<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Minta Jaga Marwah KPK dan MK: Itu Pekerjaan Besar Kita Sekarang</title><description>Saat ini kredibilitas KPK dan MK turun sehingga perlu dilakukan pembenahan</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/26/337/2927373/wapres-minta-jaga-marwah-kpk-dan-mk-itu-pekerjaan-besar-kita-sekarang</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/26/337/2927373/wapres-minta-jaga-marwah-kpk-dan-mk-itu-pekerjaan-besar-kita-sekarang"/><item><title>Wapres Minta Jaga Marwah KPK dan MK: Itu Pekerjaan Besar Kita Sekarang</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/26/337/2927373/wapres-minta-jaga-marwah-kpk-dan-mk-itu-pekerjaan-besar-kita-sekarang</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/26/337/2927373/wapres-minta-jaga-marwah-kpk-dan-mk-itu-pekerjaan-besar-kita-sekarang</guid><pubDate>Minggu 26 November 2023 08:49 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/26/337/2927373/wapres-minta-jaga-marwah-kpk-dan-mk-itu-pekerjaan-besar-kita-sekarang-j66jl9jR4c.png" expression="full" type="image/jpeg">Maruf Amin minta jaga marwah KPK dan MK/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/26/337/2927373/wapres-minta-jaga-marwah-kpk-dan-mk-itu-pekerjaan-besar-kita-sekarang-j66jl9jR4c.png</image><title>Maruf Amin minta jaga marwah KPK dan MK/Foto: Istimewa</title></images><description>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNS8xLzE3NDIxMi81L3g4cHhydm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menegaskan menjaga marwah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan pekerjaan besar yang harus dihadapi sekarang.



&amp;ldquo;Kita memang harus bagaimana membuat MK lebih bermarwah, bagaimana KPK juga lebih bermarwah, itu pekerjaan besar yang kita hadapi sekarang,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam keterangannya di Bratislava, Slovakia, dikutip Minggu (26/11/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Maruf Amin Minta Ketua KPK Nawawi Pomolango Tingkatkan Penegakan Hukum

Mengingat, kata Wapres, saat ini kredibilitas KPK dan MK turun sehingga perlu dilakukan pembenahan. &amp;ldquo;Kita ini kan mengalami ada KPK, ada MK, ada sampai lembaga-lembaga penegakan hukum kita itu kemudian kredibilitasnya turun sehingga perlu dibenahi.&amp;rdquo;



Belum lama ini, Ketua MK Anwar Usman dikenakan sanksi pencopotan oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) pada Selasa, 7 November 2023 lalu. Anwar Usman yang merupakan paman dari calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka itu oleh MKMK dijatuhkan sanksi pelanggaran kode etik berat akibat putusan batas usia capres-cawapres. Anwar Usman kemudian digantikan oleh Ketua MK baru yakni Suhartoyo.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Buka Suara di Balik Dipilihnya Nawawi Pomolango Jadi Ketua KPK: Banyak Pertimbangan


Sementara itu, lembaga KPK juga tengah turun kredibilitasnya pasca Firli Bahuri dijadikan tersangka kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo oleh Polda Metro Jaya pada 22 November 2023.



Selanjutnya, hal ini yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan keputusan presiden (Keppres) mengenai pemberhentian sementara Firli Bahuri dari jabatan Ketua KPK setelah statusnya menjadi tersangka. Jokowi kemudian menunjuk Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK sementara.

</description><content:encoded>
&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNS8xLzE3NDIxMi81L3g4cHhydm4=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin menegaskan menjaga marwah Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) dan Mahkamah Konstitusi (MK) merupakan pekerjaan besar yang harus dihadapi sekarang.



&amp;ldquo;Kita memang harus bagaimana membuat MK lebih bermarwah, bagaimana KPK juga lebih bermarwah, itu pekerjaan besar yang kita hadapi sekarang,&amp;rdquo; ungkap Wapres dalam keterangannya di Bratislava, Slovakia, dikutip Minggu (26/11/2023).

&amp;nbsp;BACA JUGA:

Maruf Amin Minta Ketua KPK Nawawi Pomolango Tingkatkan Penegakan Hukum

Mengingat, kata Wapres, saat ini kredibilitas KPK dan MK turun sehingga perlu dilakukan pembenahan. &amp;ldquo;Kita ini kan mengalami ada KPK, ada MK, ada sampai lembaga-lembaga penegakan hukum kita itu kemudian kredibilitasnya turun sehingga perlu dibenahi.&amp;rdquo;



Belum lama ini, Ketua MK Anwar Usman dikenakan sanksi pencopotan oleh Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi (MKMK) pada Selasa, 7 November 2023 lalu. Anwar Usman yang merupakan paman dari calon wakil presiden (cawapres) Gibran Rakabuming Raka itu oleh MKMK dijatuhkan sanksi pelanggaran kode etik berat akibat putusan batas usia capres-cawapres. Anwar Usman kemudian digantikan oleh Ketua MK baru yakni Suhartoyo.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Jokowi Buka Suara di Balik Dipilihnya Nawawi Pomolango Jadi Ketua KPK: Banyak Pertimbangan


Sementara itu, lembaga KPK juga tengah turun kredibilitasnya pasca Firli Bahuri dijadikan tersangka kasus dugaan pemerasan mantan Menteri Pertanian (Mentan) Syahrul Yasin Limpo oleh Polda Metro Jaya pada 22 November 2023.



Selanjutnya, hal ini yang membuat Presiden Joko Widodo (Jokowi) mengeluarkan keputusan presiden (Keppres) mengenai pemberhentian sementara Firli Bahuri dari jabatan Ketua KPK setelah statusnya menjadi tersangka. Jokowi kemudian menunjuk Nawawi Pomolango sebagai Ketua KPK sementara.

</content:encoded></item></channel></rss>
