<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Silaturahmi Tokoh Agama, Mahfud MD Ingin Guru Ngaji dan Ponpes Sejahtera   </title><description>Mahfud MD mengatakan, Hari Guru Nasional menjadi momentum untuk menyatukan komitmen terhadap pembangunan pendidikan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/26/340/2927429/silaturahmi-tokoh-agama-mahfud-md-ingin-guru-ngaji-dan-ponpes-sejahtera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/26/340/2927429/silaturahmi-tokoh-agama-mahfud-md-ingin-guru-ngaji-dan-ponpes-sejahtera"/><item><title>Silaturahmi Tokoh Agama, Mahfud MD Ingin Guru Ngaji dan Ponpes Sejahtera   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/26/340/2927429/silaturahmi-tokoh-agama-mahfud-md-ingin-guru-ngaji-dan-ponpes-sejahtera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/26/340/2927429/silaturahmi-tokoh-agama-mahfud-md-ingin-guru-ngaji-dan-ponpes-sejahtera</guid><pubDate>Minggu 26 November 2023 11:53 WIB</pubDate><dc:creator>Arif Budianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/26/340/2927429/silaturahmi-tokoh-agama-mahfud-md-ingin-guru-ngaji-dan-ponpes-sejahtera-iPr7MlLU37.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/26/340/2927429/silaturahmi-tokoh-agama-mahfud-md-ingin-guru-ngaji-dan-ponpes-sejahtera-iPr7MlLU37.jpg</image><title>Mahfud MD. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8xLzE3NDE0Ni81L3g4cHc0MXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PONTIANAK - Menko Polhukam sekaligus Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang diusung Partai Perindo, Mahfud&amp;nbsp;MD&amp;nbsp;mengatakan, Hari Guru Nasional menjadi momentum untuk menyatukan komitmen terhadap pembangunan pendidikan.

&quot;Pemerataan pendidikan ini harus segera dilakukan. Selama ini pendidikan yang bagus terkonsentrasi di Pulau Jawa dan hanya di ibu kota provinsi di luar Jawa,&quot; kata&amp;nbsp;Mahfud&amp;nbsp;MD&amp;nbsp;usai menghadiri Silaturahmi Tokoh Madura dan Agama Kalimantan Barat di Rumah Adat Madura, Jalan Selat Panjang, kecamatan Pontianak Utara, Kalimantan Barat, Sabtu (25/11/2023).

BACA JUGA:


Keliling Kalbar, Mahfud MD Ajak Paslon Bertarung Secara Fair di Pilpres 2024&amp;nbsp;
Selain kualitas pendidikan yang belum merata, lanjut&amp;nbsp;Mahfud, kesejahteraan guru juga masih memprihatinkan. Banyak guru honorer kerja belasan tahun, gajinya masih sangat minim.

&quot;Tidak sampai Rp300 ribu. Tetapi mereka akan tetap mengabdi karena bangga menjadi guru. Tapi kita tidak boleh memeras tenaga orang. Kita harus perjuangkan,&quot; ungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Kesejahteraan guru dan pemerataan kualitas pendidikan, tegas&amp;nbsp;Mahfud, menjadi salah satu program utama Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud. Bukan hanya guru resmi di sekolah negeri, melainkan juga kesejahteraan guru ngaji, pengasuh pondok pesantren di sekolah-sekolah informal keagamaan.

BACA JUGA:


Didukung Hakka Kalbar, Mahfud MD : Dukungan Adalah Amanat dan Pengikat Batin&amp;nbsp;
&quot;Ustad-ustad di pesantren hingga marbot masjid. Itu tidak ada yang memikirkan. Kami akan susun programnya untuk menyentuh mereka,&quot; tambahnya.

Selain itu,&amp;nbsp;Mahfud&amp;nbsp;menyatakan, Pemerintah sebenarnya sudah punya instrumen yakni UU Pesantren. Juga penghargaan negara lewat Hari Santri Nasional atas jasa santri dan pondok pesantren yang turut membangun negara ini dengan penuh keikhlasan.

&quot;Pendidikan watak pesantren yakni kejujuran dan kesederhanaan ini harus terus disebarluaskan. Pemerintah sudah punya payungnya, nanti kita tinggal mengoptimalkannya,&quot; pungkas&amp;nbsp;Mahfud.
</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yMy8xLzE3NDE0Ni81L3g4cHc0MXE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
PONTIANAK - Menko Polhukam sekaligus Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang diusung Partai Perindo, Mahfud&amp;nbsp;MD&amp;nbsp;mengatakan, Hari Guru Nasional menjadi momentum untuk menyatukan komitmen terhadap pembangunan pendidikan.

&quot;Pemerataan pendidikan ini harus segera dilakukan. Selama ini pendidikan yang bagus terkonsentrasi di Pulau Jawa dan hanya di ibu kota provinsi di luar Jawa,&quot; kata&amp;nbsp;Mahfud&amp;nbsp;MD&amp;nbsp;usai menghadiri Silaturahmi Tokoh Madura dan Agama Kalimantan Barat di Rumah Adat Madura, Jalan Selat Panjang, kecamatan Pontianak Utara, Kalimantan Barat, Sabtu (25/11/2023).

BACA JUGA:


Keliling Kalbar, Mahfud MD Ajak Paslon Bertarung Secara Fair di Pilpres 2024&amp;nbsp;
Selain kualitas pendidikan yang belum merata, lanjut&amp;nbsp;Mahfud, kesejahteraan guru juga masih memprihatinkan. Banyak guru honorer kerja belasan tahun, gajinya masih sangat minim.

&quot;Tidak sampai Rp300 ribu. Tetapi mereka akan tetap mengabdi karena bangga menjadi guru. Tapi kita tidak boleh memeras tenaga orang. Kita harus perjuangkan,&quot; ungkap mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini.

Kesejahteraan guru dan pemerataan kualitas pendidikan, tegas&amp;nbsp;Mahfud, menjadi salah satu program utama Capres-Cawapres Ganjar-Mahfud. Bukan hanya guru resmi di sekolah negeri, melainkan juga kesejahteraan guru ngaji, pengasuh pondok pesantren di sekolah-sekolah informal keagamaan.

BACA JUGA:


Didukung Hakka Kalbar, Mahfud MD : Dukungan Adalah Amanat dan Pengikat Batin&amp;nbsp;
&quot;Ustad-ustad di pesantren hingga marbot masjid. Itu tidak ada yang memikirkan. Kami akan susun programnya untuk menyentuh mereka,&quot; tambahnya.

Selain itu,&amp;nbsp;Mahfud&amp;nbsp;menyatakan, Pemerintah sebenarnya sudah punya instrumen yakni UU Pesantren. Juga penghargaan negara lewat Hari Santri Nasional atas jasa santri dan pondok pesantren yang turut membangun negara ini dengan penuh keikhlasan.

&quot;Pendidikan watak pesantren yakni kejujuran dan kesederhanaan ini harus terus disebarluaskan. Pemerintah sudah punya payungnya, nanti kita tinggal mengoptimalkannya,&quot; pungkas&amp;nbsp;Mahfud.
</content:encoded></item></channel></rss>
