<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buntut Polemik Truk Tambang, Portal Buka Tutup Bakal Diterapkan di 3 Titik Parung Panjang</title><description>Upaya jangka pendek mengatasi polemik keberadaan truk tambang yang membuat jalan rusak dan memakan korban jiwa.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/338/2924282/buntut-polemik-truk-tambang-portal-buka-tutup-bakal-diterapkan-di-3-titik-parung-panjang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/21/338/2924282/buntut-polemik-truk-tambang-portal-buka-tutup-bakal-diterapkan-di-3-titik-parung-panjang"/><item><title>Buntut Polemik Truk Tambang, Portal Buka Tutup Bakal Diterapkan di 3 Titik Parung Panjang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/338/2924282/buntut-polemik-truk-tambang-portal-buka-tutup-bakal-diterapkan-di-3-titik-parung-panjang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/21/338/2924282/buntut-polemik-truk-tambang-portal-buka-tutup-bakal-diterapkan-di-3-titik-parung-panjang</guid><pubDate>Selasa 21 November 2023 11:00 WIB</pubDate><dc:creator>Muhammad Refi Sandi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/21/338/2924282/buntut-polemik-truk-tambang-portal-buka-tutup-bakal-diterapkan-di-3-titik-parung-panjang-HrcpyXS8Ca.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Pengaturan truk tambang di Kabupaten Bogor (Foto: Dok Pemkab Bogor)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/21/338/2924282/buntut-polemik-truk-tambang-portal-buka-tutup-bakal-diterapkan-di-3-titik-parung-panjang-HrcpyXS8Ca.jpg</image><title>Pengaturan truk tambang di Kabupaten Bogor (Foto: Dok Pemkab Bogor)</title></images><description>BOGOR - Camat Parung Panjang, Icang Aliyudin mengatakan pihaknya akan membuat portal buka-tutup di tiga titik salah satunya dekat Kantor Puskesmas Parungpanjang Jalan Mohamad Toha, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal itu sebagai upaya jangka pendek mengatasi polemik keberadaan truk tambang yang membuat jalan rusak dan memakan korban jiwa.

&quot;Rencana kita tiga, satu sudah kita buat. Kemudian, ditambah di Caringin satu, di perbatasan,&quot; kata Icang kepada awak media di Kantor Kecamatan Parung Panjang, Senin (21/11/2023).

&quot;Nanti untuk portal pun baru dibangun satu di depan lapangan bola dekat puskesmas sedang diproses lubangnya sudah digali dua hari ini, nanti kita pasang tiga termasuk di Caringin,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Buntut Tolak Laporan KDRT, 2 Polisi di Polsek Parung Panjang Dimutasi


Icang menjelaskan, portal tidak akan dibuat secara permanen. Ia pun meminta transporter untuk mematuhi aturan jam operasional yakni 22.00-05.00 WIB.

&quot;Sesuai Perbup (Peraturan Bupati) buka tutup, kalau permanen mungkin yang lewat bagaimana. Karena tambang itu hanya ini satu satunya jalan artinya jalan ini jalan yang dilalui oleh masyarakat dan pengangkut bahan tambang. Tetap dibuka jam 22.00-05.00,&quot; ujarnya.

&quot;Nanti untuk transporter pun silakan patuhi Perbup kita supaya nanti bisa bareng masyarakat punya waktu menikmati jalan dan yang usaha tambang pun tidak terganggu saat malam hari,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Truk Tambang di Parung Panjang Terus Makan Korban, Ribuan Massa Geruduk Kantor Camat Bawa Keranda Hitam&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Icang juga tak segan untuk melakukan penilangan bagi truk tambang yang nekat melintas tidak sesuai jam operasional maupun yang tidak laik jalan.



&quot;Untuk di sana mungkin bisa termasuk penilangan termasuk kita akan upayakan bagaimana kendaraan yang tidak layak pakai/jalan bisa ditindak. Denda tidak tersirat dalam Perbup tapi minimal semua mematuhi. Mudah-mudahan dengan terpasangnya portal perlu dikawal,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Sempat Buron, Pelaku KDRT terhadap Istri di Parung Panjang Ditangkap Polisi




Lebih lanjut, Icang menyebut akan ada 12 orang ditambah personel TNI-Polri untuk menjaga portal tersebut setiap harinya.



&quot;Personel kita kemarin sudah minta dengan pak Kapolsek dan Danramil dishub siap mengawal 12 orang per hari ditambah kepolisian instruksi Kapolres dari Dandim melalui TNI,&quot; tuturnya.</description><content:encoded>BOGOR - Camat Parung Panjang, Icang Aliyudin mengatakan pihaknya akan membuat portal buka-tutup di tiga titik salah satunya dekat Kantor Puskesmas Parungpanjang Jalan Mohamad Toha, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.

Hal itu sebagai upaya jangka pendek mengatasi polemik keberadaan truk tambang yang membuat jalan rusak dan memakan korban jiwa.

&quot;Rencana kita tiga, satu sudah kita buat. Kemudian, ditambah di Caringin satu, di perbatasan,&quot; kata Icang kepada awak media di Kantor Kecamatan Parung Panjang, Senin (21/11/2023).

&quot;Nanti untuk portal pun baru dibangun satu di depan lapangan bola dekat puskesmas sedang diproses lubangnya sudah digali dua hari ini, nanti kita pasang tiga termasuk di Caringin,&quot; tambahnya.

BACA JUGA:
Buntut Tolak Laporan KDRT, 2 Polisi di Polsek Parung Panjang Dimutasi


Icang menjelaskan, portal tidak akan dibuat secara permanen. Ia pun meminta transporter untuk mematuhi aturan jam operasional yakni 22.00-05.00 WIB.

&quot;Sesuai Perbup (Peraturan Bupati) buka tutup, kalau permanen mungkin yang lewat bagaimana. Karena tambang itu hanya ini satu satunya jalan artinya jalan ini jalan yang dilalui oleh masyarakat dan pengangkut bahan tambang. Tetap dibuka jam 22.00-05.00,&quot; ujarnya.

&quot;Nanti untuk transporter pun silakan patuhi Perbup kita supaya nanti bisa bareng masyarakat punya waktu menikmati jalan dan yang usaha tambang pun tidak terganggu saat malam hari,&quot; imbuhnya.

BACA JUGA:
Truk Tambang di Parung Panjang Terus Makan Korban, Ribuan Massa Geruduk Kantor Camat Bawa Keranda Hitam&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Icang juga tak segan untuk melakukan penilangan bagi truk tambang yang nekat melintas tidak sesuai jam operasional maupun yang tidak laik jalan.



&quot;Untuk di sana mungkin bisa termasuk penilangan termasuk kita akan upayakan bagaimana kendaraan yang tidak layak pakai/jalan bisa ditindak. Denda tidak tersirat dalam Perbup tapi minimal semua mematuhi. Mudah-mudahan dengan terpasangnya portal perlu dikawal,&quot; ucapnya.

BACA JUGA:
Sempat Buron, Pelaku KDRT terhadap Istri di Parung Panjang Ditangkap Polisi




Lebih lanjut, Icang menyebut akan ada 12 orang ditambah personel TNI-Polri untuk menjaga portal tersebut setiap harinya.



&quot;Personel kita kemarin sudah minta dengan pak Kapolsek dan Danramil dishub siap mengawal 12 orang per hari ditambah kepolisian instruksi Kapolres dari Dandim melalui TNI,&quot; tuturnya.</content:encoded></item></channel></rss>
