<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Polisi Bakal Klarifikasi Pria Diduga Kirim Order Fiktif Ojol ke Wanita</title><description>Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus order fiktif yang dialami wanita berinisial AS asal Cibinong, Kabupaten Bogor</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/26/338/2927305/polisi-bakal-klarifikasi-pria-diduga-kirim-order-fiktif-ojol-ke-wanita</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/26/338/2927305/polisi-bakal-klarifikasi-pria-diduga-kirim-order-fiktif-ojol-ke-wanita"/><item><title>Polisi Bakal Klarifikasi Pria Diduga Kirim Order Fiktif Ojol ke Wanita</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/26/338/2927305/polisi-bakal-klarifikasi-pria-diduga-kirim-order-fiktif-ojol-ke-wanita</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/26/338/2927305/polisi-bakal-klarifikasi-pria-diduga-kirim-order-fiktif-ojol-ke-wanita</guid><pubDate>Minggu 26 November 2023 01:01 WIB</pubDate><dc:creator>Putra Ramadhani Astyawan</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/26/338/2927305/polisi-bakal-klarifikasi-pria-diduga-kirim-order-fiktif-ojol-ke-wanita-ycoTXikm7o.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/26/338/2927305/polisi-bakal-klarifikasi-pria-diduga-kirim-order-fiktif-ojol-ke-wanita-ycoTXikm7o.jpg</image><title>Ilustrasi (Foto : Okezone.com)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNC8xLzE3NDE4MS81L3g4cHd3bmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

BOGOR - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus order fiktif yang dialami wanita berinisial AS asal Cibinong, Kabupaten Bogor, oleh kenalan prianya dari media sosial. Polisi masih akan memanggil pria yang dilaporkan oleh AS untuk dimintai klarifikasi.

&quot;Masih penyelidikan karena orangnya (pria berinisial W) kita undang ke Polsek masih ada kegiatan karena katanya posisinya masih di Semarang,&quot; kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pangestu dikonfirmasi, Sabtu (25/11/2023).


BACA JUGA:
Siti Atikoh Ganjar Ultah Ke-52, Didoakan Santri Ponpes Al Washilah


Yunli mengatakan, pria tersebut statusnya masih terlapor. Yang mana antara terlapor dan korban AS saling mengenal dari media sosial.

&quot;Intinya sudah ada komunikasi, bukan mereka tidak kenal, mereka saling kenal. Dalam hal ini sebagai terlapor karena yang dilaporkan saudara W,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
Seorang Wanita Diduga Depresi Lantaran Followers Medsos Tak Kunjung Bertambah


Adapun dugaan sementara bahwa terlapor mengalami kekecewaan terhadap korban karena cintanya ditolak. Sedianya, kasus ini akan diupayakan proses mediasi antara korban dengan terlapor.

&quot;Ya kita akan usahakan untuk mediasi kalau ada miss komunikasi karena kalau dari awalnya itu kan ada kekecewaan yang cinta ditolak itu mungkin tidak diterima dan sebagainya, ya mungkin kita akan luruskan permasalahannya gitu. Kerugian korban Rp1 juta,&quot; ujar Yunli.Sebelumnya, viral di media sosial seorang wanita berinisial AS menjadi sasaran teror oder fiktif ojek online ke alamat rumah Kampung Bedah, Pabuaran Mekar, Cibinong, Kabupaten Bogor. Diduga wanita tersebut diteror usai tak merespons seorang pria berinisial W yang dikenal melalui media sosial.

Terlihat dalam unggahan laman Instagram @infodepok_id wanita berinisial AS sampai memasang selebaran untuk para pengemudi Ojol yang terkena order fiktif. AS pun mengaku mendapat sasaran order fiktif mencapai belasan kali.

&quot;Kronologinya ada cowo yang saya kenal dari medsos, ngaku dari Semarang. Dia penonton live tiktok. Kebetulan saya punya warung di rumah. Dia bilang mau jajan ke warung saya. Setelah saya mengenali beberapa bulan saya baru berani kirim serlok (share location) ke dia setelah itu saya gak pernah merespon dia,&quot; cerita kronologis dalam caption laman Instagram @infodepok_id dikutip MNC Portal Indonesia.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yNC8xLzE3NDE4MS81L3g4cHd3bmo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

BOGOR - Polisi masih melakukan penyelidikan terkait kasus order fiktif yang dialami wanita berinisial AS asal Cibinong, Kabupaten Bogor, oleh kenalan prianya dari media sosial. Polisi masih akan memanggil pria yang dilaporkan oleh AS untuk dimintai klarifikasi.

&quot;Masih penyelidikan karena orangnya (pria berinisial W) kita undang ke Polsek masih ada kegiatan karena katanya posisinya masih di Semarang,&quot; kata Kanit Reskrim Polsek Cibinong AKP Yunli Pangestu dikonfirmasi, Sabtu (25/11/2023).


BACA JUGA:
Siti Atikoh Ganjar Ultah Ke-52, Didoakan Santri Ponpes Al Washilah


Yunli mengatakan, pria tersebut statusnya masih terlapor. Yang mana antara terlapor dan korban AS saling mengenal dari media sosial.

&quot;Intinya sudah ada komunikasi, bukan mereka tidak kenal, mereka saling kenal. Dalam hal ini sebagai terlapor karena yang dilaporkan saudara W,&quot; jelasnya.


BACA JUGA:
Seorang Wanita Diduga Depresi Lantaran Followers Medsos Tak Kunjung Bertambah


Adapun dugaan sementara bahwa terlapor mengalami kekecewaan terhadap korban karena cintanya ditolak. Sedianya, kasus ini akan diupayakan proses mediasi antara korban dengan terlapor.

&quot;Ya kita akan usahakan untuk mediasi kalau ada miss komunikasi karena kalau dari awalnya itu kan ada kekecewaan yang cinta ditolak itu mungkin tidak diterima dan sebagainya, ya mungkin kita akan luruskan permasalahannya gitu. Kerugian korban Rp1 juta,&quot; ujar Yunli.Sebelumnya, viral di media sosial seorang wanita berinisial AS menjadi sasaran teror oder fiktif ojek online ke alamat rumah Kampung Bedah, Pabuaran Mekar, Cibinong, Kabupaten Bogor. Diduga wanita tersebut diteror usai tak merespons seorang pria berinisial W yang dikenal melalui media sosial.

Terlihat dalam unggahan laman Instagram @infodepok_id wanita berinisial AS sampai memasang selebaran untuk para pengemudi Ojol yang terkena order fiktif. AS pun mengaku mendapat sasaran order fiktif mencapai belasan kali.

&quot;Kronologinya ada cowo yang saya kenal dari medsos, ngaku dari Semarang. Dia penonton live tiktok. Kebetulan saya punya warung di rumah. Dia bilang mau jajan ke warung saya. Setelah saya mengenali beberapa bulan saya baru berani kirim serlok (share location) ke dia setelah itu saya gak pernah merespon dia,&quot; cerita kronologis dalam caption laman Instagram @infodepok_id dikutip MNC Portal Indonesia.</content:encoded></item></channel></rss>
