<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Bakal Naikkan Tunjangan Lauk-pauk untuk Prajurit    </title><description>Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto akan melanjutkan program-program Panglima TNI Laksamana Yudo Margono&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/22/337/2924979/panglima-tni-jenderal-agus-subiyanto-bakal-naikkan-tunjangan-lauk-pauk-untuk-prajurit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/22/337/2924979/panglima-tni-jenderal-agus-subiyanto-bakal-naikkan-tunjangan-lauk-pauk-untuk-prajurit"/><item><title> Panglima TNI Jenderal Agus Subiyanto Bakal Naikkan Tunjangan Lauk-pauk untuk Prajurit    </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/22/337/2924979/panglima-tni-jenderal-agus-subiyanto-bakal-naikkan-tunjangan-lauk-pauk-untuk-prajurit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/22/337/2924979/panglima-tni-jenderal-agus-subiyanto-bakal-naikkan-tunjangan-lauk-pauk-untuk-prajurit</guid><pubDate>Rabu 22 November 2023 11:15 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/22/337/2924979/panglima-tni-jenderal-agus-subiyanto-bakal-naikkan-tunjangan-lauk-pauk-untuk-prajurit-wjr3yicOGz.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto (foto: dok MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/22/337/2924979/panglima-tni-jenderal-agus-subiyanto-bakal-naikkan-tunjangan-lauk-pauk-untuk-prajurit-wjr3yicOGz.jpg</image><title>Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto (foto: dok MPI)</title></images><description>

JAKARTA - Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto akan melanjutkan program-program Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan akan menaikkan tunjangan lauk-pauk.

&quot;Mungkin saya juga akan melanjutkan program-program Panglima TNI yang lalu (Laksamana Yudo Margono), dan sesuai visi-misi waktu fit and proper test. Jadi ada visi dan misi saya adalah TNI yang prima yaitu profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif,&quot; kata Agus dalam keterangannya usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11/2023).

BACA JUGA:
Wejangan Jokowi Usai Lantik Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI, Apa Saja?

Agus juga akan menaikan tunjangan lauk-pauk prajurit TNI. Hal tersebut telah disampaikannya kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

&quot;Jadi tunjangannya harus dinaikkan. Nanti secara button up saya akan mengajukan kepada Kemhan. Dan Kemhan sudah acc untuk tunjangan uang lauk pauk (bagi) pasukan yang melaksanakan tugas operasi. Sehingga tidak terlalu jomplang dengan instansi lain,&quot; jelasnya.

Agus juga akan menggandeng industri pertahanan (Inhan) Indonesia, untuk melengkapi perlengkapan prajurit TNI baik yang digunakan secara perorangan ataupun satuan.

BACA JUGA:
Breaking News! Jokowi Resmi Lantik Jenderal Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI

&quot;Seperti senjata, drone dan juga kita akan mereorganisasi satuan-satuan drone. Kemudian satuan siber disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis yang sekarang sedang terjadi,&quot; kata Agus.

Agus juga mengungkapkan, bahwa TNI berhasil meraih juara pada ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) di Thailand tahun ini. Dalam pergelaran tersebut, kata Agus, TNI menggunakan senjata dan alutsista buatan dalam negeri.



&quot;Dan Alhamdulilah dengan menggunakan senjata yang dibuat oleh Pindad, AARM di Thailand yang sedang berlangsung dan kemarin sudah berlangsung Alhamdulillah personil TNI bisa meraih juara 1 AARM di Thailand. Ini biasanya AARM di negara-negara ASEAN secara bergantian dan tahun ini (di Thailand). Itu semua menggunakan alutsista buatan dalam negeri. Jadi kita harus berbangga produk dalam negeri,&quot; pungkasnya.</description><content:encoded>

JAKARTA - Panglima TNI, Jenderal Agus Subiyanto akan melanjutkan program-program Panglima TNI Laksamana Yudo Margono dan akan menaikkan tunjangan lauk-pauk.

&quot;Mungkin saya juga akan melanjutkan program-program Panglima TNI yang lalu (Laksamana Yudo Margono), dan sesuai visi-misi waktu fit and proper test. Jadi ada visi dan misi saya adalah TNI yang prima yaitu profesional, responsif, integratif, modern dan adaptif,&quot; kata Agus dalam keterangannya usai pelantikan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (22/11/2023).

BACA JUGA:
Wejangan Jokowi Usai Lantik Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI, Apa Saja?

Agus juga akan menaikan tunjangan lauk-pauk prajurit TNI. Hal tersebut telah disampaikannya kepada Kementerian Pertahanan (Kemenhan).

&quot;Jadi tunjangannya harus dinaikkan. Nanti secara button up saya akan mengajukan kepada Kemhan. Dan Kemhan sudah acc untuk tunjangan uang lauk pauk (bagi) pasukan yang melaksanakan tugas operasi. Sehingga tidak terlalu jomplang dengan instansi lain,&quot; jelasnya.

Agus juga akan menggandeng industri pertahanan (Inhan) Indonesia, untuk melengkapi perlengkapan prajurit TNI baik yang digunakan secara perorangan ataupun satuan.

BACA JUGA:
Breaking News! Jokowi Resmi Lantik Jenderal Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI

&quot;Seperti senjata, drone dan juga kita akan mereorganisasi satuan-satuan drone. Kemudian satuan siber disesuaikan dengan perkembangan lingkungan strategis yang sekarang sedang terjadi,&quot; kata Agus.

Agus juga mengungkapkan, bahwa TNI berhasil meraih juara pada ASEAN Armies Rifle Meet (AARM) di Thailand tahun ini. Dalam pergelaran tersebut, kata Agus, TNI menggunakan senjata dan alutsista buatan dalam negeri.



&quot;Dan Alhamdulilah dengan menggunakan senjata yang dibuat oleh Pindad, AARM di Thailand yang sedang berlangsung dan kemarin sudah berlangsung Alhamdulillah personil TNI bisa meraih juara 1 AARM di Thailand. Ini biasanya AARM di negara-negara ASEAN secara bergantian dan tahun ini (di Thailand). Itu semua menggunakan alutsista buatan dalam negeri. Jadi kita harus berbangga produk dalam negeri,&quot; pungkasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
