwa kematian sapi-sapi itu pun sempat viral di media sosial. Usai viral, hari ini petugas dokter hewan dari Dinas Ketahanan Pangan dan Pertanian Indramayu, Balai Veteriner (BVet) Subang, dan Polsek Tukdana melakukan pengecekan ke lokasi kandang.







</content:encoded></item></channel></rss>
