<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenapa Israel Tidak Bisa Menangkap Abu Ubaidah?</title><description>Hamas terus berperang melawan tentara Zionis yang merebut tanah Palestina secara paksa.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/29/18/2929140/kenapa-israel-tidak-bisa-menangkap-abu-ubaidah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/29/18/2929140/kenapa-israel-tidak-bisa-menangkap-abu-ubaidah"/><item><title>Kenapa Israel Tidak Bisa Menangkap Abu Ubaidah?</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/29/18/2929140/kenapa-israel-tidak-bisa-menangkap-abu-ubaidah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/29/18/2929140/kenapa-israel-tidak-bisa-menangkap-abu-ubaidah</guid><pubDate>Rabu 29 November 2023 08:01 WIB</pubDate><dc:creator>Bertold Ananda</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/29/18/2929140/kenapa-israel-tidak-bisa-menangkap-abu-ubaidah-UBtaEMmvPe.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi Israel susah tangka[ Abu Ubaidah (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/29/18/2929140/kenapa-israel-tidak-bisa-menangkap-abu-ubaidah-UBtaEMmvPe.jpg</image><title>Ilustrasi Israel susah tangka[ Abu Ubaidah (Foto: Reuters)</title></images><description>JAKARTA - Mengulik kenapa Israel tidak bisa menangkap Abu Ubaidah yang merupakan juru bicara Al Qassam Hamas.
Apalagi pernyataan Abu Ubaidah yakni terus membuat Israel ketakutan. Dikarenakan Hamas terus berperang melawan tentara Zionis yang merebut tanah Palestina secara paksa.
Hal ini membuat Israel kesal dan ingin menangkap Abu Ubaidah. Sayangnya, penangkapan ini susah dilakukan oleh tentara Zionis, sehingga juru bicara Hamas masih tetap membuat mereka ketakutan.

BACA JUGA:
Serangan dan Bentrokan Militer Israel Terjadi di Tepi Barat

Lantas kenapa Israel tidak bisa menangkap Abu Ubaidah? Dilansir dari beberapa modul yang diterbitkan oleh Crsreport, bahwa tentara Hamas memang susah ditangkap dikarenakan sering berpindah-pindah dan pandai bersembunyi. Selain itu, wajah Abu Ubaidah yang belum diketahui membuat Israel kesulitan.

BACA JUGA:
5 Hari Gencatan Senjata di Gaza, 81 Sandera Dilepaskan dan 180 Tahanan Palestina Dibebaskan

Apalagi beberapa tentara Hamas selalu menggunakan penutup wajah agar tidak diketahui identitasnya.
Sebagai informasi, Abu Ubaida&amp;rdquo; telah muncul di layar sejak 7 Oktober, setelah Mohammad Al-Deif, komandan Al-Qassam, mengumumkan dimulainya operasi Banjir Al-Aqsa.
Intervensinya dilakukan setiap beberapa hari sekali, melalui rekaman pidato, mengenakan seragam tentara kamuflase hijau, dan mengenakan keffiyeh merah, untuk mempresentasikan posisi Al-Qassam dan berbicara tentang perkembangan dalam pertempuran tersebut.
Sejak dimulainya perang Israel di Jalur Gaza, Abu Ubaida telah muncul sebelum atau sesudah setiap posisi yang menentukan, dan telah mengelola perang media dengan profesionalisme yang luar biasa di hadapan juru bicara Israel, menurut pendukung Hamas dari Palestina.
&amp;ldquo;Abu Ubaida&amp;rdquo; dikenal pertama kali pada tahun 2002 sebagai salah satu petugas lapangan Al-Qassam.
Ia berbicara kepada hampir semua media dan konferensi pers, namun tidak pernah memperlihatkan wajahnya, mengikuti contoh mantan pemimpin Al-Qassam, Imad Aqel, yang dibunuh oleh Israel pada tahun 1993.
Pria tersebut berasal dari kota Naalia di Gaza, yang diduduki Israel pada tahun 1948, dan sekarang tinggal di Jabalia, timur laut Gaza, menurut informasi terbatas yang bersumber dari Israel. Rumahnya dibom beberapa kali, pada tahun 2008, 2012, 2014, dan pada perang saat ini di Gaza.
Abu Ubaida&amp;rdquo; sebelumnya memiliki akun di Twitter (saat ini X), dan satu lagi di Facebook, sebelum ditutup. Saat ini, ia mempublikasikan pesan-pesannya di situs resmi Al-Qassam dan menggunakan aplikasi Telegram dan saluran &amp;ldquo;Al-Aqsa&amp;rdquo; yang berafiliasi dengan Hamas untuk menyiarkan videonya, yang diterbitkan ulang oleh berbagai saluran satelit dan media.

</description><content:encoded>JAKARTA - Mengulik kenapa Israel tidak bisa menangkap Abu Ubaidah yang merupakan juru bicara Al Qassam Hamas.
Apalagi pernyataan Abu Ubaidah yakni terus membuat Israel ketakutan. Dikarenakan Hamas terus berperang melawan tentara Zionis yang merebut tanah Palestina secara paksa.
Hal ini membuat Israel kesal dan ingin menangkap Abu Ubaidah. Sayangnya, penangkapan ini susah dilakukan oleh tentara Zionis, sehingga juru bicara Hamas masih tetap membuat mereka ketakutan.

BACA JUGA:
Serangan dan Bentrokan Militer Israel Terjadi di Tepi Barat

Lantas kenapa Israel tidak bisa menangkap Abu Ubaidah? Dilansir dari beberapa modul yang diterbitkan oleh Crsreport, bahwa tentara Hamas memang susah ditangkap dikarenakan sering berpindah-pindah dan pandai bersembunyi. Selain itu, wajah Abu Ubaidah yang belum diketahui membuat Israel kesulitan.

BACA JUGA:
5 Hari Gencatan Senjata di Gaza, 81 Sandera Dilepaskan dan 180 Tahanan Palestina Dibebaskan

Apalagi beberapa tentara Hamas selalu menggunakan penutup wajah agar tidak diketahui identitasnya.
Sebagai informasi, Abu Ubaida&amp;rdquo; telah muncul di layar sejak 7 Oktober, setelah Mohammad Al-Deif, komandan Al-Qassam, mengumumkan dimulainya operasi Banjir Al-Aqsa.
Intervensinya dilakukan setiap beberapa hari sekali, melalui rekaman pidato, mengenakan seragam tentara kamuflase hijau, dan mengenakan keffiyeh merah, untuk mempresentasikan posisi Al-Qassam dan berbicara tentang perkembangan dalam pertempuran tersebut.
Sejak dimulainya perang Israel di Jalur Gaza, Abu Ubaida telah muncul sebelum atau sesudah setiap posisi yang menentukan, dan telah mengelola perang media dengan profesionalisme yang luar biasa di hadapan juru bicara Israel, menurut pendukung Hamas dari Palestina.
&amp;ldquo;Abu Ubaida&amp;rdquo; dikenal pertama kali pada tahun 2002 sebagai salah satu petugas lapangan Al-Qassam.
Ia berbicara kepada hampir semua media dan konferensi pers, namun tidak pernah memperlihatkan wajahnya, mengikuti contoh mantan pemimpin Al-Qassam, Imad Aqel, yang dibunuh oleh Israel pada tahun 1993.
Pria tersebut berasal dari kota Naalia di Gaza, yang diduduki Israel pada tahun 1948, dan sekarang tinggal di Jabalia, timur laut Gaza, menurut informasi terbatas yang bersumber dari Israel. Rumahnya dibom beberapa kali, pada tahun 2008, 2012, 2014, dan pada perang saat ini di Gaza.
Abu Ubaida&amp;rdquo; sebelumnya memiliki akun di Twitter (saat ini X), dan satu lagi di Facebook, sebelum ditutup. Saat ini, ia mempublikasikan pesan-pesannya di situs resmi Al-Qassam dan menggunakan aplikasi Telegram dan saluran &amp;ldquo;Al-Aqsa&amp;rdquo; yang berafiliasi dengan Hamas untuk menyiarkan videonya, yang diterbitkan ulang oleh berbagai saluran satelit dan media.

</content:encoded></item></channel></rss>
