<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Wapres Ingatkan Waspada terhadap Hoaks pada Pemilu 2024</title><description>Wapres Ingatkan Waspada Hoaks apada Pemilu 2024
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/30/337/2929843/wapres-ingatkan-waspada-terhadap-hoaks-pada-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/30/337/2929843/wapres-ingatkan-waspada-terhadap-hoaks-pada-pemilu-2024"/><item><title>Wapres Ingatkan Waspada terhadap Hoaks pada Pemilu 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/30/337/2929843/wapres-ingatkan-waspada-terhadap-hoaks-pada-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/30/337/2929843/wapres-ingatkan-waspada-terhadap-hoaks-pada-pemilu-2024</guid><pubDate>Kamis 30 November 2023 07:52 WIB</pubDate><dc:creator>Binti Mufarida</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/30/337/2929843/wapres-ingatkan-waspada-terhadap-hoaks-pada-pemilu-2024-A4mKBtBHwf.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Wapres KH Ma'ruf Amin ingatkan waspada terhadap hoaks saat Pemilu 2024. (Dok Setwapres)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/30/337/2929843/wapres-ingatkan-waspada-terhadap-hoaks-pada-pemilu-2024-A4mKBtBHwf.jpg</image><title>Wapres KH Ma'ruf Amin ingatkan waspada terhadap hoaks saat Pemilu 2024. (Dok Setwapres)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDM4NC81L3g4cTF2YzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengingatkan kepada masyarakat Indonesia untuk waspada terhadap informasi hoaks dan menyesatkan saat Kampanye Pemilihan umum (Pemilu) 2024.



Hal itu diungkapkan Wapres saat dialog dengan masyarakat Indonesia yang ada di Sarawak, Malaysia dan sekitarnya. Dialog digelar di Ballroom Hotel Pullman Kuching, Sarawak, Malaysia.



&amp;ldquo;Soal pemilu ini yang sebentar lagi, hari-hari ini sudah mulai kampanye. Pesan saya, hati-hati terhadap informasi-informasi yang menyesatkan, banyak hoaks dan informasi-informasi yang tidak benar,&amp;rdquo; ujar Wapres dalam keterangan resminya, Kamis (30/11/2023).



Wapres menekankan agar masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang berpotensi diterima, baik dari media sosial maupun pesan berantai yang diterima di gawai pribadi.



&amp;ldquo;Jangan mudah menerima semua berita,&amp;rdquo; ucap Wapres.







BACA JUGA:
Kominfo Deteksi 96 Isu Hoaks Pemilu pada Juli-November 2023














Selanjutnya, Wapres menyebutkan, perbedaan merupakan hal yang wajar dalam penyelenggaraan pemilihan umum, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat menerima keberagaman dalam menentukan pilihan.



&amp;ldquo;Namanya pemilihan, pemilu itu harus ada perbedaan. Perbedaan itu niscaya, jadi kalau berbeda pilihan itu tidak masalah. Karena memang pemilu itu untuk memilih yang disukai,&amp;rdquo; jelas Wapres.







BACA JUGA:
Ciptakan Pemilu Damai, Partai Perindo Serukan Relawan Ganjar-Mahfud Lawan Hoaks















Pada kesempatan yang sama, Wapres menekankan prinsip agar masyarakat dapat menyaring informasi terlebih dahulu sebelum disebarluaskan, serta menerapkan konsep tabayyun atau mengecek informasi agar informasi yang disampaikan teruji validitasnya.



&amp;ldquo;Bangsa kita mudah terbelah kalau terprovokasi. Kita harus saring sebelum sharing,&amp;rdquo; sebut Wapres.







&amp;ldquo;Kalau di agama itu diajarkan supaya tabayyun, cek, teliti dulu layak atau tidak. Sebab kalau tidak, tahu-tahu sharing padahal bohong, nanti akan menyesal karena menuduh pihak lain dengan tidak benar. Itu perintah Alquran seperti itu,&amp;rdquo; tuturnya.







BACA JUGA:
Wapres ke KSAD Jenderal Maruli: Jangan Sampai Ada Gangguan di Pemilu 2024





















Adapun pernyataan dari Wapres tersebut menanggapi salah satu perwakilan masyarakat Indonesia saat sesi dialog yang menanyakan solusi agar masyarakat dapat mengetahui kebenaran dari sebuah informasi.







&amp;ldquo;Kami sebagai penerima berita, pembaca, kalau menurut kami oke, kami sharing. Tapi, untuk mengetahui kebenaran atau tidak, terkadang kami tidak tahu harus di mana mencari kebenaran berita,&amp;rdquo; ujarnya.





</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOS8xLzE3NDM4NC81L3g4cTF2YzY=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Wakil Presiden (Wapres) Ma&amp;rsquo;ruf Amin mengingatkan kepada masyarakat Indonesia untuk waspada terhadap informasi hoaks dan menyesatkan saat Kampanye Pemilihan umum (Pemilu) 2024.



Hal itu diungkapkan Wapres saat dialog dengan masyarakat Indonesia yang ada di Sarawak, Malaysia dan sekitarnya. Dialog digelar di Ballroom Hotel Pullman Kuching, Sarawak, Malaysia.



&amp;ldquo;Soal pemilu ini yang sebentar lagi, hari-hari ini sudah mulai kampanye. Pesan saya, hati-hati terhadap informasi-informasi yang menyesatkan, banyak hoaks dan informasi-informasi yang tidak benar,&amp;rdquo; ujar Wapres dalam keterangan resminya, Kamis (30/11/2023).



Wapres menekankan agar masyarakat tidak menelan mentah-mentah informasi yang berpotensi diterima, baik dari media sosial maupun pesan berantai yang diterima di gawai pribadi.



&amp;ldquo;Jangan mudah menerima semua berita,&amp;rdquo; ucap Wapres.







BACA JUGA:
Kominfo Deteksi 96 Isu Hoaks Pemilu pada Juli-November 2023














Selanjutnya, Wapres menyebutkan, perbedaan merupakan hal yang wajar dalam penyelenggaraan pemilihan umum, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir dan dapat menerima keberagaman dalam menentukan pilihan.



&amp;ldquo;Namanya pemilihan, pemilu itu harus ada perbedaan. Perbedaan itu niscaya, jadi kalau berbeda pilihan itu tidak masalah. Karena memang pemilu itu untuk memilih yang disukai,&amp;rdquo; jelas Wapres.







BACA JUGA:
Ciptakan Pemilu Damai, Partai Perindo Serukan Relawan Ganjar-Mahfud Lawan Hoaks















Pada kesempatan yang sama, Wapres menekankan prinsip agar masyarakat dapat menyaring informasi terlebih dahulu sebelum disebarluaskan, serta menerapkan konsep tabayyun atau mengecek informasi agar informasi yang disampaikan teruji validitasnya.



&amp;ldquo;Bangsa kita mudah terbelah kalau terprovokasi. Kita harus saring sebelum sharing,&amp;rdquo; sebut Wapres.







&amp;ldquo;Kalau di agama itu diajarkan supaya tabayyun, cek, teliti dulu layak atau tidak. Sebab kalau tidak, tahu-tahu sharing padahal bohong, nanti akan menyesal karena menuduh pihak lain dengan tidak benar. Itu perintah Alquran seperti itu,&amp;rdquo; tuturnya.







BACA JUGA:
Wapres ke KSAD Jenderal Maruli: Jangan Sampai Ada Gangguan di Pemilu 2024





















Adapun pernyataan dari Wapres tersebut menanggapi salah satu perwakilan masyarakat Indonesia saat sesi dialog yang menanyakan solusi agar masyarakat dapat mengetahui kebenaran dari sebuah informasi.







&amp;ldquo;Kami sebagai penerima berita, pembaca, kalau menurut kami oke, kami sharing. Tapi, untuk mengetahui kebenaran atau tidak, terkadang kami tidak tahu harus di mana mencari kebenaran berita,&amp;rdquo; ujarnya.





</content:encoded></item></channel></rss>
