<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Putra Pemimpin Hamas yang Membelot Serukan Ayahnya Dieksekusi</title><description>Mossab adalah putra dari Sheikh Hassan Yousef yang memimpin Hamas di Tepi Barat.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/01/18/2930548/putra-pemimpin-hamas-yang-membelot-serukan-ayahnya-dieksekusi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/01/18/2930548/putra-pemimpin-hamas-yang-membelot-serukan-ayahnya-dieksekusi"/><item><title>Putra Pemimpin Hamas yang Membelot Serukan Ayahnya Dieksekusi</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/01/18/2930548/putra-pemimpin-hamas-yang-membelot-serukan-ayahnya-dieksekusi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/01/18/2930548/putra-pemimpin-hamas-yang-membelot-serukan-ayahnya-dieksekusi</guid><pubDate>Jum'at 01 Desember 2023 08:04 WIB</pubDate><dc:creator>Rahman Asmardika</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/01/18/2930548/putra-pemimpin-hamas-yang-membelot-serukan-ayahnya-dieksekusi-sl97DLVnD3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mossab Hassan Yousef. (Foto: AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/01/18/2930548/putra-pemimpin-hamas-yang-membelot-serukan-ayahnya-dieksekusi-sl97DLVnD3.jpg</image><title>Mossab Hassan Yousef. (Foto: AP)</title></images><description>


PUTRA seorang pemimpin Hamas yang memata-matai gerakan Islamis Palestina untuk Israel pada Kamis (30/11/2023) menyerukan agar seluruh petempur Hamas yang ditahan Israel saat ini dieksekusi mati.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Perang Lawan Hamas di Gaza, Israel Diperkirakan Keluarkan Biaya Rp820 Triliun&amp;nbsp;

Dalam wawancara melalui Zoom yang disiarkan pemerintah Israel, Mosab Hassan Yousef mengatakan bahwa hukuman mati harus dijatuhkan pada semua militan Hamas dalam tahanan Israel, termasuk ayahnya sendiri, Sheikh Hassan Yousef.
&amp;ldquo;(Untuk) segala kejahatan yang menimpa para sandera, Israel harus mengeksekusi para pemimpin tertinggi Hamas tanpa kecuali. Ada ratusan di antara mereka yang ada di tangan Israel, ini adalah satu-satunya bahasa yang dipahami oleh Hamas,&quot; kata Yousef sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
&amp;ldquo;Ketika saya katakan pemimpin tertinggi Hamas, itu termasuk Sheikh Hassan Yousef. Tidak terkecuali. Ia tidak bisa begitu saja menghasut tindak kekerasan, mengirim orang menemui ajalnya, mempertaruhkan darah anak-anak demi ideologi dan aspirasi politiknya,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Menteri Israel Tuduh Pelaku Penembakan di Yerusalem Adalah Anggota Hamas&amp;nbsp;

Yousef secara diam-diam berpindah keyakinan menjadi seorang Kristen dan membantu dinas keamanan Shin Bet pada akhir tahun 1990-an dan awal 2000-an, ketika Hamas melancarkan serangan bom bunuh diri terhadap Israel. Ia memiliki nama sandi &amp;ldquo;Pangeran Hijau,&amp;rdquo; sesuai warna Islam dan fakta bahwa ayahnya, Hassan Yousef, memimpin Hamas di Tepi Barat.</description><content:encoded>


PUTRA seorang pemimpin Hamas yang memata-matai gerakan Islamis Palestina untuk Israel pada Kamis (30/11/2023) menyerukan agar seluruh petempur Hamas yang ditahan Israel saat ini dieksekusi mati.

BACA JUGA:
&amp;nbsp;Perang Lawan Hamas di Gaza, Israel Diperkirakan Keluarkan Biaya Rp820 Triliun&amp;nbsp;

Dalam wawancara melalui Zoom yang disiarkan pemerintah Israel, Mosab Hassan Yousef mengatakan bahwa hukuman mati harus dijatuhkan pada semua militan Hamas dalam tahanan Israel, termasuk ayahnya sendiri, Sheikh Hassan Yousef.
&amp;ldquo;(Untuk) segala kejahatan yang menimpa para sandera, Israel harus mengeksekusi para pemimpin tertinggi Hamas tanpa kecuali. Ada ratusan di antara mereka yang ada di tangan Israel, ini adalah satu-satunya bahasa yang dipahami oleh Hamas,&quot; kata Yousef sebagaimana dilansir dari VOA Indonesia.
&amp;ldquo;Ketika saya katakan pemimpin tertinggi Hamas, itu termasuk Sheikh Hassan Yousef. Tidak terkecuali. Ia tidak bisa begitu saja menghasut tindak kekerasan, mengirim orang menemui ajalnya, mempertaruhkan darah anak-anak demi ideologi dan aspirasi politiknya,&amp;rdquo; tambahnya.

BACA JUGA:
Menteri Israel Tuduh Pelaku Penembakan di Yerusalem Adalah Anggota Hamas&amp;nbsp;

Yousef secara diam-diam berpindah keyakinan menjadi seorang Kristen dan membantu dinas keamanan Shin Bet pada akhir tahun 1990-an dan awal 2000-an, ketika Hamas melancarkan serangan bom bunuh diri terhadap Israel. Ia memiliki nama sandi &amp;ldquo;Pangeran Hijau,&amp;rdquo; sesuai warna Islam dan fakta bahwa ayahnya, Hassan Yousef, memimpin Hamas di Tepi Barat.</content:encoded></item></channel></rss>
