<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Haedar Nashir Minta Ganjar-Mahfud Dengarkan Suara Warga Muhammadiyah</title><description>Dia pun meminta pada pasangan calon tersebut untuk mendengarkan suara masyarakat, tak terkecuali suara warga Muhammadiyah
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/23/338/2925631/haedar-nashir-minta-ganjar-mahfud-dengarkan-suara-warga-muhammadiyah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/23/338/2925631/haedar-nashir-minta-ganjar-mahfud-dengarkan-suara-warga-muhammadiyah"/><item><title>Haedar Nashir Minta Ganjar-Mahfud Dengarkan Suara Warga Muhammadiyah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/23/338/2925631/haedar-nashir-minta-ganjar-mahfud-dengarkan-suara-warga-muhammadiyah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/23/338/2925631/haedar-nashir-minta-ganjar-mahfud-dengarkan-suara-warga-muhammadiyah</guid><pubDate>Kamis 23 November 2023 10:01 WIB</pubDate><dc:creator>Ari Sandita Murti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/23/338/2925631/haedar-nashir-minta-ganjar-mahfud-dengarkan-suara-warga-muhammadiyah-Lub6vwb0Dc.JPG" expression="full" type="image/jpeg">Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir minta Ganjar-Mahfud dengarkan suara Muhammadiyah/Foto: Ari Sandita </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/23/338/2925631/haedar-nashir-minta-ganjar-mahfud-dengarkan-suara-warga-muhammadiyah-Lub6vwb0Dc.JPG</image><title>Ketum PP Muhammadiyah Haedar Nashir minta Ganjar-Mahfud dengarkan suara Muhammadiyah/Foto: Ari Sandita </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8xLzE3NDA5Ni81L3g4cHZqZmg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir memberikan sambutannya dalam dialog yang dilakukan di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Tangsel bersama Capres-Cawapres Ganjar Prabowo-Mahfud MD. Dia pun meminta pada pasangan calon tersebut untuk mendengarkan suara masyarakat, tak terkecuali suara warga Muhammadiyah.



&quot;Jangan bikin janji di luar kemampuan, juga kita kehendaki nanti rakyat dan kekuatan masyarakat seperti Muhammadiyah tak dibuat terlalu susah,&quot; ujar Haedar dalam sambutannya, Kamis (23/11/2023).


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ribuan Mahasiswa UMJ Antusias Ikuti Dialog Terbuka Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud

Dia berpesan, agar warga Muhammadiyah khususnya tak dibuat susah. Dia lalu menyinggung tentang Undang-Undang yang menjadi tarik ulur luar biasa yang akhirnya dalam putusannya enggak ada aspirasi yang ditampung dari suara masyarakat.



&quot;Sehingga apa yang bisa diputus di dewan hasil ologarki koalisi yang kun fayakun sehingga Undang-Undang dikehendaki apapun terjadi tak peduli suara Muhammadiyah dan masyarakat,&quot; katanya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tiba di UMJ, Ganjar-Mahfud Disambut Mahasiswa Berebut Foto


Maka itu, tambahnya, dia berpesan agar Ganjar-Mahfud mau mendengarkan suara masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah. Pasalnya, suara yang disampaikan itu tentu untuk bangsa dan negeri Indonesia tercinta ini.



&quot;Jangan sampi ada Undang-Undang dinilai, diputuskan dalam tempo sesingkat-singkatnya,&quot; katanya.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8xLzE3NDA5Ni81L3g4cHZqZmg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Ketua Umum PP Muhammadiyah, Haedar Nashir memberikan sambutannya dalam dialog yang dilakukan di Universitas Muhammadiyah Jakarta (UMJ), Tangsel bersama Capres-Cawapres Ganjar Prabowo-Mahfud MD. Dia pun meminta pada pasangan calon tersebut untuk mendengarkan suara masyarakat, tak terkecuali suara warga Muhammadiyah.



&quot;Jangan bikin janji di luar kemampuan, juga kita kehendaki nanti rakyat dan kekuatan masyarakat seperti Muhammadiyah tak dibuat terlalu susah,&quot; ujar Haedar dalam sambutannya, Kamis (23/11/2023).


&amp;nbsp;BACA JUGA:

Ribuan Mahasiswa UMJ Antusias Ikuti Dialog Terbuka Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud

Dia berpesan, agar warga Muhammadiyah khususnya tak dibuat susah. Dia lalu menyinggung tentang Undang-Undang yang menjadi tarik ulur luar biasa yang akhirnya dalam putusannya enggak ada aspirasi yang ditampung dari suara masyarakat.



&quot;Sehingga apa yang bisa diputus di dewan hasil ologarki koalisi yang kun fayakun sehingga Undang-Undang dikehendaki apapun terjadi tak peduli suara Muhammadiyah dan masyarakat,&quot; katanya.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Tiba di UMJ, Ganjar-Mahfud Disambut Mahasiswa Berebut Foto


Maka itu, tambahnya, dia berpesan agar Ganjar-Mahfud mau mendengarkan suara masyarakat, khususnya warga Muhammadiyah. Pasalnya, suara yang disampaikan itu tentu untuk bangsa dan negeri Indonesia tercinta ini.



&quot;Jangan sampi ada Undang-Undang dinilai, diputuskan dalam tempo sesingkat-singkatnya,&quot; katanya.

</content:encoded></item></channel></rss>
