<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Media Israel Sebut Keluarga Sandera Walk Out saat bertemu Netanyahu</title><description>Para negosiator atau juru runding mendekati kesepakatan untuk pembebasan awal puluhan sandera yang ditahan oleh Hamas.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/18/2924326/media-israel-sebut-keluarga-sandera-walk-out-saat-bertemu-netanyahu</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/21/18/2924326/media-israel-sebut-keluarga-sandera-walk-out-saat-bertemu-netanyahu"/><item><title>Media Israel Sebut Keluarga Sandera Walk Out saat bertemu Netanyahu</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/18/2924326/media-israel-sebut-keluarga-sandera-walk-out-saat-bertemu-netanyahu</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/21/18/2924326/media-israel-sebut-keluarga-sandera-walk-out-saat-bertemu-netanyahu</guid><pubDate>Selasa 21 November 2023 12:34 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/21/18/2924326/media-israel-sebut-keluarga-sandera-walk-out-saat-bertemu-netanyahu-vYftgX7YlQ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Media Israel melaporkan keluarga sandera yang ditahan Hamas melakukan {walk out} saat bertemu Netanyahu (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/21/18/2924326/media-israel-sebut-keluarga-sandera-walk-out-saat-bertemu-netanyahu-vYftgX7YlQ.jpg</image><title>Media Israel melaporkan keluarga sandera yang ditahan Hamas melakukan {walk out} saat bertemu Netanyahu (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA - Anggota keluarga sandera yang ditahan oleh Hamas dilaporkan telah bertemu dengan kabinet perang Israel, termasuk Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Namun mereka memutuskan keluar atau 'walk out'.
Sepupu sandera, Tal Chaimi, mengatakan kepada saluran lokal Channel 12 bahwa pertemuan sebelumnya dengan dua anggota kabinet perang yakni Benny Gantz dan Gadi Eisenkot, memberinya kesan kuat bahwa para sandera adalah &amp;ldquo;prioritas utama&amp;rdquo;.

Namun sepupunya mengatakan bahwa dia keluat dari pertemuan dengan seluruh kabinet pada Senin (20/11/2023) karena ada kesan bahwa tujuan pemerintah untuk menghancurkan Hamas &amp;ldquo;sama pentingnya&amp;rdquo; dengan membebaskan sandera yang disandera oleh kelompok tersebut.


BACA JUGA:
200 Pasien Dievakuasi dari RS Indonesia di Gaza Usai Dibombardir Israel

&amp;ldquo;Kami semua merasa, terutama ketika berbicara tentang keluarga kami, hal ini harus menjadi prioritas utama,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Penasihat Netanyahu Sebut Serangan Udara Israel ke RS Indonesia di Gaza Sesuai Hukum Internasional

Seperti diketahui, para negosiator atau juru runding mendekati kesepakatan untuk pembebasan awal puluhan sandera yang ditahan oleh Hamas

Sebuah rancangan baru-baru ini mengenai kemungkinan kesepakatan untuk menjamin pembebasan sandera yang ditahan Hamas di Gaza mengusulkan jeda empat hingga lima hari dalam upaya pembebasan awal 50 sandera. Hal ini diungkapkan dua sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut kepada CNN.




Kesepakatan belum tercapai dan teks kesepakatan telah diperbincangkan selama berminggu-minggu. Namun para perunding dari berbagai negara, termasuk pejabat senior pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, mengungkapkan optimisme yang jarang terjadi mengenai kemajuan tersebut.



Sumber mengatakan kesenjangan dalam beberapa poin utama sudah mulai teratasi. Meskipun perundingan masih bisa gagal, namun kesepakatan mungkin akan tercapai dalam hitungan hari.

</description><content:encoded>GAZA - Anggota keluarga sandera yang ditahan oleh Hamas dilaporkan telah bertemu dengan kabinet perang Israel, termasuk Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu. Namun mereka memutuskan keluar atau 'walk out'.
Sepupu sandera, Tal Chaimi, mengatakan kepada saluran lokal Channel 12 bahwa pertemuan sebelumnya dengan dua anggota kabinet perang yakni Benny Gantz dan Gadi Eisenkot, memberinya kesan kuat bahwa para sandera adalah &amp;ldquo;prioritas utama&amp;rdquo;.

Namun sepupunya mengatakan bahwa dia keluat dari pertemuan dengan seluruh kabinet pada Senin (20/11/2023) karena ada kesan bahwa tujuan pemerintah untuk menghancurkan Hamas &amp;ldquo;sama pentingnya&amp;rdquo; dengan membebaskan sandera yang disandera oleh kelompok tersebut.


BACA JUGA:
200 Pasien Dievakuasi dari RS Indonesia di Gaza Usai Dibombardir Israel

&amp;ldquo;Kami semua merasa, terutama ketika berbicara tentang keluarga kami, hal ini harus menjadi prioritas utama,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Penasihat Netanyahu Sebut Serangan Udara Israel ke RS Indonesia di Gaza Sesuai Hukum Internasional

Seperti diketahui, para negosiator atau juru runding mendekati kesepakatan untuk pembebasan awal puluhan sandera yang ditahan oleh Hamas

Sebuah rancangan baru-baru ini mengenai kemungkinan kesepakatan untuk menjamin pembebasan sandera yang ditahan Hamas di Gaza mengusulkan jeda empat hingga lima hari dalam upaya pembebasan awal 50 sandera. Hal ini diungkapkan dua sumber yang mengetahui pembicaraan tersebut kepada CNN.




Kesepakatan belum tercapai dan teks kesepakatan telah diperbincangkan selama berminggu-minggu. Namun para perunding dari berbagai negara, termasuk pejabat senior pemerintahan Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, mengungkapkan optimisme yang jarang terjadi mengenai kemajuan tersebut.



Sumber mengatakan kesenjangan dalam beberapa poin utama sudah mulai teratasi. Meskipun perundingan masih bisa gagal, namun kesepakatan mungkin akan tercapai dalam hitungan hari.

</content:encoded></item></channel></rss>
