<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Beri Atensi Kebebasan Beribadah Minoritas, Mahfud MD: Negara Hadir Jamin Hak Konstitusional</title><description>Beri Atensi Kebebasan Beribadah Minoritas, Mahfud MD: Negara Hadir Jamin Hak Konstitusional</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/30/337/2930033/beri-atensi-kebebasan-beribadah-minoritas-mahfud-md-negara-hadir-jamin-hak-konstitusional</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/11/30/337/2930033/beri-atensi-kebebasan-beribadah-minoritas-mahfud-md-negara-hadir-jamin-hak-konstitusional"/><item><title>Beri Atensi Kebebasan Beribadah Minoritas, Mahfud MD: Negara Hadir Jamin Hak Konstitusional</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/11/30/337/2930033/beri-atensi-kebebasan-beribadah-minoritas-mahfud-md-negara-hadir-jamin-hak-konstitusional</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/11/30/337/2930033/beri-atensi-kebebasan-beribadah-minoritas-mahfud-md-negara-hadir-jamin-hak-konstitusional</guid><pubDate>Kamis 30 November 2023 13:03 WIB</pubDate><dc:creator>Erha Aprili Ramadhoni</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/11/30/337/2930033/beri-atensi-kebebasan-beribadah-minoritas-mahfud-md-negara-hadir-jamin-hak-konstitusional-8cqHaqaTSD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD. (Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/11/30/337/2930033/beri-atensi-kebebasan-beribadah-minoritas-mahfud-md-negara-hadir-jamin-hak-konstitusional-8cqHaqaTSD.jpg</image><title>Mahfud MD. (Ist)</title></images><description>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOC8xLzE3NDM1NS81L3g4cTEzMDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


TANGERANG - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD, menjawab rasa keprihatinan soal maraknya gangguan kebebasan beribadah yang dialami kelompok minoritas. Meski begitu, kata Mahfud, negara terus berupaya hadir untuk menjamin hak konstitusional.

Hal ini diungkapkan Mahfud saat menjadi pembicara dalam seminar kebangsaan yang diinisiasi Kampus Universitas Buddhi Dharma (UBD), Kota Tangerang,&amp;nbsp;Banten, Rabu (29/11/2023).

Salah satu peserta bernama Dina mengungkapkan kegundahannya mengenai gangguan beribadah yang marak terjadi.

&quot;Kenapa ada orang mengganggu orang beribadah, Mbak Dina, yang mengganggu orang beribadah itu banyak dan kami tangkap orangnya, enggak dibiarin,&quot; kata Mahfud MD.

Menurut Mahfud, negara wajib hadir untuk menjamin kebebasan beragama dan beribadah warga diberikan dengan baik. Kondusivitas ini perlu dijaga mengingat Indonesia merupakan negara yang terdiri atas keberagaman agama dan bangsa.







BACA JUGA:
Hadapi Pemilu, Mahfud MD Ingatkan Jangan Buang Kesempatan untuk Memilih



















&quot;Ini negara hukum bahwa itu masih ada di mana-mana ada, tapi negara tidak diam, negara harus turun,&quot; ucap Mahfud.







BACA JUGA:
Mahfud MD Jamin Semua Agama Bebas Bangun Rumah Ibadah&amp;nbsp; &amp;nbsp;










Menko Polhukam ini memberikan contoh kasus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor Barat, Jawa Barat yang memiliki kapasitas 300 jemaat.

Pada April 2023, Mahfud MD menjadi salah satu penggerak untuk menyelesaikan perizinan dan peresmian gereja itu setelah 15 tahun berkonflik dengan warga sekitar.








BACA JUGA:
Jadi Pembicara di Depan Mahasiswa, Mahfud MD Tegaskan Bukan Kampanye















&quot;Gereja Yasmin berapa belas tahun sudah diputus sejak zaman sebelum Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) menjadi kampanye ketika juga Pak SBY akan diselesaikan, ndak selesai. Saya yang selesaikan bersama wali kota Bogor yang sekarang ini, buka! Saya yang meresmikan, resmi. Karena harus dilindungi orang beribadah,&quot; ucap dia.



</description><content:encoded>

&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8yOC8xLzE3NDM1NS81L3g4cTEzMDM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


TANGERANG - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) RI, Mahfud MD, menjawab rasa keprihatinan soal maraknya gangguan kebebasan beribadah yang dialami kelompok minoritas. Meski begitu, kata Mahfud, negara terus berupaya hadir untuk menjamin hak konstitusional.

Hal ini diungkapkan Mahfud saat menjadi pembicara dalam seminar kebangsaan yang diinisiasi Kampus Universitas Buddhi Dharma (UBD), Kota Tangerang,&amp;nbsp;Banten, Rabu (29/11/2023).

Salah satu peserta bernama Dina mengungkapkan kegundahannya mengenai gangguan beribadah yang marak terjadi.

&quot;Kenapa ada orang mengganggu orang beribadah, Mbak Dina, yang mengganggu orang beribadah itu banyak dan kami tangkap orangnya, enggak dibiarin,&quot; kata Mahfud MD.

Menurut Mahfud, negara wajib hadir untuk menjamin kebebasan beragama dan beribadah warga diberikan dengan baik. Kondusivitas ini perlu dijaga mengingat Indonesia merupakan negara yang terdiri atas keberagaman agama dan bangsa.







BACA JUGA:
Hadapi Pemilu, Mahfud MD Ingatkan Jangan Buang Kesempatan untuk Memilih



















&quot;Ini negara hukum bahwa itu masih ada di mana-mana ada, tapi negara tidak diam, negara harus turun,&quot; ucap Mahfud.







BACA JUGA:
Mahfud MD Jamin Semua Agama Bebas Bangun Rumah Ibadah&amp;nbsp; &amp;nbsp;










Menko Polhukam ini memberikan contoh kasus Gereja Kristen Indonesia (GKI) Yasmin, Bogor Barat, Jawa Barat yang memiliki kapasitas 300 jemaat.

Pada April 2023, Mahfud MD menjadi salah satu penggerak untuk menyelesaikan perizinan dan peresmian gereja itu setelah 15 tahun berkonflik dengan warga sekitar.








BACA JUGA:
Jadi Pembicara di Depan Mahasiswa, Mahfud MD Tegaskan Bukan Kampanye















&quot;Gereja Yasmin berapa belas tahun sudah diputus sejak zaman sebelum Pak SBY (Susilo Bambang Yudhoyono) menjadi kampanye ketika juga Pak SBY akan diselesaikan, ndak selesai. Saya yang selesaikan bersama wali kota Bogor yang sekarang ini, buka! Saya yang meresmikan, resmi. Karena harus dilindungi orang beribadah,&quot; ucap dia.



</content:encoded></item></channel></rss>
