<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putin: Rusia Tak Pernah Tolak Perundingan Damai dengan Ukraina</title><description>Putin mengatakan negara-negara harus memikirkan untuk mengakhiri tragedi perang Ukraina.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/23/18/2925528/putin-rusia-tak-pernah-tolak-perundingan-damai-dengan-ukraina</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/23/18/2925528/putin-rusia-tak-pernah-tolak-perundingan-damai-dengan-ukraina"/><item><title>Putin: Rusia Tak Pernah Tolak Perundingan Damai dengan Ukraina</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/23/18/2925528/putin-rusia-tak-pernah-tolak-perundingan-damai-dengan-ukraina</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/23/18/2925528/putin-rusia-tak-pernah-tolak-perundingan-damai-dengan-ukraina</guid><pubDate>Kamis 23 November 2023 06:51 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/23/18/2925528/putin-rusia-tak-pernah-tolak-perundingan-damai-dengan-ukraina-ENYamqWQpA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/23/18/2925528/putin-rusia-tak-pernah-tolak-perundingan-damai-dengan-ukraina-ENYamqWQpA.jpg</image><title>Presiden Rusia Vladimir Putin. (Foto: Reuters)</title></images><description>MOSKOW - Rusia tidak pernah menolak perundingan damai dengan Ukraina, kata Presiden Vladimir Putin dalam pidato pembukaan pertemuan daring pemimpin G20, Rabu (22/11/2023).

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Menhan AS Mendadak Kunjungi Kyiv, Umumkan Lebih Banyak Bantuan Militer untuk Ukraina&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Beberapa kolega telah mengatakan dalam pidatonya, bahwa mereka terkejut dengan agresi Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina. Ya, tentu saja, aksi militer selalu menjadi tragedi bagi orang-orang tertentu, keluarga tertentu, dan seluruh negara,&quot; jelasnya sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
&quot;Dan, tentu, kita harus berpikir tentang bagaimana cara menghentikan tragedi ini. Namun, Rusia tidak pernah menolak negosiasi damai dengan Ukraina. Bukan Rusia, tetapi Ukraina yang selalu terbuka mengatakan bahwa mereka menarik diri dari proses negosiasi,&amp;rdquo; ujar Putin.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Pilot Militer Ukraina Membelot, Disebut Bantu Rusia Sejak Awal Perang&amp;nbsp;

Putin juga menyatakan bahwa Rusia telah mengirim kapal pertama yang membawa bantuan biji-bijian ke negara-negara Afrika.
&amp;ldquo;Rusia memenuhi semua kewajibannya untuk kawasan ini dan masih merupakan salah satu eksportir pangan terbesar kesana,&amp;rdquo; tambahnya.</description><content:encoded>MOSKOW - Rusia tidak pernah menolak perundingan damai dengan Ukraina, kata Presiden Vladimir Putin dalam pidato pembukaan pertemuan daring pemimpin G20, Rabu (22/11/2023).

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Menhan AS Mendadak Kunjungi Kyiv, Umumkan Lebih Banyak Bantuan Militer untuk Ukraina&amp;nbsp;

&amp;ldquo;Beberapa kolega telah mengatakan dalam pidatonya, bahwa mereka terkejut dengan agresi Rusia yang sedang berlangsung di Ukraina. Ya, tentu saja, aksi militer selalu menjadi tragedi bagi orang-orang tertentu, keluarga tertentu, dan seluruh negara,&quot; jelasnya sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
&quot;Dan, tentu, kita harus berpikir tentang bagaimana cara menghentikan tragedi ini. Namun, Rusia tidak pernah menolak negosiasi damai dengan Ukraina. Bukan Rusia, tetapi Ukraina yang selalu terbuka mengatakan bahwa mereka menarik diri dari proses negosiasi,&amp;rdquo; ujar Putin.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Pilot Militer Ukraina Membelot, Disebut Bantu Rusia Sejak Awal Perang&amp;nbsp;

Putin juga menyatakan bahwa Rusia telah mengirim kapal pertama yang membawa bantuan biji-bijian ke negara-negara Afrika.
&amp;ldquo;Rusia memenuhi semua kewajibannya untuk kawasan ini dan masih merupakan salah satu eksportir pangan terbesar kesana,&amp;rdquo; tambahnya.</content:encoded></item></channel></rss>
