<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Duh! Perangkat Desa di Pati Aniaya Wanita, Korban Dipukuli Pakai Sandal Jepit</title><description>Lantaran tersinggung, pelaku langsung mendatangi rumah korban untuk melabrak, namun korban tak berada di rumah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/25/512/2926979/duh-perangkat-desa-di-pati-aniaya-wanita-korban-dipukuli-pakai-sandal-jepit</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/25/512/2926979/duh-perangkat-desa-di-pati-aniaya-wanita-korban-dipukuli-pakai-sandal-jepit"/><item><title>Duh! Perangkat Desa di Pati Aniaya Wanita, Korban Dipukuli Pakai Sandal Jepit</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/25/512/2926979/duh-perangkat-desa-di-pati-aniaya-wanita-korban-dipukuli-pakai-sandal-jepit</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/25/512/2926979/duh-perangkat-desa-di-pati-aniaya-wanita-korban-dipukuli-pakai-sandal-jepit</guid><pubDate>Sabtu 25 November 2023 10:43 WIB</pubDate><dc:creator>Lazarus Sandy</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/25/512/2926979/duh-perangkat-desa-di-pati-aniaya-wanita-korban-dipukuli-pakai-sandal-jepit-GnpXsuLl1J.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Perangkat desa aniaya wanita di Pati, Jawa Tengah (Foto: Lazarus Sandy)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/25/512/2926979/duh-perangkat-desa-di-pati-aniaya-wanita-korban-dipukuli-pakai-sandal-jepit-GnpXsuLl1J.jpg</image><title>Perangkat desa aniaya wanita di Pati, Jawa Tengah (Foto: Lazarus Sandy)</title></images><description>PATI - Seorang oknum perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah tega menganiaya seorang wanita yang juga warganya sendiri dengan cara memukuli korban dengan menggunakan sandal jepit.
Pelaku yang merupakan perangkat desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati ini diduga merasa tersindir oleh status WhatsApp (WA) yang dibuat korban.&amp;nbsp;Sementara korban menegaskan, bahwa status yang dibuatnya bukan untuk pelaku.
Lantaran tersinggung, pelaku langsung mendatangi rumah korban untuk melabrak, namun korban tak berada di rumah. Lantas, pelaku mencari korban dan menemukannya di sebuah warung.

BACA JUGA:
Polisi Buru Pelaku Penganiaya Kakek hingga Tewas di Ciampea Bogor


Tersulut emosi, pelaku langsung memukul korban berulang kali dengan menggunakan sandal jepit karet pada bagian wajah, kepala, tangan dan paha sebanyak lebih dari tujuh kali.

Mirisnya, penganiayan ini terjadi di hadapan anak korban yang berusia tujuh tahun.

BACA JUGA:
5 Tersangka Penculikan dan Penganiayaan Pria Ditangkap, Salah Satunya Wartawan


Belum puas hanya memukul dengan sandal, pelaku keluar warung dan mengambil batu berukuran besar untuk menghantam korban. Beruntung warga datang untuk menengahi.

&quot;Datang ke warung, gak ada kata-kata langsung saja saya dipukul pakai sandal,&quot; ujar Ratna.

Akibat penganiayaan yang dialaminya, korban mengalami beberapa luka dan langsung membuat laporan ke Polsek Winong, Polresta Pati. Ia juga telah melakukan visum et repertum sebagai bukti penganiayaan yang dialaminya.

BACA JUGA:
Geger Mayat Perempuan Ditemukan di Tengah Jalan Sampang, Diduga Korban Penganiayaan

Menanggapi pelaporan korban, Kapolsek Winong AKP Eko Pujiyono mengaku masih melakukan peyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi sambil menunggu hasil visum korban dari rumah sakit.
&quot;Sudah menerima laporan terkait dugaaan penganiayaan. Dilakukan pemeriksaan korban, saksi, terlapor sudah diminta keterangan, kami masih menunggu keluarnya visum sebagai bahan untuk meningkatkan pengaduan,&quot; ujarnya.</description><content:encoded>PATI - Seorang oknum perangkat desa di Kabupaten Pati, Jawa Tengah tega menganiaya seorang wanita yang juga warganya sendiri dengan cara memukuli korban dengan menggunakan sandal jepit.
Pelaku yang merupakan perangkat desa Bumiharjo, Kecamatan Winong, Kabupaten Pati ini diduga merasa tersindir oleh status WhatsApp (WA) yang dibuat korban.&amp;nbsp;Sementara korban menegaskan, bahwa status yang dibuatnya bukan untuk pelaku.
Lantaran tersinggung, pelaku langsung mendatangi rumah korban untuk melabrak, namun korban tak berada di rumah. Lantas, pelaku mencari korban dan menemukannya di sebuah warung.

BACA JUGA:
Polisi Buru Pelaku Penganiaya Kakek hingga Tewas di Ciampea Bogor


Tersulut emosi, pelaku langsung memukul korban berulang kali dengan menggunakan sandal jepit karet pada bagian wajah, kepala, tangan dan paha sebanyak lebih dari tujuh kali.

Mirisnya, penganiayan ini terjadi di hadapan anak korban yang berusia tujuh tahun.

BACA JUGA:
5 Tersangka Penculikan dan Penganiayaan Pria Ditangkap, Salah Satunya Wartawan


Belum puas hanya memukul dengan sandal, pelaku keluar warung dan mengambil batu berukuran besar untuk menghantam korban. Beruntung warga datang untuk menengahi.

&quot;Datang ke warung, gak ada kata-kata langsung saja saya dipukul pakai sandal,&quot; ujar Ratna.

Akibat penganiayaan yang dialaminya, korban mengalami beberapa luka dan langsung membuat laporan ke Polsek Winong, Polresta Pati. Ia juga telah melakukan visum et repertum sebagai bukti penganiayaan yang dialaminya.

BACA JUGA:
Geger Mayat Perempuan Ditemukan di Tengah Jalan Sampang, Diduga Korban Penganiayaan

Menanggapi pelaporan korban, Kapolsek Winong AKP Eko Pujiyono mengaku masih melakukan peyelidikan dengan melakukan pemeriksaan terhadap beberapa saksi sambil menunggu hasil visum korban dari rumah sakit.
&quot;Sudah menerima laporan terkait dugaaan penganiayaan. Dilakukan pemeriksaan korban, saksi, terlapor sudah diminta keterangan, kami masih menunggu keluarnya visum sebagai bahan untuk meningkatkan pengaduan,&quot; ujarnya.</content:encoded></item></channel></rss>
