<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Buka Peluang Usaha, Relawan Ganjar Latih Nelayan Banyuasin Buat Ikan Lele Asap   </title><description>Langkah ini sebagai upaya relawan Ganjar Pranowo dalam membangkitkan gairah perekonomian warga setempat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/22/610/2924850/buka-peluang-usaha-relawan-ganjar-latih-nelayan-banyuasin-buat-ikan-lele-asap</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/22/610/2924850/buka-peluang-usaha-relawan-ganjar-latih-nelayan-banyuasin-buat-ikan-lele-asap"/><item><title>Buka Peluang Usaha, Relawan Ganjar Latih Nelayan Banyuasin Buat Ikan Lele Asap   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/22/610/2924850/buka-peluang-usaha-relawan-ganjar-latih-nelayan-banyuasin-buat-ikan-lele-asap</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/22/610/2924850/buka-peluang-usaha-relawan-ganjar-latih-nelayan-banyuasin-buat-ikan-lele-asap</guid><pubDate>Rabu 22 November 2023 05:44 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/22/610/2924850/buka-peluang-usaha-relawan-ganjar-latih-nelayan-banyuasin-buat-ikan-lele-asap-habtUqVVtc.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Relawan Ganjar menggelar pelatihan membuat ikan lele asap untuk nelayan di Banyuasin. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/22/610/2924850/buka-peluang-usaha-relawan-ganjar-latih-nelayan-banyuasin-buat-ikan-lele-asap-habtUqVVtc.jpeg</image><title>Relawan Ganjar menggelar pelatihan membuat ikan lele asap untuk nelayan di Banyuasin. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMS8xLzE3NDAyMy81L3g4cHRvZXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANYUASIN - Sukarelawan Wong Kito Dewe dukung Ganjar menggelar pelatihan pembuatan ikan lele asap kepada warga di Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Selasa (21/11/2023).

Langkah ini sebagai upaya relawan&amp;nbsp;Ganjar Pranowo&amp;nbsp;dalam membangkitkan gairah perekonomian warga setempat. Terlebih mayoritas penduduk sekitar berprofesi sebagai nelayan, sehingga ide ini bisa menjadi peluang usaha rumahan yang cukup menjanjikan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertemu Mahasiswi Papua Peraih Bantuan Biaya Pascasarjana, Ganjar Bertekad Wujudkan Pemerataan Pendidikan

&quot;Tujuan pelatihan yaitu untuk meningkatkan UMKM kita sendiri untuk menjadi peluang usaha di masyarakat Desa Tanjung Tiga, mayoritasnya nelayan jadi untuk meningkatkan perekonomiannya,&quot; ujar Korda Wong Kito Dewe Banyuasin, Indra Kasuma.

Dengan memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada, para nelayan bisa meraup cuan dari ikan lele dengan harga jual yang tinggi setelah diolah menjadi ikan asap.

Indra menjelaskan, takaran satu kg ikan lele asap sama dengan empat kg ikan lele segar. Adapun harga 1 kg ikan lele segar yaitu sekitar Rp25.000. Sedangkan harga jual ikan lele asap bisa mencapai hingga Rp 250.000 per kg.

BACA JUGA:
Disambut Tari Yonokhong Manaya, Ganjar Ucapkan Terima Kasih untuk Warga Papua

&quot;Harapan kami dengan adanya pelatihan ini, semoga masyarakat di sini terbantu dengan pengelolaan ikan asap ini jadi perekonomiannya meningkat, pendapatan wilayahnya juga meningkat,&quot; kata Indra.

Selama ini, peredaran penjualan ikan lele asap masih berkisar di daerah-daerah Palembang dan sekitarnya saja.Indra berharap, ke depannya ikan lele asap ini bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Banyuasin yang dapat dijual ke pasaran luas. Tak hanya menembus pasar di daerah Palembang sekitar, oleh-oleh tersebut juga diharapkan bisa merambah hingga ke kancah nasional.



&quot;Di wilayah ini belum banyak dijadikan oleh-oleh, tapi kita menjual ke daerah lain yang ikannya tidak terlalu banyak, mereka beli dari sini dijual jadi oleh-oleh karena di sana desa wisata,&quot; jelas Indra.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMS8xLzE3NDAyMy81L3g4cHRvZXo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
BANYUASIN - Sukarelawan Wong Kito Dewe dukung Ganjar menggelar pelatihan pembuatan ikan lele asap kepada warga di Desa Tanjung Tiga, Kecamatan Rantau Bayur, Kabupaten Banyuasin, Sumatera Selatan, pada Selasa (21/11/2023).

Langkah ini sebagai upaya relawan&amp;nbsp;Ganjar Pranowo&amp;nbsp;dalam membangkitkan gairah perekonomian warga setempat. Terlebih mayoritas penduduk sekitar berprofesi sebagai nelayan, sehingga ide ini bisa menjadi peluang usaha rumahan yang cukup menjanjikan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Bertemu Mahasiswi Papua Peraih Bantuan Biaya Pascasarjana, Ganjar Bertekad Wujudkan Pemerataan Pendidikan

&quot;Tujuan pelatihan yaitu untuk meningkatkan UMKM kita sendiri untuk menjadi peluang usaha di masyarakat Desa Tanjung Tiga, mayoritasnya nelayan jadi untuk meningkatkan perekonomiannya,&quot; ujar Korda Wong Kito Dewe Banyuasin, Indra Kasuma.

Dengan memanfaatkan potensi Sumber Daya Alam (SDA) yang ada, para nelayan bisa meraup cuan dari ikan lele dengan harga jual yang tinggi setelah diolah menjadi ikan asap.

Indra menjelaskan, takaran satu kg ikan lele asap sama dengan empat kg ikan lele segar. Adapun harga 1 kg ikan lele segar yaitu sekitar Rp25.000. Sedangkan harga jual ikan lele asap bisa mencapai hingga Rp 250.000 per kg.

BACA JUGA:
Disambut Tari Yonokhong Manaya, Ganjar Ucapkan Terima Kasih untuk Warga Papua

&quot;Harapan kami dengan adanya pelatihan ini, semoga masyarakat di sini terbantu dengan pengelolaan ikan asap ini jadi perekonomiannya meningkat, pendapatan wilayahnya juga meningkat,&quot; kata Indra.

Selama ini, peredaran penjualan ikan lele asap masih berkisar di daerah-daerah Palembang dan sekitarnya saja.Indra berharap, ke depannya ikan lele asap ini bisa dijadikan sebagai oleh-oleh khas Banyuasin yang dapat dijual ke pasaran luas. Tak hanya menembus pasar di daerah Palembang sekitar, oleh-oleh tersebut juga diharapkan bisa merambah hingga ke kancah nasional.



&quot;Di wilayah ini belum banyak dijadikan oleh-oleh, tapi kita menjual ke daerah lain yang ikannya tidak terlalu banyak, mereka beli dari sini dijual jadi oleh-oleh karena di sana desa wisata,&quot; jelas Indra.

</content:encoded></item></channel></rss>
