<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Imbas Banjir dan Longsor, Akses Jalan di Lereng Gunung Merbabu Masih Putus</title><description>Imbas Banjir dan Longsor, Akses Jalan di Lereng Gunung Merbabu Masih Putus
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/27/512/2927901/imbas-banjir-dan-longsor-akses-jalan-di-lereng-gunung-merbabu-masih-putus</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/27/512/2927901/imbas-banjir-dan-longsor-akses-jalan-di-lereng-gunung-merbabu-masih-putus"/><item><title>Imbas Banjir dan Longsor, Akses Jalan di Lereng Gunung Merbabu Masih Putus</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/27/512/2927901/imbas-banjir-dan-longsor-akses-jalan-di-lereng-gunung-merbabu-masih-putus</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/27/512/2927901/imbas-banjir-dan-longsor-akses-jalan-di-lereng-gunung-merbabu-masih-putus</guid><pubDate>Senin 27 November 2023 12:45 WIB</pubDate><dc:creator>Lurisa Lulu</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/27/512/2927901/imbas-banjir-dan-longsor-akses-jalan-di-lereng-gunung-merbabu-masih-putus-yqcbqUkqnA.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jalan di lereng Gunung Merbabu masih terputus akibat banjir di longsor. (iNews/Lurisa Lulu)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/27/512/2927901/imbas-banjir-dan-longsor-akses-jalan-di-lereng-gunung-merbabu-masih-putus-yqcbqUkqnA.jpg</image><title>Jalan di lereng Gunung Merbabu masih terputus akibat banjir di longsor. (iNews/Lurisa Lulu)</title></images><description>


SEMARANG &amp;ndash; Akses jalan yang menghubungkan dua desa di lereng Gunung Merbabu, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, masih terputus akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Sulitnya akses jalan untuk mendatangkan alat berat membuat petugas BPBD Kabupaten Semarang terpaksa hanya melakukan pembersihan bebatuan secara manual.

BACA JUGA:
Waspada! Banjir Rob Berpotensi Terjadi Sepekan ke Depan Akibat Fase Bulan Perigee&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda lereng Gunung Merbabu, akses utama yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang hingga Senin (27/11/2023) pagi ini masih terputus.

BACA JUGA:
Mobil Terjebak Banjir di Bogor, Pengemudi Wanita Dievakuasi

Akses jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan apapun, baik roda dua maupun empat. Hal ini lantaran banyaknya bebatuan berukuran besar dan material tanah yang menutup akses jalan.Sebagian aspal jalan bahkan telah ikut longsor sehingga sangat berbahaya jika dilintasi.

BACA JUGA:
Hujan Deras, Banjir Rendam 60 Rumah di Bogor

Salah seorang warga, Nadi, mengaku sangat kesulitan beraktivitas. Warga bahkan harus menggunakan dua kendaraan di ke dua ujung jalan jika ingin mengangkut barang.
Selain mengganggu aktivitas warga yang bekerja dan berladang, kondisi jalan rusak dan tertutup bebatuan juga mengganggu aktivitas anak-anak yang ingin bersekolah. Para siswa terpaksa harus memutar jalan lain dengan jarak mencapai 1 kilometer agar dapat sampai ke sekolah.</description><content:encoded>


SEMARANG &amp;ndash; Akses jalan yang menghubungkan dua desa di lereng Gunung Merbabu, Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang, Jawa Tengah, masih terputus akibat bencana banjir bandang dan tanah longsor.
Sulitnya akses jalan untuk mendatangkan alat berat membuat petugas BPBD Kabupaten Semarang terpaksa hanya melakukan pembersihan bebatuan secara manual.

BACA JUGA:
Waspada! Banjir Rob Berpotensi Terjadi Sepekan ke Depan Akibat Fase Bulan Perigee&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Sejak bencana banjir bandang dan tanah longsor melanda lereng Gunung Merbabu, akses utama yang menghubungkan dua desa di Kecamatan Getasan, Kabupaten Semarang hingga Senin (27/11/2023) pagi ini masih terputus.

BACA JUGA:
Mobil Terjebak Banjir di Bogor, Pengemudi Wanita Dievakuasi

Akses jalan tidak bisa dilalui oleh kendaraan apapun, baik roda dua maupun empat. Hal ini lantaran banyaknya bebatuan berukuran besar dan material tanah yang menutup akses jalan.Sebagian aspal jalan bahkan telah ikut longsor sehingga sangat berbahaya jika dilintasi.

BACA JUGA:
Hujan Deras, Banjir Rendam 60 Rumah di Bogor

Salah seorang warga, Nadi, mengaku sangat kesulitan beraktivitas. Warga bahkan harus menggunakan dua kendaraan di ke dua ujung jalan jika ingin mengangkut barang.
Selain mengganggu aktivitas warga yang bekerja dan berladang, kondisi jalan rusak dan tertutup bebatuan juga mengganggu aktivitas anak-anak yang ingin bersekolah. Para siswa terpaksa harus memutar jalan lain dengan jarak mencapai 1 kilometer agar dapat sampai ke sekolah.</content:encoded></item></channel></rss>
