<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Batal Terbang ke KTT Iklim di Dubai, Paus Fransiskus Sakit Flu dan Radang Paru-Paru</title><description>Paus setuju untuk tidak melakukan perjalanan &amp;ldquo;dengan sangat menyesal&amp;rdquo; setelah diminta oleh dokternya untuk tidak pergi.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/29/18/2929234/batal-terbang-ke-ktt-iklim-di-dubai-paus-fransiskus-sakit-flu-dan-radang-paru-paru</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/29/18/2929234/batal-terbang-ke-ktt-iklim-di-dubai-paus-fransiskus-sakit-flu-dan-radang-paru-paru"/><item><title>Batal Terbang ke KTT Iklim di Dubai, Paus Fransiskus Sakit Flu dan Radang Paru-Paru</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/29/18/2929234/batal-terbang-ke-ktt-iklim-di-dubai-paus-fransiskus-sakit-flu-dan-radang-paru-paru</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/29/18/2929234/batal-terbang-ke-ktt-iklim-di-dubai-paus-fransiskus-sakit-flu-dan-radang-paru-paru</guid><pubDate>Rabu 29 November 2023 11:14 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/29/18/2929234/batal-terbang-ke-ktt-iklim-di-dubai-paus-fransiskus-sakit-flu-dan-radang-paru-paru-9LXjs9vJ6W.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Paus Fransiskus tak jadi terbang ke KTT iklim karena influenza dan radang paru-paru (Foto: Reuters)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/29/18/2929234/batal-terbang-ke-ktt-iklim-di-dubai-paus-fransiskus-sakit-flu-dan-radang-paru-paru-9LXjs9vJ6W.jpg</image><title>Paus Fransiskus tak jadi terbang ke KTT iklim karena influenza dan radang paru-paru (Foto: Reuters)</title></images><description>VATIKAN &amp;ndash; Paus Fransiskus telah membatalkan perjalanannya ke KTT iklim COP28 di Dubai karena influenza dan radang paru-paru.
Vatikan mengatakan Paus, 86 tahun, dijadwalkan memulai kunjungan tiga hari pada Jumat (1/12/2023).

Sebelumnya pada Selasa (28/11/2023), Vatikan mengatakan dia berencana untuk melanjutkan perjalanannya meskipun dia sakit selama akhir pekan.


BACA JUGA:
Paus Fransiskus: Konflik Hamas-Israel Telah Lampaui Perang, Menjadi Terorisme

Paus setuju untuk tidak melakukan perjalanan &amp;ldquo;dengan sangat menyesal&amp;rdquo; setelah diminta oleh dokternya untuk tidak pergi.

BACA JUGA:
Paus Fransiskus Pecat Uskup Texas Usai Kritik Reformasi Gereja Katolik

&amp;ldquo;Meskipun kondisi klinis umum Bapa Suci telah membaik sehubungan dengan flu dan radang saluran pernapasan, para dokter telah meminta Paus untuk tidak melakukan perjalanan yang direncanakan dalam beberapa hari mendatang ke Dubai,&amp;rdquo; kata Vatikan, dikutip BBC.

Pada Sabtu (25/11/2023), Paus membatalkan acara karena apa yang disebut Vatikan sebagai &amp;ldquo;gejala flu ringan&amp;rdquo;. Dia menjalani CT scan yang menyingkirkan kemungkinan adanya pneumonia tetapi menunjukkan beberapa peradangan.

Untuk pemberkatan mingguan dan pesan hari Minggu, dia tampak duduk di kapel kediamannya, bukan di Lapangan Santo Petrus. Sedangkan seorang ajudan terlihat membaca pesannya dan perban yang memegang selang infus terlihat di tangannya.

Paus Fransiskus mengalami beberapa masalah kesehatan tahun ini. Dia dirawat di rumah sakit karena bronkitis pada Maret lalu dan menjalani operasi perut karena hernia pada Juni lalu.
Di Dubai, Paus diperkirakan akan mengkritik negara-negara karena kurangnya tindakan terhadap perubahan iklim dan berupaya membujuk mereka untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.



Vatikan mengatakan dia masih ingin menjadi bagian dari diskusi tersebut.



Paus telah menjadikan lingkungan hidup sebagai pilar utama kepausannya dan bulan lalu memperingatkan bahwa dunia sedang &amp;ldquo;runtuh&amp;rdquo; karena perubahan iklim dan mungkin &amp;ldquo;mendekati titik puncaknya&amp;rdquo;.



Para pemimpin dunia akan membahas penanggulangan perubahan iklim pada pertemuan puncak besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Uni Emirat Arab (UEA) mulai Jumat (1/12/2023) hingga 12 Desember mendatang.



Lebih dari 200 pemerintah diundang bersama dengan badan amal, kelompok masyarakat, lembaga pemikir, dan dunia usaha.

</description><content:encoded>VATIKAN &amp;ndash; Paus Fransiskus telah membatalkan perjalanannya ke KTT iklim COP28 di Dubai karena influenza dan radang paru-paru.
Vatikan mengatakan Paus, 86 tahun, dijadwalkan memulai kunjungan tiga hari pada Jumat (1/12/2023).

Sebelumnya pada Selasa (28/11/2023), Vatikan mengatakan dia berencana untuk melanjutkan perjalanannya meskipun dia sakit selama akhir pekan.


BACA JUGA:
Paus Fransiskus: Konflik Hamas-Israel Telah Lampaui Perang, Menjadi Terorisme

Paus setuju untuk tidak melakukan perjalanan &amp;ldquo;dengan sangat menyesal&amp;rdquo; setelah diminta oleh dokternya untuk tidak pergi.

BACA JUGA:
Paus Fransiskus Pecat Uskup Texas Usai Kritik Reformasi Gereja Katolik

&amp;ldquo;Meskipun kondisi klinis umum Bapa Suci telah membaik sehubungan dengan flu dan radang saluran pernapasan, para dokter telah meminta Paus untuk tidak melakukan perjalanan yang direncanakan dalam beberapa hari mendatang ke Dubai,&amp;rdquo; kata Vatikan, dikutip BBC.

Pada Sabtu (25/11/2023), Paus membatalkan acara karena apa yang disebut Vatikan sebagai &amp;ldquo;gejala flu ringan&amp;rdquo;. Dia menjalani CT scan yang menyingkirkan kemungkinan adanya pneumonia tetapi menunjukkan beberapa peradangan.

Untuk pemberkatan mingguan dan pesan hari Minggu, dia tampak duduk di kapel kediamannya, bukan di Lapangan Santo Petrus. Sedangkan seorang ajudan terlihat membaca pesannya dan perban yang memegang selang infus terlihat di tangannya.

Paus Fransiskus mengalami beberapa masalah kesehatan tahun ini. Dia dirawat di rumah sakit karena bronkitis pada Maret lalu dan menjalani operasi perut karena hernia pada Juni lalu.
Di Dubai, Paus diperkirakan akan mengkritik negara-negara karena kurangnya tindakan terhadap perubahan iklim dan berupaya membujuk mereka untuk mengurangi emisi gas rumah kaca.



Vatikan mengatakan dia masih ingin menjadi bagian dari diskusi tersebut.



Paus telah menjadikan lingkungan hidup sebagai pilar utama kepausannya dan bulan lalu memperingatkan bahwa dunia sedang &amp;ldquo;runtuh&amp;rdquo; karena perubahan iklim dan mungkin &amp;ldquo;mendekati titik puncaknya&amp;rdquo;.



Para pemimpin dunia akan membahas penanggulangan perubahan iklim pada pertemuan puncak besar Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di Uni Emirat Arab (UEA) mulai Jumat (1/12/2023) hingga 12 Desember mendatang.



Lebih dari 200 pemerintah diundang bersama dengan badan amal, kelompok masyarakat, lembaga pemikir, dan dunia usaha.

</content:encoded></item></channel></rss>
