<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Berterima Kasih ke Sekutu, Netanyahu Sebut Joe Biden Bantu Sempurnakan Kesepakatan Pembebasan Sandera Israel</title><description>Seperti diketahui, kabinet Israel bertemu untuk melakukan pemungutan suara mengenai usulan kesepakatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/22/18/2924897/berterima-kasih-ke-sekutu-netanyahu-sebut-joe-biden-bantu-sempurnakan-kesepakatan-pembebasan-sandera-israel</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/22/18/2924897/berterima-kasih-ke-sekutu-netanyahu-sebut-joe-biden-bantu-sempurnakan-kesepakatan-pembebasan-sandera-israel"/><item><title>Berterima Kasih ke Sekutu, Netanyahu Sebut Joe Biden Bantu Sempurnakan Kesepakatan Pembebasan Sandera Israel</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/22/18/2924897/berterima-kasih-ke-sekutu-netanyahu-sebut-joe-biden-bantu-sempurnakan-kesepakatan-pembebasan-sandera-israel</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/22/18/2924897/berterima-kasih-ke-sekutu-netanyahu-sebut-joe-biden-bantu-sempurnakan-kesepakatan-pembebasan-sandera-israel</guid><pubDate>Rabu 22 November 2023 08:04 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/22/18/2924897/berterima-kasih-ke-sekutu-netanyahu-sebut-joe-biden-bantu-sempurnakan-kesepakatan-pembebasan-sandera-israel-RzZfha1TwZ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Israel Benjamin Netanyahu berterima kasih ke Presiden AS Joe Biden karena membantu menyempurnakan kesepakatan barter sandera (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/22/18/2924897/berterima-kasih-ke-sekutu-netanyahu-sebut-joe-biden-bantu-sempurnakan-kesepakatan-pembebasan-sandera-israel-RzZfha1TwZ.jpg</image><title>PM Israel Benjamin Netanyahu berterima kasih ke Presiden AS Joe Biden karena membantu menyempurnakan kesepakatan barter sandera (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Iasrael Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa menyetujui kesepakatan pertukaran tahanan akan menjadi keputusan yang sulit, namun merupakan keputusan yang tepat, dan keputusan tersebut didukung oleh lembaga keamanan.
&amp;ldquo;Upaya perang tidak akan merugikan tetapi akan memungkinkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk mempersiapkan pertempuran yang akan datang,&amp;rdquo; terangnya, dikutip BBC.


BACA JUGA:
Barter dengan Sandera Israel, Menlu Palestina Sebut 300 Tahanan Palestina Bisa Dibebaskan

Dia juga berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang menurutnya membantu meningkatkan kerangka kerja yang telah ditetapkan untuk memasukkan lebih banyak sandera dengan harga konsekuensi yang lebih rendah.

BACA JUGA:
Perang Terus Berlanjut, Netanyahu Desak Kabinet Dukung Kesepakatan Barter Tahanan Palestina dengan Sandera Israel

Seperti diketahui, kabinet Israel bertemu untuk melakukan pemungutan suara mengenai usulan kesepakatan yang memungkinkan Hamas membebaskan puluhan sandera, dan jeda pertempuran selama empat hari.
Netanyahu mendesak seluruh kabinet untuk mendukung kesepakatan pertukaran tahanan Palestina dengan warga Israel yang disandera di Gaza. Dia  mengatakan bahwa pasukan keamanan mendukung kesepakatan tersebut dan perang terhadap Hamas akan terus berlanjut.
Dia mengatakan bahwa Israel akan melanjutkan perangnya melawan Hamas sampai mencapai semua tujuannya.

Dalam sebuah pernyataan video yang direkam sebelum kabinet bertemu untuk membahas kemungkinan kesepakatan sandera, dia mengatakan &quot;omong kosong&quot; diucapkan yang menyatakan bahwa perang akan dihentikan setelah para sandera dibebaskan.

Netanyahu menggambarkan kembalinya para sandera sebagai &amp;ldquo;tujuan suci dan utama&amp;rdquo;.
Dalam sebuah pernyataan yang direkam sebelum pertemuan tersebut, Netanyahu mengatakan upaya perang akan terus berlanjut bahkan jika perjanjian penyanderaan tercapai.

Rincian kemungkinan kesepakatan telah terungkap. Seorang pejabat senior Israel sebelumnya mengatakan kepada BBC bahwa perjanjian tersebut &amp;ndash; yang ditengahi oleh Qatar &amp;ndash; akan membebaskan total 50 warga Israel.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina (PA) mengatakan kesepakatan antara Israel dan Hamas dapat membebaskan sebanyak 300 tahanan Palestina.



&amp;ldquo;Kami telah mendengar 50 tahanan Israel (bisa saja) ditukar dengan 300 warga Palestina yang dipenjara di penjara Israel, semuanya wanita dan anak-anak,&amp;rdquo; kata Riyad al-Maliki kepada program The Context di BBC News beberapa waktu lalu.



PA bermarkas di Tepi Barat yang diduduki Israel, dan sepenuhnya terpisah dari Hamas &amp;ndash; kelompok yang menguasai Jalur Gaza dan sayap bersenjatanya menyerang Israel pada 7 Oktober, dengan menyandera.ga Israel.





</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Iasrael Benjamin Netanyahu mengatakan bahwa menyetujui kesepakatan pertukaran tahanan akan menjadi keputusan yang sulit, namun merupakan keputusan yang tepat, dan keputusan tersebut didukung oleh lembaga keamanan.
&amp;ldquo;Upaya perang tidak akan merugikan tetapi akan memungkinkan Pasukan Pertahanan Israel (IDF) untuk mempersiapkan pertempuran yang akan datang,&amp;rdquo; terangnya, dikutip BBC.


BACA JUGA:
Barter dengan Sandera Israel, Menlu Palestina Sebut 300 Tahanan Palestina Bisa Dibebaskan

Dia juga berterima kasih kepada Presiden Amerika Serikat (AS) Joe Biden, yang menurutnya membantu meningkatkan kerangka kerja yang telah ditetapkan untuk memasukkan lebih banyak sandera dengan harga konsekuensi yang lebih rendah.

BACA JUGA:
Perang Terus Berlanjut, Netanyahu Desak Kabinet Dukung Kesepakatan Barter Tahanan Palestina dengan Sandera Israel

Seperti diketahui, kabinet Israel bertemu untuk melakukan pemungutan suara mengenai usulan kesepakatan yang memungkinkan Hamas membebaskan puluhan sandera, dan jeda pertempuran selama empat hari.
Netanyahu mendesak seluruh kabinet untuk mendukung kesepakatan pertukaran tahanan Palestina dengan warga Israel yang disandera di Gaza. Dia  mengatakan bahwa pasukan keamanan mendukung kesepakatan tersebut dan perang terhadap Hamas akan terus berlanjut.
Dia mengatakan bahwa Israel akan melanjutkan perangnya melawan Hamas sampai mencapai semua tujuannya.

Dalam sebuah pernyataan video yang direkam sebelum kabinet bertemu untuk membahas kemungkinan kesepakatan sandera, dia mengatakan &quot;omong kosong&quot; diucapkan yang menyatakan bahwa perang akan dihentikan setelah para sandera dibebaskan.

Netanyahu menggambarkan kembalinya para sandera sebagai &amp;ldquo;tujuan suci dan utama&amp;rdquo;.
Dalam sebuah pernyataan yang direkam sebelum pertemuan tersebut, Netanyahu mengatakan upaya perang akan terus berlanjut bahkan jika perjanjian penyanderaan tercapai.

Rincian kemungkinan kesepakatan telah terungkap. Seorang pejabat senior Israel sebelumnya mengatakan kepada BBC bahwa perjanjian tersebut &amp;ndash; yang ditengahi oleh Qatar &amp;ndash; akan membebaskan total 50 warga Israel.

Sementara itu, Menteri Luar Negeri Otoritas Palestina (PA) mengatakan kesepakatan antara Israel dan Hamas dapat membebaskan sebanyak 300 tahanan Palestina.



&amp;ldquo;Kami telah mendengar 50 tahanan Israel (bisa saja) ditukar dengan 300 warga Palestina yang dipenjara di penjara Israel, semuanya wanita dan anak-anak,&amp;rdquo; kata Riyad al-Maliki kepada program The Context di BBC News beberapa waktu lalu.



PA bermarkas di Tepi Barat yang diduduki Israel, dan sepenuhnya terpisah dari Hamas &amp;ndash; kelompok yang menguasai Jalur Gaza dan sayap bersenjatanya menyerang Israel pada 7 Oktober, dengan menyandera.ga Israel.





</content:encoded></item></channel></rss>
