<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title> Waspada! Pengedar Uang Palsu Modus Top Up Beraksi di Bekasi   </title><description>Kasus uang palsu terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aksi modus yang dilakukan pelaku yakni dengan top up uang digital.&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/01/338/2930931/waspada-pengedar-uang-palsu-modus-top-up-beraksi-di-bekasi</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/01/338/2930931/waspada-pengedar-uang-palsu-modus-top-up-beraksi-di-bekasi"/><item><title> Waspada! Pengedar Uang Palsu Modus Top Up Beraksi di Bekasi   </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/01/338/2930931/waspada-pengedar-uang-palsu-modus-top-up-beraksi-di-bekasi</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/01/338/2930931/waspada-pengedar-uang-palsu-modus-top-up-beraksi-di-bekasi</guid><pubDate>Jum'at 01 Desember 2023 16:42 WIB</pubDate><dc:creator>Ade Suhardi</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/01/338/2930931/waspada-pengedar-uang-palsu-modus-top-up-beraksi-di-bekasi-hXBR40qP7t.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Illustrasi (foto: dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/01/338/2930931/waspada-pengedar-uang-palsu-modus-top-up-beraksi-di-bekasi-hXBR40qP7t.jpg</image><title>Illustrasi (foto: dok Okezone)</title></images><description>

BEKASI - Kasus uang palsu terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aksi modus yang dilakukan pelaku yakni dengan top up uang digital.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Hotma Sitompul membenarkan adanya penipuan modus pembayaran pakai uang palsu tersebut.

BACA JUGA:
Edarkan Uang Palsu ke Pedagang Durian, Pelaku Diburu Polisi

Dari keterangan awal kejadian itu terjadi pada Rabu 29 November 2023 sekira pukul 19.40 WIB malam, di sebuah konter pulsa Kampung Sayuran, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran.

&quot;Ada laki-laki ke konter dengan maksud tujuan pengisian saldo (top up uang digital),&quot; ujarnya, Jumat (1/12/2023).

Pengisian saldo atau top up uang digital itu senilai Rp 500 ribu ke sebuah nomor telepon. Namun pirasat korban yang curiga terhadap gerak-gerik pelaku yang berjumlah dua orang itu tidak melangsungkan transaksi.

BACA JUGA:
Modus Top Up Dana, 2 Pengedar Uang Palsu di Lampung Ditangkap
&quot;Belum terjadi penukaran uang pelaku kabur. Dan pelaku meninggalkan uang palsu dengan total Rp500 ribu,&quot; jelas Hotma.



Polisi yang mendapatkan melaporkan kejadian itu langsung melakukan olah TKP dan akan melakukan tindakan lebih lanjut.



&quot;Meskipun korban tidak mengalami kerugian, kasus ini mengawatirkan ke korban yang lain, ini harus ditindak,&quot; tegas Hotma.</description><content:encoded>

BEKASI - Kasus uang palsu terjadi di Kabupaten Bekasi, Jawa Barat. Aksi modus yang dilakukan pelaku yakni dengan top up uang digital.

Kasi Humas Polres Metro Bekasi, AKP Hotma Sitompul membenarkan adanya penipuan modus pembayaran pakai uang palsu tersebut.

BACA JUGA:
Edarkan Uang Palsu ke Pedagang Durian, Pelaku Diburu Polisi

Dari keterangan awal kejadian itu terjadi pada Rabu 29 November 2023 sekira pukul 19.40 WIB malam, di sebuah konter pulsa Kampung Sayuran, Kelurahan Kertasari, Kecamatan Pebayuran.

&quot;Ada laki-laki ke konter dengan maksud tujuan pengisian saldo (top up uang digital),&quot; ujarnya, Jumat (1/12/2023).

Pengisian saldo atau top up uang digital itu senilai Rp 500 ribu ke sebuah nomor telepon. Namun pirasat korban yang curiga terhadap gerak-gerik pelaku yang berjumlah dua orang itu tidak melangsungkan transaksi.

BACA JUGA:
Modus Top Up Dana, 2 Pengedar Uang Palsu di Lampung Ditangkap
&quot;Belum terjadi penukaran uang pelaku kabur. Dan pelaku meninggalkan uang palsu dengan total Rp500 ribu,&quot; jelas Hotma.



Polisi yang mendapatkan melaporkan kejadian itu langsung melakukan olah TKP dan akan melakukan tindakan lebih lanjut.



&quot;Meskipun korban tidak mengalami kerugian, kasus ini mengawatirkan ke korban yang lain, ini harus ditindak,&quot; tegas Hotma.</content:encoded></item></channel></rss>
