<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>RS Indonesia di Gaza Kembali Diserang Israel, Menlu: Pelanggaran Hukum Internasional</title><description>Menurutnya, aksi tersebut menjadi bentuk pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/20/337/2924002/rs-indonesia-di-gaza-kembali-diserang-israel-menlu-pelanggaran-hukum-internasional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/20/337/2924002/rs-indonesia-di-gaza-kembali-diserang-israel-menlu-pelanggaran-hukum-internasional"/><item><title>RS Indonesia di Gaza Kembali Diserang Israel, Menlu: Pelanggaran Hukum Internasional</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/20/337/2924002/rs-indonesia-di-gaza-kembali-diserang-israel-menlu-pelanggaran-hukum-internasional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/20/337/2924002/rs-indonesia-di-gaza-kembali-diserang-israel-menlu-pelanggaran-hukum-internasional</guid><pubDate>Senin 20 November 2023 19:27 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/20/337/2924002/rs-indonesia-di-gaza-kembali-diserang-israel-menlu-pelanggaran-hukum-internasional-ZuwjhCZWBO.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Menlu Retno Marsudi (Foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/20/337/2924002/rs-indonesia-di-gaza-kembali-diserang-israel-menlu-pelanggaran-hukum-internasional-ZuwjhCZWBO.jpeg</image><title>Menlu Retno Marsudi (Foto: dok Okezone)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMC8yLzE3Mzk3NC81L3g4cHNnM2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kembali mengeluarkan pernyataan yang mengutuk tindakan Israel yang menyerang Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Senin (20/11/2023).
Diketahui ada sebanyak 8 orang yang meninggal dunia dalam kejadian itu. &quot;Indonesia mengutuk sekeras-kerasnya serangan Israel ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza yang menewaskan sejumlah warga sipil,&quot; kata Menlu Retno, Senin (20/11/2023).
Menurutnya, aksi tersebut menjadi bentuk pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional.

BACA JUGA:
TNI AU Kirim FDR Pesawat Super Tucano ke Pabrikan di Brasil

Ia pun meminta negara yang dekat dengan Israel untuk menggunakan pengaruhnya agar perang dapat dihentikan.
&quot;Serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional. Semua negara, terutama yang memiliki hubungan dekat dengan Israel harus menggunakan segala pengaruh dan kemampuannya, untuk mendesak Israel menghentikan kekejamannya,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Pasca-Pecat Jaksal Nakal, Kejagung Perlu Benahi Sistem Pencegahan Internal

Kemudian terkait hilang kontaknya 3 WNI yang menjadi relawan di RS Indonesia, kata Menlu, terus dilakukan komunikasi dengan sejumlah pihak guna memastikan keberadaan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi relawan di Rumah Sakit Indonesia, Gaza, Palestina.
&quot;Hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri masih hilang kontak dengan 3 orang WNI yang menjadi relawan di Rumah Sakit Indonesia,&quot; kata Menlu.Menlu mengaku, dirinya telah menghubungi UNRWA di Gaza, untuk menanyakan situasi Rumah Sakit Indonesia dan memperoleh jawaban bahwa UNRWA juga tidak dapat melakukan kontak dengan siapa pun di RS Indonesia saat ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polisi: Joki CPNS Kejaksaan di Lampung Bakal Terima Rp25 Juta jika Peserta Lulus&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Saya juga sudah berusaha menghubungi WHO dan Palang Merah Internasional namun belum mendapatkan jawaban,&quot; katanya.

Retno menegaskan bahwa pihaknya akan terus berusaha untuk menghubungi berbagai pihak. Hal ini guna memperoleh informasi terkait RS Indonesia dan keselamatan 3 WNI tersebut.

&quot;Koordinasi dengan MerC Jakarta juga terus kita lakukan. Dan mari kita doakan agar mereka selamat dan selalu diberi perlindungan Allah SWT,&quot; tuturnya.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMC8yLzE3Mzk3NC81L3g4cHNnM2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Kementerian Luar Negeri (Kemlu) RI kembali mengeluarkan pernyataan yang mengutuk tindakan Israel yang menyerang Rumah Sakit Indonesia di Gaza, Senin (20/11/2023).
Diketahui ada sebanyak 8 orang yang meninggal dunia dalam kejadian itu. &quot;Indonesia mengutuk sekeras-kerasnya serangan Israel ke Rumah Sakit Indonesia di Gaza yang menewaskan sejumlah warga sipil,&quot; kata Menlu Retno, Senin (20/11/2023).
Menurutnya, aksi tersebut menjadi bentuk pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional.

BACA JUGA:
TNI AU Kirim FDR Pesawat Super Tucano ke Pabrikan di Brasil

Ia pun meminta negara yang dekat dengan Israel untuk menggunakan pengaruhnya agar perang dapat dihentikan.
&quot;Serangan tersebut merupakan pelanggaran nyata terhadap hukum humaniter internasional. Semua negara, terutama yang memiliki hubungan dekat dengan Israel harus menggunakan segala pengaruh dan kemampuannya, untuk mendesak Israel menghentikan kekejamannya,&quot; katanya.

BACA JUGA:
Pasca-Pecat Jaksal Nakal, Kejagung Perlu Benahi Sistem Pencegahan Internal

Kemudian terkait hilang kontaknya 3 WNI yang menjadi relawan di RS Indonesia, kata Menlu, terus dilakukan komunikasi dengan sejumlah pihak guna memastikan keberadaan tiga warga negara Indonesia (WNI) yang menjadi relawan di Rumah Sakit Indonesia, Gaza, Palestina.
&quot;Hingga saat ini, Kementerian Luar Negeri masih hilang kontak dengan 3 orang WNI yang menjadi relawan di Rumah Sakit Indonesia,&quot; kata Menlu.Menlu mengaku, dirinya telah menghubungi UNRWA di Gaza, untuk menanyakan situasi Rumah Sakit Indonesia dan memperoleh jawaban bahwa UNRWA juga tidak dapat melakukan kontak dengan siapa pun di RS Indonesia saat ini.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

 Polisi: Joki CPNS Kejaksaan di Lampung Bakal Terima Rp25 Juta jika Peserta Lulus&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Saya juga sudah berusaha menghubungi WHO dan Palang Merah Internasional namun belum mendapatkan jawaban,&quot; katanya.

Retno menegaskan bahwa pihaknya akan terus berusaha untuk menghubungi berbagai pihak. Hal ini guna memperoleh informasi terkait RS Indonesia dan keselamatan 3 WNI tersebut.

&quot;Koordinasi dengan MerC Jakarta juga terus kita lakukan. Dan mari kita doakan agar mereka selamat dan selalu diberi perlindungan Allah SWT,&quot; tuturnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
