<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,3 Guncang Mindanao Filipina, Ini Analisis BMKG</title><description>BMKG mengeluarkan analisis terkait gempa dengan kekuatan M5,3 di Mindanao, Filipina</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/337/2924194/gempa-m5-3-guncang-mindanao-filipina-ini-analisis-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/21/337/2924194/gempa-m5-3-guncang-mindanao-filipina-ini-analisis-bmkg"/><item><title>Gempa M5,3 Guncang Mindanao Filipina, Ini Analisis BMKG</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/337/2924194/gempa-m5-3-guncang-mindanao-filipina-ini-analisis-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/21/337/2924194/gempa-m5-3-guncang-mindanao-filipina-ini-analisis-bmkg</guid><pubDate>Selasa 21 November 2023 08:14 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/21/337/2924194/gempa-m5-3-guncang-mindanao-filipina-ini-analisis-bmkg-MQfLgq2pzG.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/21/337/2924194/gempa-m5-3-guncang-mindanao-filipina-ini-analisis-bmkg-MQfLgq2pzG.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepik)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgzNi81L3g4cHBndnY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa dengan kekuatan M5,3 di Mindanao, Filipina, Selasa 21 November 2023 pukul 02.28.22 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,69&amp;deg; LU ; 125,24&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 229 Km arah Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 43 km.


BACA JUGA:
4 Fakta Pengguna KRL Tewas di Stasiun Serpong, Bercanda di Peron


&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat deformasi batuan dalam slab Lempeng Cotabato (intra-slab) yang tersubduksi ke bawah Mindanao,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.

Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik ( oblique thrust fault ).


BACA JUGA:
Kecelakaan di Jalan Raya Bogor, Pemotor Dikabarkan Tewas!


Daryono juga melaporkan berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Melonguane, Kepulauan Talaud dengan skala intensitas I MMI (Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang ).

&amp;ldquo;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; tegasnya.Daryono pun meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8xNy8xLzE3MzgzNi81L3g4cHBndnY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan analisis terkait gempa dengan kekuatan M5,3 di Mindanao, Filipina, Selasa 21 November 2023 pukul 02.28.22 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,1. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 5,69&amp;deg; LU ; 125,24&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 229 Km arah Barat Laut Pulau Karatung, Sulawesi Utara pada kedalaman 43 km.


BACA JUGA:
4 Fakta Pengguna KRL Tewas di Stasiun Serpong, Bercanda di Peron


&amp;ldquo;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat deformasi batuan dalam slab Lempeng Cotabato (intra-slab) yang tersubduksi ke bawah Mindanao,&amp;rdquo; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.

Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan mendatar naik ( oblique thrust fault ).


BACA JUGA:
Kecelakaan di Jalan Raya Bogor, Pemotor Dikabarkan Tewas!


Daryono juga melaporkan berdasarkan estimasi peta guncangan (shakemap), gempabumi ini menimbulkan guncangan di daerah Melonguane, Kepulauan Talaud dengan skala intensitas I MMI (Getaran tidak dirasakan kecuali dalam keadaan luar biasa oleh beberapa orang ).

&amp;ldquo;Hingga saat ini belum ada laporan dampak kerusakan yang ditimbulkan akibat gempabumi tersebut. Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami,&amp;rdquo; tegasnya.Daryono pun meminta masyarakat agar tetap tenang dan tidak terpengaruh oleh isu yang tidak dapat dipertanggungjawabkan kebenarannya. Agar menghindari dari bangunan yang retak atau rusak diakibatkan oleh gempa.

&amp;ldquo;Periksa dan pastikan bangunan tempat tinggal anda cukup tahan gempa, ataupun  tidak ada kerusakan akibat getaran gempa yang membahayakan kestabilan bangunan sebelum anda kembali ke dalam rumah,&amp;rdquo; imbaunya.</content:encoded></item></channel></rss>
