<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kominfo Deteksi 96 Isu Hoaks Pemilu pada Juli-November 2023</title><description>Kominfo Deteksi 96 Isu Hoaks Pemilu pada Juli-November 2023
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/29/337/2929125/kominfo-deteksi-96-isu-hoaks-pemilu-pada-juli-november-2023</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/29/337/2929125/kominfo-deteksi-96-isu-hoaks-pemilu-pada-juli-november-2023"/><item><title>Kominfo Deteksi 96 Isu Hoaks Pemilu pada Juli-November 2023</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/29/337/2929125/kominfo-deteksi-96-isu-hoaks-pemilu-pada-juli-november-2023</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/29/337/2929125/kominfo-deteksi-96-isu-hoaks-pemilu-pada-juli-november-2023</guid><pubDate>Rabu 29 November 2023 07:30 WIB</pubDate><dc:creator>Felldy Utama</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/29/337/2929125/kominfo-deteksi-96-isu-hoaks-pemilu-pada-juli-november-2023-0O0NNbjNGm.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Kominfo temukan 96 hoaks pemilu pada periode Juli-November 2023. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/29/337/2929125/kominfo-deteksi-96-isu-hoaks-pemilu-pada-juli-november-2023-0O0NNbjNGm.jpg</image><title>Kominfo temukan 96 hoaks pemilu pada periode Juli-November 2023. (Ist)</title></images><description>

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan akan terus melakukan fungsi pengawasannya terhadap konten-konten yang berisikan isu hoaks terkait Pemilihan Umum (Pemilu). Tercatat, terdapat sebanyak 96 isu hoaks di ruang digital selama periode Juli-November 2023.


&quot;Sejak 17 Juli-26 November, Kominfo telah menemukan 96 isu hoaks yang tersebar di 355 konten,&quot; kata Menkominfo Budi Arie Setiadi, dikutip Rabu (29/11/2023).


Ia menyampaikan, khusus pada November 2023, Kominfo sudah menemukan 39 isu hoaks terkait pemilu yang beredar di ruang digital.


Dia memastikan, Kementerian yang dipimpinnya telah mengambil tindakan atas penyebaran konten-konten hoaks tersebut.







BACA JUGA:
Wujudkan Pemilu Damai 2024, Menkominfo Ajak Masyarakat Terapkan Tiga Langkah Cegah Hoaks













&quot;Kami sudah mentakedown 290 konten, sedangkan 65 konten lain sedang diproses,&quot; ujarnya.






BACA JUGA:


Gandeng KPU, TikTok Akan Hapus Video Hoaks saat Masa Kampanye Pemilu 2024&amp;nbsp;












&quot;Kondisi ini harus menjadi perhatian kita sesama, karena berbagai konten negatif mulai konten mengandung hoaks, ujaran kebencian, sudah banyak ditemui dan mengancam persatuan kita,&quot; tuturnya.


</description><content:encoded>

JAKARTA - Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) memastikan akan terus melakukan fungsi pengawasannya terhadap konten-konten yang berisikan isu hoaks terkait Pemilihan Umum (Pemilu). Tercatat, terdapat sebanyak 96 isu hoaks di ruang digital selama periode Juli-November 2023.


&quot;Sejak 17 Juli-26 November, Kominfo telah menemukan 96 isu hoaks yang tersebar di 355 konten,&quot; kata Menkominfo Budi Arie Setiadi, dikutip Rabu (29/11/2023).


Ia menyampaikan, khusus pada November 2023, Kominfo sudah menemukan 39 isu hoaks terkait pemilu yang beredar di ruang digital.


Dia memastikan, Kementerian yang dipimpinnya telah mengambil tindakan atas penyebaran konten-konten hoaks tersebut.







BACA JUGA:
Wujudkan Pemilu Damai 2024, Menkominfo Ajak Masyarakat Terapkan Tiga Langkah Cegah Hoaks













&quot;Kami sudah mentakedown 290 konten, sedangkan 65 konten lain sedang diproses,&quot; ujarnya.






BACA JUGA:


Gandeng KPU, TikTok Akan Hapus Video Hoaks saat Masa Kampanye Pemilu 2024&amp;nbsp;












&quot;Kondisi ini harus menjadi perhatian kita sesama, karena berbagai konten negatif mulai konten mengandung hoaks, ujaran kebencian, sudah banyak ditemui dan mengancam persatuan kita,&quot; tuturnya.


</content:encoded></item></channel></rss>
