<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Netanyahu Tuduh Hamas Melanggar Gencatan Senjata karena Menolak Membebaskan Sandera</title><description>Kantor Netanyahu menambahkan Hamas tidak membebaskan semua sandera perempuan sesuai kesepakatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/01/18/2930905/netanyahu-tuduh-hamas-melanggar-gencatan-senjata-karena-menolak-membebaskan-sandera</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/01/18/2930905/netanyahu-tuduh-hamas-melanggar-gencatan-senjata-karena-menolak-membebaskan-sandera"/><item><title>Netanyahu Tuduh Hamas Melanggar Gencatan Senjata karena Menolak Membebaskan Sandera</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/01/18/2930905/netanyahu-tuduh-hamas-melanggar-gencatan-senjata-karena-menolak-membebaskan-sandera</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/01/18/2930905/netanyahu-tuduh-hamas-melanggar-gencatan-senjata-karena-menolak-membebaskan-sandera</guid><pubDate>Jum'at 01 Desember 2023 17:03 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/01/18/2930905/netanyahu-tuduh-hamas-melanggar-gencatan-senjata-karena-menolak-membebaskan-sandera-LproTEwelc.jpg" expression="full" type="image/jpeg">PM Israel Benjamin Netanyahu tuduh Hamas melanggar gencatan senjata (Foto: Pool via AP)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/01/18/2930905/netanyahu-tuduh-hamas-melanggar-gencatan-senjata-karena-menolak-membebaskan-sandera-LproTEwelc.jpg</image><title>PM Israel Benjamin Netanyahu tuduh Hamas melanggar gencatan senjata (Foto: Pool via AP)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Hamas tidak setuju untuk melepaskan sandera lebih lanjut, yang melanggar ketentuan gencatan senjata.
Kantor Netanyahu menambahkan Hamas tidak membebaskan semua sandera perempuan sesuai kesepakatan dan menyerang Israel dengan roket pagi ini.

Dalam sebuah pernyataan di media sosial, kantornya mengatakan Israel tetap berkomitmen untuk mencapai tujuannya yakni untuk membebaskan sandera, melenyapkan Hamas dan memastikan bahwa Gaza tidak akan menjadi ancaman bagi penduduk Israel.


BACA JUGA:
Israel Klaim Berhasil Cegat Roket yang Ditembakkan dari Gaza

Seperti diketahui, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan mereka telah melanjutkan operasi tempur melawan Hamas usai menuduh kelompok tersebut melanggar perjanjian gencatan senjata dengan menembak ke arah Israel.


BACA JUGA:
Gencatan Senjata Berakhir, Serangan Udara Israel Hantam Jalur Gaza

Menurut Kementerian Dalam Negeri yang dikuasai Hamas di Gaza, beberapa menit setelah gencatan senjata selama seminggu antara Israel dan Hamas gagal pada Jumat (1/12/2023), kendaraan militer Israel melepaskan tembakan di barat laut Gaza.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian juga mengatakan pesawat Israel berada di langit di atas wilayah tersebut.
Pernyataan dari Hamas muncul ketika militer Israel mengatakan pihaknya telah melanjutkan operasi tempur melawan kelompok militan tersebut, dan menuduhnya melanggar perjanjian gencatan senjata dengan menembak ke arah Israel.



Satu jam sebelum batas waktu yang ditetapkan pada Jumat (1/12/2023) berakhir, sistem pertahanan udara Israel mencegat satu roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza. Tidak ada indikasi siapa yang meluncurkan roket tunggal tersebut.



Gencatan senjata, yang dimulai pada Jumat (24/11/2023) lalu, diperkirakan akan berakhir pada pukul 07.00 waktu setempat (12 pagi ET). Kesepakatan untuk memperpanjang hingga hari ketujuh diumumkan pada Kamis (30/11/2023).

</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Perdana Menteri (PM) Israel Benjamin Netanyahu mengatakan Hamas tidak setuju untuk melepaskan sandera lebih lanjut, yang melanggar ketentuan gencatan senjata.
Kantor Netanyahu menambahkan Hamas tidak membebaskan semua sandera perempuan sesuai kesepakatan dan menyerang Israel dengan roket pagi ini.

Dalam sebuah pernyataan di media sosial, kantornya mengatakan Israel tetap berkomitmen untuk mencapai tujuannya yakni untuk membebaskan sandera, melenyapkan Hamas dan memastikan bahwa Gaza tidak akan menjadi ancaman bagi penduduk Israel.


BACA JUGA:
Israel Klaim Berhasil Cegat Roket yang Ditembakkan dari Gaza

Seperti diketahui, Pasukan Pertahanan Israel (IDF) mengatakan mereka telah melanjutkan operasi tempur melawan Hamas usai menuduh kelompok tersebut melanggar perjanjian gencatan senjata dengan menembak ke arah Israel.


BACA JUGA:
Gencatan Senjata Berakhir, Serangan Udara Israel Hantam Jalur Gaza

Menurut Kementerian Dalam Negeri yang dikuasai Hamas di Gaza, beberapa menit setelah gencatan senjata selama seminggu antara Israel dan Hamas gagal pada Jumat (1/12/2023), kendaraan militer Israel melepaskan tembakan di barat laut Gaza.

Dalam sebuah pernyataan, kementerian juga mengatakan pesawat Israel berada di langit di atas wilayah tersebut.
Pernyataan dari Hamas muncul ketika militer Israel mengatakan pihaknya telah melanjutkan operasi tempur melawan kelompok militan tersebut, dan menuduhnya melanggar perjanjian gencatan senjata dengan menembak ke arah Israel.



Satu jam sebelum batas waktu yang ditetapkan pada Jumat (1/12/2023) berakhir, sistem pertahanan udara Israel mencegat satu roket yang diluncurkan dari Jalur Gaza. Tidak ada indikasi siapa yang meluncurkan roket tunggal tersebut.



Gencatan senjata, yang dimulai pada Jumat (24/11/2023) lalu, diperkirakan akan berakhir pada pukul 07.00 waktu setempat (12 pagi ET). Kesepakatan untuk memperpanjang hingga hari ketujuh diumumkan pada Kamis (30/11/2023).

</content:encoded></item></channel></rss>
