<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Serangan Membabi Buta Israel Jelang Gencatan Senjata, Serang Sekolah hingga RS Indonesia di Gaza </title><description>Dilaporkan juga bahwa sedikitnya 10 orang tewas ketika pasukan Israel menyerang sebuah pemukiman.
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/24/18/2926492/serangan-membabi-buta-israel-jelang-gencatan-senjata-serang-sekolah-hingga-rs-indonesia-di-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/24/18/2926492/serangan-membabi-buta-israel-jelang-gencatan-senjata-serang-sekolah-hingga-rs-indonesia-di-gaza"/><item><title>Serangan Membabi Buta Israel Jelang Gencatan Senjata, Serang Sekolah hingga RS Indonesia di Gaza </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/24/18/2926492/serangan-membabi-buta-israel-jelang-gencatan-senjata-serang-sekolah-hingga-rs-indonesia-di-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/24/18/2926492/serangan-membabi-buta-israel-jelang-gencatan-senjata-serang-sekolah-hingga-rs-indonesia-di-gaza</guid><pubDate>Jum'at 24 November 2023 14:33 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/24/18/2926492/serangan-membabi-buta-israel-jelang-gencatan-senjata-serang-sekolah-hingga-rs-indonesia-di-gaza-BVL61D16bB.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Israel melancarkan serangan membabi buta jelang gencatan senjata di Gaza (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/24/18/2926492/serangan-membabi-buta-israel-jelang-gencatan-senjata-serang-sekolah-hingga-rs-indonesia-di-gaza-BVL61D16bB.jpg</image><title>Israel melancarkan serangan membabi buta jelang gencatan senjata di Gaza (Foto: Reuters)</title></images><description>GAZA - Hamas mengatakan bahwa sekitar 30 orang tewas dalam serangan Israel terhadap sekolah yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara, seiring dengan berjalannya waktu pada rencana gencatan senjata antara kelompok Palestina dan Israel.

Pada Kamis (23/11/2023), Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 27 korban jiwa akibat serangan di Sekolah Abu Hussein yang dikelola oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), yang menampung pengungsi Palestina yang melarikan diri dari kekerasan dan pemboman hebat di bagian lain Gaza.


BACA JUGA:
Israel Konfirmasi Tangkap Direktur RS Al-Shifa di Gaza untuk Diinterogasi

Pasukan Israel juga melancarkan serangan baru terhadap Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza utara, menargetkan pintu masuk utama dan generator listrik.


BACA JUGA:
Gencatan Senjata di Gaza Selama 4 Hari Antara Israel dan Hamas Dimulai Sekarang

Ashraf al-Qudra, juru bicara kementerian, mengatakan rumah sakit tersebut mengalami pengeboman hebat dan sebagian besar bangunan menjadi sasaran.

Lebih dari 200 pasien, staf medis, dan pengungsi saat ini berada di rumah sakit di Beit Lahiya, yang telah dikepung selama seminggu.

Sementara itu, menurut kantor berita resmi Palestina Wafa, jet tempur Israel menyerang lingkungan Sheikh Nasser di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai puluhan lainnya.

Dilaporkan juga bahwa sedikitnya 10 orang tewas ketika pasukan Israel menyerang sebuah pemukiman di lingkungan Sheikh Radwan di Gaza utara.Menurut kementerian Palestina, di Tepi Barat yang diduduki, Mohammed Ibrahim Fuad Edely yang berusia 12 tahun ditembak dan dibunuh oleh pasukan Israel.



Insiden tersebut membuat jumlah warga Palestina yang tewas di Tepi Barat yang diduduki sejak 7 Oktober menjadi 229 orang, 52 di antaranya adalah anak-anak.



Pemboman tanpa henti Israel telah menewaskan lebih dari 14.800 orang di Gaza sejak 7 Oktober, menurut para pejabat Palestina. Di Israel, jumlah korban tewas resmi akibat serangan Hamas mencapai sekitar 1.200 orang.



</description><content:encoded>GAZA - Hamas mengatakan bahwa sekitar 30 orang tewas dalam serangan Israel terhadap sekolah yang berafiliasi dengan Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di kamp pengungsi Jabalia di Gaza utara, seiring dengan berjalannya waktu pada rencana gencatan senjata antara kelompok Palestina dan Israel.

Pada Kamis (23/11/2023), Kementerian Kesehatan Gaza melaporkan 27 korban jiwa akibat serangan di Sekolah Abu Hussein yang dikelola oleh Badan Bantuan dan Pekerjaan PBB untuk Pengungsi Palestina (UNRWA), yang menampung pengungsi Palestina yang melarikan diri dari kekerasan dan pemboman hebat di bagian lain Gaza.


BACA JUGA:
Israel Konfirmasi Tangkap Direktur RS Al-Shifa di Gaza untuk Diinterogasi

Pasukan Israel juga melancarkan serangan baru terhadap Rumah Sakit (RS) Indonesia di Gaza utara, menargetkan pintu masuk utama dan generator listrik.


BACA JUGA:
Gencatan Senjata di Gaza Selama 4 Hari Antara Israel dan Hamas Dimulai Sekarang

Ashraf al-Qudra, juru bicara kementerian, mengatakan rumah sakit tersebut mengalami pengeboman hebat dan sebagian besar bangunan menjadi sasaran.

Lebih dari 200 pasien, staf medis, dan pengungsi saat ini berada di rumah sakit di Beit Lahiya, yang telah dikepung selama seminggu.

Sementara itu, menurut kantor berita resmi Palestina Wafa, jet tempur Israel menyerang lingkungan Sheikh Nasser di Khan Younis di Jalur Gaza selatan, menewaskan sedikitnya lima orang dan melukai puluhan lainnya.

Dilaporkan juga bahwa sedikitnya 10 orang tewas ketika pasukan Israel menyerang sebuah pemukiman di lingkungan Sheikh Radwan di Gaza utara.Menurut kementerian Palestina, di Tepi Barat yang diduduki, Mohammed Ibrahim Fuad Edely yang berusia 12 tahun ditembak dan dibunuh oleh pasukan Israel.



Insiden tersebut membuat jumlah warga Palestina yang tewas di Tepi Barat yang diduduki sejak 7 Oktober menjadi 229 orang, 52 di antaranya adalah anak-anak.



Pemboman tanpa henti Israel telah menewaskan lebih dari 14.800 orang di Gaza sejak 7 Oktober, menurut para pejabat Palestina. Di Israel, jumlah korban tewas resmi akibat serangan Hamas mencapai sekitar 1.200 orang.



</content:encoded></item></channel></rss>
