<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Pembongkaran Lapak PKL Ciawi Ricuh, Warga Saling Dorong dengan Petugas   </title><description>Saat kericuhan, terjadi saling dorong antara petugas dengan warga setempat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/338/2924392/pembongkaran-lapak-pkl-ciawi-ricuh-warga-saling-dorong-dengan-petugas</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/21/338/2924392/pembongkaran-lapak-pkl-ciawi-ricuh-warga-saling-dorong-dengan-petugas"/><item><title>Pembongkaran Lapak PKL Ciawi Ricuh, Warga Saling Dorong dengan Petugas   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/338/2924392/pembongkaran-lapak-pkl-ciawi-ricuh-warga-saling-dorong-dengan-petugas</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/21/338/2924392/pembongkaran-lapak-pkl-ciawi-ricuh-warga-saling-dorong-dengan-petugas</guid><pubDate>Selasa 21 November 2023 13:11 WIB</pubDate><dc:creator>Wildan Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/21/338/2924392/pembongkaran-lapak-pkl-ciawi-ricuh-warga-saling-dorong-dengan-petugas-yTlQABwcJb.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kericuhan saat pembongkaran bangunan liar di Ciawi. (Foto: Wildan Hidayat)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/21/338/2924392/pembongkaran-lapak-pkl-ciawi-ricuh-warga-saling-dorong-dengan-petugas-yTlQABwcJb.jpg</image><title>Kericuhan saat pembongkaran bangunan liar di Ciawi. (Foto: Wildan Hidayat)</title></images><description>BOGOR - Kericuhan terjadi di Ciawi, Kabupaten Bogor antara pemilik lapak dan bangunan semi permanen  dengan petugas gabungan Satpol PP, TNI dan Polri, Selasa (21/11/2023) siang. Kricuhan terjadi saat petugas membongkar paksa puluhan bangunan liar yang berada garis sepadan aliran sungai  simpang Kali Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Satpol PP Kabupaten Bogor telah mengirimkan surat teguran sebanyak tiga kali karena bangunan tanpa izin ini berdiri di atas lahan milik Jasamarga. Namun karena tidak digubris, petugas dengan menggunakan alat berat dan ratusan personel gabungan terpaksa membongkar. Saat kericuhan, terjadi saling dorong antara petugas dengan warga setempat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Usai Kericuhan di Dago Elos, Begini Harapan Ridwan Kamil

Lahan milik Jasamarga yang berada garis sepadan sungai atau Kali Cibalok sudah berdiri selama enam tahun lamanya. Rencananya lahan yang sudah dibongkar ini akan dikelola oleh pihak Jasamarga untuk dijadikan ruang terbuka hijau.
Para warga memberontak saat warungnya dibongkar menggunakan alat berat. Mereka meminta untuk membongkar warungnya sendiri, namun ditolak karena sudah diberikan waktu peringatan sejak sepuluh hari lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kapolrestabes Bandung Paparkan Alasan Mengapa Pakai Gas Air Mata saat Kericuhan di Dago Elos

Usai dibongkarnya bangunan liar, Satpol PPdengan muspika serta Jasamarga akan melakukan pengawasan agar lokasi tersebut tidak dibangun lapak PKL kembali.</description><content:encoded>BOGOR - Kericuhan terjadi di Ciawi, Kabupaten Bogor antara pemilik lapak dan bangunan semi permanen  dengan petugas gabungan Satpol PP, TNI dan Polri, Selasa (21/11/2023) siang. Kricuhan terjadi saat petugas membongkar paksa puluhan bangunan liar yang berada garis sepadan aliran sungai  simpang Kali Ciawi, Kecamatan Ciawi, Kabupaten Bogor, Jawa Barat.
Satpol PP Kabupaten Bogor telah mengirimkan surat teguran sebanyak tiga kali karena bangunan tanpa izin ini berdiri di atas lahan milik Jasamarga. Namun karena tidak digubris, petugas dengan menggunakan alat berat dan ratusan personel gabungan terpaksa membongkar. Saat kericuhan, terjadi saling dorong antara petugas dengan warga setempat.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Usai Kericuhan di Dago Elos, Begini Harapan Ridwan Kamil

Lahan milik Jasamarga yang berada garis sepadan sungai atau Kali Cibalok sudah berdiri selama enam tahun lamanya. Rencananya lahan yang sudah dibongkar ini akan dikelola oleh pihak Jasamarga untuk dijadikan ruang terbuka hijau.
Para warga memberontak saat warungnya dibongkar menggunakan alat berat. Mereka meminta untuk membongkar warungnya sendiri, namun ditolak karena sudah diberikan waktu peringatan sejak sepuluh hari lalu.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Kapolrestabes Bandung Paparkan Alasan Mengapa Pakai Gas Air Mata saat Kericuhan di Dago Elos

Usai dibongkarnya bangunan liar, Satpol PPdengan muspika serta Jasamarga akan melakukan pengawasan agar lokasi tersebut tidak dibangun lapak PKL kembali.</content:encoded></item></channel></rss>
