<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ditanya Siswa SD soal Pembangunan Papua, Ini Jawaban Jokowi</title><description>Ditanya Siswa SD soal Pembangunan Papua, Ini Jawaban Jokowi
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/23/340/2925513/ditanya-siswa-sd-soal-pembangunan-papua-ini-jawaban-jokowi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/23/340/2925513/ditanya-siswa-sd-soal-pembangunan-papua-ini-jawaban-jokowi"/><item><title>Ditanya Siswa SD soal Pembangunan Papua, Ini Jawaban Jokowi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/23/340/2925513/ditanya-siswa-sd-soal-pembangunan-papua-ini-jawaban-jokowi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/23/340/2925513/ditanya-siswa-sd-soal-pembangunan-papua-ini-jawaban-jokowi</guid><pubDate>Kamis 23 November 2023 05:59 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/23/340/2925513/ditanya-siswa-sd-soal-pembangunan-papua-ini-jawaban-jokowi-snPKpE4l2r.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Presiden Jokowi di Papua. (Biro Pers Setpres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/23/340/2925513/ditanya-siswa-sd-soal-pembangunan-papua-ini-jawaban-jokowi-snPKpE4l2r.jpg</image><title>Presiden Jokowi di Papua. (Biro Pers Setpres)</title></images><description>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMi8xLzE3NDA4NC81L3g4cHVvNjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ballroom Padaido Swiss-Belhotel, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, pada Rabu (22/11/2023).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden tanya jawab dengan anak-anak yang hadir. Salah seorang anak bertanya kepada Presiden mengenai cara membangun Papua.

&amp;ldquo;Saya ingin bertanya, jika saya ingin membangun Papua, saya harus memulainya dari mana?&amp;rdquo; tanya Yosohua Amsal Maniani Kena, siswa SD Negeri 2 Kota Sorong kepada Presiden.

Pertanyaan Yosohua berhasil membuat Presiden Jokowi takjub. Presiden menjawab, anak-anak memiliki tugas untuk belajar agar pintar dan kemudian dapat bersama-sama membangun Papua.

&amp;ldquo;Dimulai dari mana? Dimulai dari belajar, kalau anak-anak belajar semuanya. Belajar&amp;mdash;anak-anak tugasnya belajar, dimulai dari situ. Anak-anak belajar, nanti pinter semuanya bersama-sama bangun Papua,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Kok pinter banget pertanyaanmu sulit, nanti saya beri sepeda,&amp;rdquo; sambung Presiden.

Dalam pertemuan yang diikuti pelajar SD dan SMP se-Papua yang mempelajari metode hitung cepat &amp;ldquo;Gasing&amp;rdquo; (gampang, asyik, menyenangkan) tersebut, Presiden Jokowi turut mengapresiasi Profesor Yohanes Surya yang telah menggagas dan terus memperluas metode tersebut.






BACA JUGA:
Usai Lantik Panglima TNI, Presiden Jokowi Kunjungi Papua









&amp;ldquo;Saya menyampaikan terima kasih kepada Profesor Yohanes yang telah terus memperluas Gasing dengan anak-anak, tidak hanya di tanah Papua, tetapi di seluruh Tanah Air Indonesia,&amp;rdquo; ucap Presiden.

Khusus di tanah Papua, Presiden berharap metode &amp;ldquo;Gasing&amp;rdquo; juga dapat dipelajari oleh seluruh pelajar di semua kabupaten/kota yang ada.





BACA JUGA:
Wejangan Jokowi Usai Lantik Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI, Apa Saja?















&amp;ldquo;Kita harapkan nanti Gasing ini tidak hanya di satu, dua, tiga kabupaten, tetapi di seluruh tanah Papua semuanya bisa belajar berhitung dengan cepat,&amp;rdquo; imbuhnya.

Profesor Yohanes menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah sebanyak 19 kabupaten/kota yang ada di tanah Papua telah diajarkan metode &amp;ldquo;Gasing&amp;rdquo;. Profesor Yohanes mengatakan bahwa selama dalam latihan berhitung cepat tersebut, dirinya menilai anak-anak Papua sangatlah hebat.



&amp;ldquo;Harapannya besar Pak Presiden, jadi kita targetkan seperti yang waktu itu Pak Presiden sampaikan bagaimana seluruh Papua pandai berhitung kita targetkan sampai Agustus tahun depan itu selesai pak,&amp;rdquo; lanjutnya.



Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi memberikan sejumlah pertanyaan hitungan matematika kepada anak-anak yang hadir di sana. Aquilla Mayotag Loji, seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yapis, Kabupaten Biak Numfor antusias untuk menerima pertanyaan dari Presiden.







BACA JUGA:
Kenakan Nomor Punggung 23, Jokowi Main Bola Bareng Pelajar di Biak














&amp;ldquo;Aquilla, 458 ditambah 289?&amp;rdquo; tanya Presiden.



&amp;ldquo;837,&amp;rdquo; jawab Aquilla benar yang kemudian diberikan sepeda oleh Presiden Jokowi.



Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan yakni Menteri Sekretaris Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, Pj Sekda Provinsi Papua Derek Hegemur, dan Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap.



</description><content:encoded>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMi8xLzE3NDA4NC81L3g4cHVvNjk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) bertemu sejumlah pelajar Sekolah Dasar (SD) dan Sekolah Menengah Pertama (SMP) di Ballroom Padaido Swiss-Belhotel, Kabupaten Biak Numfor, Provinsi Papua, pada Rabu (22/11/2023).

Dalam pertemuan tersebut, Presiden tanya jawab dengan anak-anak yang hadir. Salah seorang anak bertanya kepada Presiden mengenai cara membangun Papua.

&amp;ldquo;Saya ingin bertanya, jika saya ingin membangun Papua, saya harus memulainya dari mana?&amp;rdquo; tanya Yosohua Amsal Maniani Kena, siswa SD Negeri 2 Kota Sorong kepada Presiden.

Pertanyaan Yosohua berhasil membuat Presiden Jokowi takjub. Presiden menjawab, anak-anak memiliki tugas untuk belajar agar pintar dan kemudian dapat bersama-sama membangun Papua.

&amp;ldquo;Dimulai dari mana? Dimulai dari belajar, kalau anak-anak belajar semuanya. Belajar&amp;mdash;anak-anak tugasnya belajar, dimulai dari situ. Anak-anak belajar, nanti pinter semuanya bersama-sama bangun Papua,&amp;rdquo; katanya.

&amp;ldquo;Kok pinter banget pertanyaanmu sulit, nanti saya beri sepeda,&amp;rdquo; sambung Presiden.

Dalam pertemuan yang diikuti pelajar SD dan SMP se-Papua yang mempelajari metode hitung cepat &amp;ldquo;Gasing&amp;rdquo; (gampang, asyik, menyenangkan) tersebut, Presiden Jokowi turut mengapresiasi Profesor Yohanes Surya yang telah menggagas dan terus memperluas metode tersebut.






BACA JUGA:
Usai Lantik Panglima TNI, Presiden Jokowi Kunjungi Papua









&amp;ldquo;Saya menyampaikan terima kasih kepada Profesor Yohanes yang telah terus memperluas Gasing dengan anak-anak, tidak hanya di tanah Papua, tetapi di seluruh Tanah Air Indonesia,&amp;rdquo; ucap Presiden.

Khusus di tanah Papua, Presiden berharap metode &amp;ldquo;Gasing&amp;rdquo; juga dapat dipelajari oleh seluruh pelajar di semua kabupaten/kota yang ada.





BACA JUGA:
Wejangan Jokowi Usai Lantik Agus Subiyanto Jadi Panglima TNI, Apa Saja?















&amp;ldquo;Kita harapkan nanti Gasing ini tidak hanya di satu, dua, tiga kabupaten, tetapi di seluruh tanah Papua semuanya bisa belajar berhitung dengan cepat,&amp;rdquo; imbuhnya.

Profesor Yohanes menyampaikan bahwa hingga saat ini sudah sebanyak 19 kabupaten/kota yang ada di tanah Papua telah diajarkan metode &amp;ldquo;Gasing&amp;rdquo;. Profesor Yohanes mengatakan bahwa selama dalam latihan berhitung cepat tersebut, dirinya menilai anak-anak Papua sangatlah hebat.



&amp;ldquo;Harapannya besar Pak Presiden, jadi kita targetkan seperti yang waktu itu Pak Presiden sampaikan bagaimana seluruh Papua pandai berhitung kita targetkan sampai Agustus tahun depan itu selesai pak,&amp;rdquo; lanjutnya.



Dalam kesempatan tersebut, Presiden Jokowi memberikan sejumlah pertanyaan hitungan matematika kepada anak-anak yang hadir di sana. Aquilla Mayotag Loji, seorang siswa Sekolah Menengah Pertama (SMP) Yapis, Kabupaten Biak Numfor antusias untuk menerima pertanyaan dari Presiden.







BACA JUGA:
Kenakan Nomor Punggung 23, Jokowi Main Bola Bareng Pelajar di Biak














&amp;ldquo;Aquilla, 458 ditambah 289?&amp;rdquo; tanya Presiden.



&amp;ldquo;837,&amp;rdquo; jawab Aquilla benar yang kemudian diberikan sepeda oleh Presiden Jokowi.



Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan yakni Menteri Sekretaris Pratikno, Menteri Investasi/Kepala BKPM Bahlil Lahadalia, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian, Staf Khusus Presiden Billy Mambrasar, Pj Sekda Provinsi Papua Derek Hegemur, dan Bupati Biak Numfor Herry Ario Naap.



</content:encoded></item></channel></rss>
