<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polri Sebut Netralitas pada Pemilu 2024 Harga Mati</title><description>Polri Sebut Netralitas pada Pemilu 2024 Harga Mati
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/20/337/2923862/polri-sebut-netralitas-pada-pemilu-2024-harga-mati</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/20/337/2923862/polri-sebut-netralitas-pada-pemilu-2024-harga-mati"/><item><title>Polri Sebut Netralitas pada Pemilu 2024 Harga Mati</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/20/337/2923862/polri-sebut-netralitas-pada-pemilu-2024-harga-mati</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/20/337/2923862/polri-sebut-netralitas-pada-pemilu-2024-harga-mati</guid><pubDate>Senin 20 November 2023 16:53 WIB</pubDate><dc:creator>Riana Rizkia</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/20/337/2923862/polri-sebut-netralitas-pada-pemilu-2024-harga-mati-9Zcu2VzWGN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/20/337/2923862/polri-sebut-netralitas-pada-pemilu-2024-harga-mati-9Zcu2VzWGN.jpg</image><title>Kepala Divisi Humas Polri Irjen Sandi Nugroho. (Ist)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc5MS81L3g4cG9sZXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho menegaskan, Polri menjunjung tinggi netralitas dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal tersebut merupakan komitmen harga mati bagi seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.

&quot;Jadi netralitas Polri adalah harga mati untuk menjaga persatuan dan kesatuan untuk menjaga NKRI,&quot; kata Sandi dalam acara Piramida (Ngopi Bareng Pimpinan Media), di Jakarta, Senin (20/11/2023).

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, Sandi mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi seluruh anggota kepolisian yang terindikasi melanggar komitmen tersebut.

Menurutnya, pengawasan bersama itu akan semakin membantu Polri dalam mewujudkan situasi pesta demokrasi lima tahunan yang aman, damai, dan kondusif.







BACA JUGA:
Polisi Tak Boleh Berpihak pada Pemilu, Panja Netralitas Polri Dianggap Kurang Perlu

















&quot;Tolong lihat, tegur, dan awasi kalau anggota Polri sudah melenceng dari aturan supaya bisa memperbaiki dan membenahi diri agar manjadi lebih baik lagi. Untuk membangun pemilu berjalan dengan baik, lancar, dan damai,&quot; ujarnya.






BACA JUGA:
Masih Desas-Desus, DPR Dinilai Tidak Perlu Bentuk Panja Netralitas Polri&amp;nbsp; &amp;nbsp;


















Sandi mengajak kepada seluruh pimpinan redaksi media untuk bersinergi memberikan edukasi dan literasi kepada masyarakat. Terutama terkait dengan sebaran informasi di media sosial yang bersifat hoaks.

&quot;Kita harus bisa memberikan edukasi literasi sosialisasi kepada masyarakat agar ke depannya menjadi masyarakat yang patuh akan hukum menjunjung tinggi etika, tata krama dan kesantunan serta kejujuran,&quot; ucapnya.







BACA JUGA:
Ajak Masyarakat Ikut Mengawasi, Kompolnas: Belum Ada Temuan Ketidaknetralan Polri














&quot;Dalam media sosial agar lebih bijak dalam penggunaan media sosial supaya tidak menjadi bumerang bagi pengguna media sosial tersebut,&quot; sambungnya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNi8xLzE3Mzc5MS81L3g4cG9sZXM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Kepala Divisi Humas Polri, Irjen Sandi Nugroho menegaskan, Polri menjunjung tinggi netralitas dalam pelaksanaan Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Hal tersebut merupakan komitmen harga mati bagi seluruh jajaran kepolisian di Indonesia.

&quot;Jadi netralitas Polri adalah harga mati untuk menjaga persatuan dan kesatuan untuk menjaga NKRI,&quot; kata Sandi dalam acara Piramida (Ngopi Bareng Pimpinan Media), di Jakarta, Senin (20/11/2023).

Dalam acara yang juga dihadiri oleh Kabareskrim Polri Komjen Wahyu Widada, Sandi mengajak semua pihak untuk bersama-sama mengawasi seluruh anggota kepolisian yang terindikasi melanggar komitmen tersebut.

Menurutnya, pengawasan bersama itu akan semakin membantu Polri dalam mewujudkan situasi pesta demokrasi lima tahunan yang aman, damai, dan kondusif.







BACA JUGA:
Polisi Tak Boleh Berpihak pada Pemilu, Panja Netralitas Polri Dianggap Kurang Perlu

















&quot;Tolong lihat, tegur, dan awasi kalau anggota Polri sudah melenceng dari aturan supaya bisa memperbaiki dan membenahi diri agar manjadi lebih baik lagi. Untuk membangun pemilu berjalan dengan baik, lancar, dan damai,&quot; ujarnya.






BACA JUGA:
Masih Desas-Desus, DPR Dinilai Tidak Perlu Bentuk Panja Netralitas Polri&amp;nbsp; &amp;nbsp;


















Sandi mengajak kepada seluruh pimpinan redaksi media untuk bersinergi memberikan edukasi dan literasi kepada masyarakat. Terutama terkait dengan sebaran informasi di media sosial yang bersifat hoaks.

&quot;Kita harus bisa memberikan edukasi literasi sosialisasi kepada masyarakat agar ke depannya menjadi masyarakat yang patuh akan hukum menjunjung tinggi etika, tata krama dan kesantunan serta kejujuran,&quot; ucapnya.







BACA JUGA:
Ajak Masyarakat Ikut Mengawasi, Kompolnas: Belum Ada Temuan Ketidaknetralan Polri














&quot;Dalam media sosial agar lebih bijak dalam penggunaan media sosial supaya tidak menjadi bumerang bagi pengguna media sosial tersebut,&quot; sambungnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
