<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sukabumi Mati Listrik Serentak, PLN: Upaya Penormalan Terus Kami Lakukan   </title><description>Pihak PLN terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan di wilayah tersebut.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/29/525/2929742/sukabumi-mati-listrik-serentak-pln-upaya-penormalan-terus-kami-lakukan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/29/525/2929742/sukabumi-mati-listrik-serentak-pln-upaya-penormalan-terus-kami-lakukan"/><item><title>Sukabumi Mati Listrik Serentak, PLN: Upaya Penormalan Terus Kami Lakukan   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/29/525/2929742/sukabumi-mati-listrik-serentak-pln-upaya-penormalan-terus-kami-lakukan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/29/525/2929742/sukabumi-mati-listrik-serentak-pln-upaya-penormalan-terus-kami-lakukan</guid><pubDate>Rabu 29 November 2023 21:59 WIB</pubDate><dc:creator>Ilham Nugraha</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/29/525/2929742/sukabumi-mati-listrik-serentak-pln-upaya-penormalan-terus-kami-lakukan-PnTWJCZL6J.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi. (Foto: Dok PLN)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/29/525/2929742/sukabumi-mati-listrik-serentak-pln-upaya-penormalan-terus-kami-lakukan-PnTWJCZL6J.jpeg</image><title>Ilustrasi. (Foto: Dok PLN)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDM3NC81L3g4cTF0YnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUKABUMI&amp;nbsp;- General Manager PLN UID Jawa Barat Susiana Mutia memohon maaf atas pemadaman listrik serentak yang terjadi di seluruh kota/Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/11/2023) malam. Pihaknya terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan di wilayah tersebut.

&amp;ldquo;Saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan,&quot; kata Susiana Mutia dalam keterangannya.

Ia menyebutkan, di Jawa Barat, terjadi gangguan pada sisi pembangkit mengakibatkan padamnya sejumlah area seperti Cianjur, Sukabumi dan Bogor.

BACA JUGA:


Sukabumi Gelap Gulita: Mati Listrik Serentak Rabu Malam&amp;nbsp;
&quot;Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,&quot; ucap Susiana.

Menurut Susiana, saat ini PLN telah melakukan upaya pengalihan beban kelistrikan, Selanjutnya tim teknis PLN akan melakukan asesmen kondisi pengaturan beban dari UP2B untuk meminimalkan pemadaman.

Adapun gangguan terjadi pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Palabuhanratu dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Salak.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mati Lampu dan Gempa, Warga Sukabumi Diterjang Kecemasan Serentak

Gangguan pada sistem kelistrikan dimulai pada pukul 19.43 WIB ketika PLTU Palabuhanratu mengalami trip pada beban 300 MW. Hal ini menyebabkan padamnya cahaya di seluruh penjuru kota/Kabupaten Sukabumi.&amp;nbsp;

Informasi ini disampaikan melalui keterangan Dispatcher JCC, yang tersebar di grup perpesanan whatsapp yang mengonfirmasi insiden tersebut. Menurut keterangannya, gangguan ini disebabkan oleh trip pada PLTU Pratu #1, #2, dan #3 pada waktu yang bersamaan.&amp;nbsp;Selain PLTU Pratu, PLTP Salak juga dilaporkan mengalami trip pada pukul 19.43 WIB, menyisakan kota/Kabupaten Sukabumi dalam kondisi tanpa listrik.



Namun, sampai saat ini belum ada informasi resmi terkait penyebab pasti dari gangguan ini, dan pihak berwenang tengah berupaya memulihkan pasokan listrik secepat mungkin.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDM3NC81L3g4cTF0YnE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
SUKABUMI&amp;nbsp;- General Manager PLN UID Jawa Barat Susiana Mutia memohon maaf atas pemadaman listrik serentak yang terjadi di seluruh kota/Kabupaten Sukabumi, Rabu (29/11/2023) malam. Pihaknya terus berupaya melakukan penormalan kelistrikan di wilayah tersebut.

&amp;ldquo;Saat ini upaya penormalan terus kami lakukan, bahkan beberapa Gardu Induk sudah mulai berhasil dilakukan penyalaan,&quot; kata Susiana Mutia dalam keterangannya.

Ia menyebutkan, di Jawa Barat, terjadi gangguan pada sisi pembangkit mengakibatkan padamnya sejumlah area seperti Cianjur, Sukabumi dan Bogor.

BACA JUGA:


Sukabumi Gelap Gulita: Mati Listrik Serentak Rabu Malam&amp;nbsp;
&quot;Sekali lagi kami mohon maaf dan pengertian seluruh pelanggan yang terdampak akibat gangguan ini, kami berjanji akan melakukan dan mengerahkan upaya semaksimal mungkin untuk memperbaiki sistem agar listrik kembali normal,&quot; ucap Susiana.

Menurut Susiana, saat ini PLN telah melakukan upaya pengalihan beban kelistrikan, Selanjutnya tim teknis PLN akan melakukan asesmen kondisi pengaturan beban dari UP2B untuk meminimalkan pemadaman.

Adapun gangguan terjadi pada Pembangkit Listrik Tenaga Uap (PLTU) Palabuhanratu dan Pembangkit Listrik Tenaga Panas Bumi (PLTP) Salak.&amp;nbsp;
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Mati Lampu dan Gempa, Warga Sukabumi Diterjang Kecemasan Serentak

Gangguan pada sistem kelistrikan dimulai pada pukul 19.43 WIB ketika PLTU Palabuhanratu mengalami trip pada beban 300 MW. Hal ini menyebabkan padamnya cahaya di seluruh penjuru kota/Kabupaten Sukabumi.&amp;nbsp;

Informasi ini disampaikan melalui keterangan Dispatcher JCC, yang tersebar di grup perpesanan whatsapp yang mengonfirmasi insiden tersebut. Menurut keterangannya, gangguan ini disebabkan oleh trip pada PLTU Pratu #1, #2, dan #3 pada waktu yang bersamaan.&amp;nbsp;Selain PLTU Pratu, PLTP Salak juga dilaporkan mengalami trip pada pukul 19.43 WIB, menyisakan kota/Kabupaten Sukabumi dalam kondisi tanpa listrik.



Namun, sampai saat ini belum ada informasi resmi terkait penyebab pasti dari gangguan ini, dan pihak berwenang tengah berupaya memulihkan pasokan listrik secepat mungkin.

</content:encoded></item></channel></rss>
