<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beredar Hoaks Daftar Reshuffle Kabinet Jokowi, Partai Perindo Imbau Masyarakat Tak Terpancing</title><description>&amp;nbsp;
Menurut Aiman, beredarnya daftar reshuffle tersebut sudah terlihat janggal sedari awal.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/24/1/2926532/beredar-hoaks-daftar-reshuffle-kabinet-jokowi-partai-perindo-imbau-masyarakat-tak-terpancing</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/24/1/2926532/beredar-hoaks-daftar-reshuffle-kabinet-jokowi-partai-perindo-imbau-masyarakat-tak-terpancing"/><item><title>Beredar Hoaks Daftar Reshuffle Kabinet Jokowi, Partai Perindo Imbau Masyarakat Tak Terpancing</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/24/1/2926532/beredar-hoaks-daftar-reshuffle-kabinet-jokowi-partai-perindo-imbau-masyarakat-tak-terpancing</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/24/1/2926532/beredar-hoaks-daftar-reshuffle-kabinet-jokowi-partai-perindo-imbau-masyarakat-tak-terpancing</guid><pubDate>Jum'at 24 November 2023 14:31 WIB</pubDate><dc:creator>Dimas Choirul</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/24/1/2926532/beredar-hoaks-daftar-reshuffle-kabinet-jokowi-partai-perindo-imbau-masyarakat-tak-terpancing-iQKr38aXJO.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Aiman Witjaksono/Foto: MPI </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/24/1/2926532/beredar-hoaks-daftar-reshuffle-kabinet-jokowi-partai-perindo-imbau-masyarakat-tak-terpancing-iQKr38aXJO.jpg</image><title>Aiman Witjaksono/Foto: MPI </title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNC80LzE3NDE2My81L3g4cHdxd3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Juru Bicara DPP Partai Perindo, Aiman Witjaksono menanggapi beredarnya daftar reshuffle ke-7 Kabinet Indonesia Maju yang ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno.

Menurut Aiman, beredarnya daftar reshuffle tersebut sudah terlihat janggal sedari awal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Profil Boediono, Wakil Presiden Ke-11 RI yang Ditemui Ganjar Pranowo

&quot;Sejak awal saya melihat edaran tersebut, saya sudah menduga bahwa itu adalah hoaks. Dan benar saja pihak istana, ya, Pak Pratikno, sudah mengatakan bahwa itu tidak benar alias hoaks yang disebar itu tidak benar,&quot; kata Aiman kepada wartawan, Jumat (24/11/2023).

Aiman, yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta 1 itu, mengungkapkan sejumlah nama yang tercantum dalam reshuffle kabinet tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mobil Satpol PP Tabrak Sejumlah Pemotor di Jakut, Ojol Tewas Terpental Jatuh dari Flyover

Justru, menurutnya, orang-orang tersebutlah yang menjadi garda terdepan Presiden Jokowi dalam pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan negara selama satu periode terakhir.

&quot;Dan saya tidak yakin bahwa dengan hanya kepentingan politik sesaat lalu mereka yang berjasa ini kemudian akan tiba-tiba diganti semua, itu bukan tipe Pak Jokowi,&quot; terang Aiman.

Oleh karena itu, Aiman mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terpancing dan selalu memverifikasi setiap pemberitaan yang dianggap janggal, terlebih yang berkaitan dengan istana.

&quot;Jadi saya melihat bahwa hal-hal ini banyak sekali akan ada berita yang tidak benar yang muncul berseliweran tinggal bagaimana kita memfilter menyaringnya, untuk kemudian kita pertama kali melogikakan apakah mungkin,&quot; pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam surat yang beredar tersebut, beberapa posisi menteri yang diganti yakni Menteri ATR/BPN yang saat ini dijabat oleh Hadi Tjahjanto digantikan oleh Indrajaya Murod. Menteri ESDM yang dijabat oleh Arifin Tasrif digantikan oleh TB. Muhammad Sulaiman.



Lalu, Sekretaris Kabinet yang dijabat oleh Pramono Anung digantikan oleh Yandri Susanto. Lalu, Mendes PDTT yang dijabat oleh Abdul Halim Iskandar digantikan oleh Eko Putro Sandjojo, Menkumham Yasonna Laoly digantikan oleh Yusril Ihza Mahendra.



Selanjutnya, Mensos Tri Rismaharini digantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menpan RB Abdullah Azwar Anas digantikan Ibnu Susilo, Menpora Dito Ariotedjo digantikan Ilham Permana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Kabupaten Bandung Targetkan 7 Kursi di DPRD pada Pemilu 2024



Lalu, Menteri Investasi/Kepala BPKM Bahlil Lahadalia digantikan Andi Sapran, Menko Polhukam Mahfud MD digantikan Hadi Tjahjanto, Mendikbudristek Nadiem Makarim digantikan Kadarsah Suryadi, dan Panglima TNI Yudo Margono digantikan Agus Subiyanto.



Surat tersebut tampak ditandatangani oleh Mensesneg Pratikno. Namun, tidak ada keterangan tanggal surat tersebut ditandatangani. Menanggapi itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan bahwa hal tersebut merupakan informasi tidak benar alias hoaks.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Targetkan 16 Ribu Saksi Pemilu 2024 di Kabupaten Bandung dan KBB


&quot;Ini hoaks,&quot; kata Pratikno saat dihubungi, Rabu (22/11/2023).



Pratikno mengatakan bahwa masyarakat harus waspada mengenai hoaks yang beredar khususnya mengenai reshuffle kabinet tersebut.



&quot;Ini menunjukkan banyaknya hoaks yang harus diwaspadai,&quot; kata Pratikno.



Pratikno mengatakan bahwa tidak ada reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Meski pada hari ini, telah dilakukan pelantikan Panglima TNI yakni Jenderal Agus Subiyanto menggantikan Laksamana Yudo Margono.



&quot;Tidak ada rencana (reshuffle),&quot; kata Pratikno.</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNC80LzE3NDE2My81L3g4cHdxd3I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Juru Bicara DPP Partai Perindo, Aiman Witjaksono menanggapi beredarnya daftar reshuffle ke-7 Kabinet Indonesia Maju yang ditandatangani oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg), Pratikno.

Menurut Aiman, beredarnya daftar reshuffle tersebut sudah terlihat janggal sedari awal.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Profil Boediono, Wakil Presiden Ke-11 RI yang Ditemui Ganjar Pranowo

&quot;Sejak awal saya melihat edaran tersebut, saya sudah menduga bahwa itu adalah hoaks. Dan benar saja pihak istana, ya, Pak Pratikno, sudah mengatakan bahwa itu tidak benar alias hoaks yang disebar itu tidak benar,&quot; kata Aiman kepada wartawan, Jumat (24/11/2023).

Aiman, yang juga merupakan Caleg DPR RI Dapil DKI Jakarta 1 itu, mengungkapkan sejumlah nama yang tercantum dalam reshuffle kabinet tersebut tidak sesuai dengan fakta yang terjadi di lapangan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mobil Satpol PP Tabrak Sejumlah Pemotor di Jakut, Ojol Tewas Terpental Jatuh dari Flyover

Justru, menurutnya, orang-orang tersebutlah yang menjadi garda terdepan Presiden Jokowi dalam pembangunan dan menjaga stabilitas keamanan negara selama satu periode terakhir.

&quot;Dan saya tidak yakin bahwa dengan hanya kepentingan politik sesaat lalu mereka yang berjasa ini kemudian akan tiba-tiba diganti semua, itu bukan tipe Pak Jokowi,&quot; terang Aiman.

Oleh karena itu, Aiman mengingatkan kepada masyarakat untuk tidak terpancing dan selalu memverifikasi setiap pemberitaan yang dianggap janggal, terlebih yang berkaitan dengan istana.

&quot;Jadi saya melihat bahwa hal-hal ini banyak sekali akan ada berita yang tidak benar yang muncul berseliweran tinggal bagaimana kita memfilter menyaringnya, untuk kemudian kita pertama kali melogikakan apakah mungkin,&quot; pungkasnya.

Sebagaimana diketahui, dalam surat yang beredar tersebut, beberapa posisi menteri yang diganti yakni Menteri ATR/BPN yang saat ini dijabat oleh Hadi Tjahjanto digantikan oleh Indrajaya Murod. Menteri ESDM yang dijabat oleh Arifin Tasrif digantikan oleh TB. Muhammad Sulaiman.



Lalu, Sekretaris Kabinet yang dijabat oleh Pramono Anung digantikan oleh Yandri Susanto. Lalu, Mendes PDTT yang dijabat oleh Abdul Halim Iskandar digantikan oleh Eko Putro Sandjojo, Menkumham Yasonna Laoly digantikan oleh Yusril Ihza Mahendra.



Selanjutnya, Mensos Tri Rismaharini digantikan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY), Menpan RB Abdullah Azwar Anas digantikan Ibnu Susilo, Menpora Dito Ariotedjo digantikan Ilham Permana.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Kabupaten Bandung Targetkan 7 Kursi di DPRD pada Pemilu 2024



Lalu, Menteri Investasi/Kepala BPKM Bahlil Lahadalia digantikan Andi Sapran, Menko Polhukam Mahfud MD digantikan Hadi Tjahjanto, Mendikbudristek Nadiem Makarim digantikan Kadarsah Suryadi, dan Panglima TNI Yudo Margono digantikan Agus Subiyanto.



Surat tersebut tampak ditandatangani oleh Mensesneg Pratikno. Namun, tidak ada keterangan tanggal surat tersebut ditandatangani. Menanggapi itu, Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Pratikno mengatakan bahwa hal tersebut merupakan informasi tidak benar alias hoaks.

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Partai Perindo Targetkan 16 Ribu Saksi Pemilu 2024 di Kabupaten Bandung dan KBB


&quot;Ini hoaks,&quot; kata Pratikno saat dihubungi, Rabu (22/11/2023).



Pratikno mengatakan bahwa masyarakat harus waspada mengenai hoaks yang beredar khususnya mengenai reshuffle kabinet tersebut.



&quot;Ini menunjukkan banyaknya hoaks yang harus diwaspadai,&quot; kata Pratikno.



Pratikno mengatakan bahwa tidak ada reshuffle kabinet dalam waktu dekat. Meski pada hari ini, telah dilakukan pelantikan Panglima TNI yakni Jenderal Agus Subiyanto menggantikan Laksamana Yudo Margono.



&quot;Tidak ada rencana (reshuffle),&quot; kata Pratikno.</content:encoded></item></channel></rss>
