<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Gempa M5,5 Guncang Supiori Papua, Begini Analisa BMKG</title><description>BMKG melaporkan gempa dengan kekuatan M5,5 mengguncang Supiori, Papua, Selasa (21/11/2023)</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/340/2924497/gempa-m5-5-guncang-supiori-papua-begini-analisa-bmkg</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/21/340/2924497/gempa-m5-5-guncang-supiori-papua-begini-analisa-bmkg"/><item><title>Gempa M5,5 Guncang Supiori Papua, Begini Analisa BMKG</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/21/340/2924497/gempa-m5-5-guncang-supiori-papua-begini-analisa-bmkg</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/21/340/2924497/gempa-m5-5-guncang-supiori-papua-begini-analisa-bmkg</guid><pubDate>Selasa 21 November 2023 14:49 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/21/340/2924497/gempa-m5-5-guncang-supiori-papua-begini-analisa-bmkg-4AdQbzDjdE.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: freepik)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/21/340/2924497/gempa-m5-5-guncang-supiori-papua-begini-analisa-bmkg-4AdQbzDjdE.jpg</image><title>Illustrasi (foto: freepik)</title></images><description>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,5 mengguncang Supiori, Papua, Selasa (21/11/2023) pukul 14.12 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,45&amp;deg; LS ; 135,78&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 34 Km arah TimurLaut Supiori, Papua pada kedalaman 11 km.


BACA JUGA:
Gempa M5,3 Guncang Mindanao Filipina, Ini Analisis BMKG


&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi utara Papua,&quot; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.

Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust-fault).


BACA JUGA:
Derita Kanker Serviks, Nenek di Gunungkidul Nekat Gantung Diri


Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Supiori dengan skala intensitas III - IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi) dan daerah Biak dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 14.31 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),&quot; ujar Daryono.</description><content:encoded>JAKARTA - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika (BMKG) melaporkan gempa dengan kekuatan M5,5 mengguncang Supiori, Papua, Selasa (21/11/2023) pukul 14.12 WIB.

Hasil analisis BMKG menunjukkan gempabumi ini memiliki parameter update dengan magnitudo M5,2. Episenter gempabumi terletak pada koordinat 0,45&amp;deg; LS ; 135,78&amp;deg; BT, atau tepatnya berlokasi di laut pada jarak 34 Km arah TimurLaut Supiori, Papua pada kedalaman 11 km.


BACA JUGA:
Gempa M5,3 Guncang Mindanao Filipina, Ini Analisis BMKG


&quot;Dengan memperhatikan lokasi episenter dan kedalaman hiposenternya, gempabumi yang terjadi merupakan jenis gempabumi dangkal akibat adanya aktivitas subduksi utara Papua,&quot; ungkap Kepala Pusat Gempabumi dan Tsunami BMKG, Daryono dalam keterangan resminya.

Sementara itu, hasil analisis mekanisme sumber menunjukkan bahwa gempabumi memiliki mekanisme pergerakan naik (thrust-fault).


BACA JUGA:
Derita Kanker Serviks, Nenek di Gunungkidul Nekat Gantung Diri


Gempabumi ini berdampak dan dirasakan di daerah Supiori dengan skala intensitas III - IV MMI (Pada siang hari dirasakan oleh orang banyak dalam rumah, di luar oleh beberapa orang, gerabah pecah, jendela/pintu berderik dan dinding berbunyi) dan daerah Biak dengan skala intensitas III MMI (Getaran dirasakan nyata dalam rumah. Terasa getaran seakan akan truk berlalu).

&quot;Hasil pemodelan menunjukkan bahwa gempabumi ini tidak berpotensi tsunami. Hingga pukul 14.31 WIB, hasil monitoring BMKG belum menunjukkan adanya aktivitas gempabumi susulan (aftershock),&quot; ujar Daryono.</content:encoded></item></channel></rss>
