<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Komitmen Berantas KKN, Ganjar: Kami Adalah Paket Komplit, Bersih dan Bernyali</title><description>Ganjar-Mahfud komitmen untuk menumpas habis praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN) di Indonesia.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/01/340/2930874/komitmen-berantas-kkn-ganjar-kami-adalah-paket-komplit-bersih-dan-bernyali</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/01/340/2930874/komitmen-berantas-kkn-ganjar-kami-adalah-paket-komplit-bersih-dan-bernyali"/><item><title>Komitmen Berantas KKN, Ganjar: Kami Adalah Paket Komplit, Bersih dan Bernyali</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/01/340/2930874/komitmen-berantas-kkn-ganjar-kami-adalah-paket-komplit-bersih-dan-bernyali</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/01/340/2930874/komitmen-berantas-kkn-ganjar-kami-adalah-paket-komplit-bersih-dan-bernyali</guid><pubDate>Jum'at 01 Desember 2023 15:40 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/01/340/2930874/komitmen-berantas-kkn-ganjar-kami-adalah-paket-komplit-bersih-dan-bernyali-UCQ8FTpNtH.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Capres Ganjar Pranowo (Foto: Dok Okezone)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/01/340/2930874/komitmen-berantas-kkn-ganjar-kami-adalah-paket-komplit-bersih-dan-bernyali-UCQ8FTpNtH.jpg</image><title>Capres Ganjar Pranowo (Foto: Dok Okezone)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8zMC8xLzE3NDQ1Mi81L3g4cTM4OHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANTEN - Pasangan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD menyatakan komitmennya untuk menumpas habis praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)  di Indonesia.

Hal itu disampaikan Ganjar saat berkampanye di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Mahfud kala melakukan kunjungan ke Pandeglang, Provinsi Banten, Jumat (1/12/2023).

Di hadapan para pendukungnya, Ganjar menyatakan, KKN merupakan musuh bersama bangsa yang harus dientaskan dari negeri ini. Atas dasar itu, ia berjanji  akan meninjau ulang berbagai regulasi yang berpotensi menciptakan KKN, eksistensi lembaga pengawasan, dan integritas aparat penegak hukum.

&amp;ldquo;Saya bersama Prof Mahfud akan proaktif untuk memastikan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. KKN adalah musuh bangsa, musuh negara, dan musuh seluruh elemen bangsa yang harus diberantas sampai ke akar-akarnya,&amp;rdquo; tegas Ganjar dalam keterangannya, Jumat (1/12/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Terima Masukan dari Tokoh Agama di Kupang: Pendidikan hingga Infrastruktur


Untuk mewujudkan itu, Ganjar dan Mahfud telah melakukannya, salah satunya dengan memulai kampanye dari ujung Barat dan Tinur Indonesia. Hal itu ditujukan guna menyerap aspirasi KKN di Tanah Air.

Tak hanya itu, Ganjar juga mengaku, dirinya telah berkomitmen untuk menangkal praktik KKN. Salah satunya, dimulai dengan menanamkan diri untuk menolak praktik KKN.

&amp;ldquo;Kebersihan pribadi dan komitmen kerja kami selama ini menjadi bekal senjata yang sangat penting. Sebab, kami tidak akan mungkin sanggup membabat akar dari korupsi jika tangannya tak kuat dan pedang yang digunakan berkarat,&amp;rdquo; kata Ganjar.

BACA JUGA:
 Soal Kebocoran Data Pemilih di KPU, Ganjar: Segera Ditindaklanjuti dan Transparan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Menurutnya, Ganjar dan Mahfid memiliki kelebihan dibanding pasangan lain. Secara rekam jejak, Ganjar yang pernah menjabat anggota DPR RI tetap konsisten menolak suap dalam kasus korupsi e-KTP, yang melibatkan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Sedangkan Mahfud, telah berani membongkar berbagai kasus besar, mulai dari kasus Ferdy Sambo, kejanggalan transaksi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sampai soal safe deposit box Rafael Alun.



&amp;ldquo;Jadi, kami adalah paket komplit, bersih, dan bernyali. Dua kualitas penting untuk bisa menyikat mafia hukum dan KKN yang sudah mengakar di Indonesia. Kami akan bersihkan Indonesia dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Harus, tanpa ampun,&amp;rdquo; terang Ganjar.

BACA JUGA:
Majukan Indonesia Timur, Ganjar-Mahfud Akan Mulai dengan Berantas KKN




Sementara itu, Mahfud yang berkampanye di Provinsi Banten dan DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa sejarah reformasi harus menjadi pijakan dalam pembenahan sistem agar terhindar dari KKN serta penegakan hukum tanpa pandang bulu dalam pemberantasan KKN.



&amp;ldquo;Mas Ganjar dan saya bertekad memajukan Indonesia Timur. Dan, akar persoalan yang harus diberantas adalah korupsi, kolusi, dan nepotisme. KKN harus dijadikan sebagai musuh bersama,&amp;rdquo; kata Mahfud.



&amp;ldquo;Yang terpenting adalah kami sama-sama pemberani dan punya nyali, dengan didasari sikap moral yang baik serta keimanan yang kuat . Ini modal yang tidak bisa dianggap remeh. Tanpa keberanian, kami mungkin bisa menyikat habis mafia hukum,&amp;rdquo; kata Mahfud.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMS8zMC8xLzE3NDQ1Mi81L3g4cTM4OHo=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

BANTEN - Pasangan Calon Presiden (Capres) Ganjar Pranowo dan Calon Wakil Presiden (Cawapres) Mahfud MD menyatakan komitmennya untuk menumpas habis praktik korupsi, kolusi, dan nepotisme (KKN)  di Indonesia.

Hal itu disampaikan Ganjar saat berkampanye di Kupang, Nusa Tenggara Timur (NTT) dan Mahfud kala melakukan kunjungan ke Pandeglang, Provinsi Banten, Jumat (1/12/2023).

Di hadapan para pendukungnya, Ganjar menyatakan, KKN merupakan musuh bersama bangsa yang harus dientaskan dari negeri ini. Atas dasar itu, ia berjanji  akan meninjau ulang berbagai regulasi yang berpotensi menciptakan KKN, eksistensi lembaga pengawasan, dan integritas aparat penegak hukum.

&amp;ldquo;Saya bersama Prof Mahfud akan proaktif untuk memastikan pemberantasan korupsi, kolusi, dan nepotisme berjalan sesuai mekanisme yang berlaku. KKN adalah musuh bangsa, musuh negara, dan musuh seluruh elemen bangsa yang harus diberantas sampai ke akar-akarnya,&amp;rdquo; tegas Ganjar dalam keterangannya, Jumat (1/12/2023).

BACA JUGA:
Ganjar Terima Masukan dari Tokoh Agama di Kupang: Pendidikan hingga Infrastruktur


Untuk mewujudkan itu, Ganjar dan Mahfud telah melakukannya, salah satunya dengan memulai kampanye dari ujung Barat dan Tinur Indonesia. Hal itu ditujukan guna menyerap aspirasi KKN di Tanah Air.

Tak hanya itu, Ganjar juga mengaku, dirinya telah berkomitmen untuk menangkal praktik KKN. Salah satunya, dimulai dengan menanamkan diri untuk menolak praktik KKN.

&amp;ldquo;Kebersihan pribadi dan komitmen kerja kami selama ini menjadi bekal senjata yang sangat penting. Sebab, kami tidak akan mungkin sanggup membabat akar dari korupsi jika tangannya tak kuat dan pedang yang digunakan berkarat,&amp;rdquo; kata Ganjar.

BACA JUGA:
 Soal Kebocoran Data Pemilih di KPU, Ganjar: Segera Ditindaklanjuti dan Transparan&amp;nbsp; &amp;nbsp;


Menurutnya, Ganjar dan Mahfid memiliki kelebihan dibanding pasangan lain. Secara rekam jejak, Ganjar yang pernah menjabat anggota DPR RI tetap konsisten menolak suap dalam kasus korupsi e-KTP, yang melibatkan mantan Ketua DPR RI Setya Novanto.

Sedangkan Mahfud, telah berani membongkar berbagai kasus besar, mulai dari kasus Ferdy Sambo, kejanggalan transaksi di Kementerian Keuangan (Kemenkeu), sampai soal safe deposit box Rafael Alun.



&amp;ldquo;Jadi, kami adalah paket komplit, bersih, dan bernyali. Dua kualitas penting untuk bisa menyikat mafia hukum dan KKN yang sudah mengakar di Indonesia. Kami akan bersihkan Indonesia dari korupsi, kolusi, dan nepotisme. Harus, tanpa ampun,&amp;rdquo; terang Ganjar.

BACA JUGA:
Majukan Indonesia Timur, Ganjar-Mahfud Akan Mulai dengan Berantas KKN




Sementara itu, Mahfud yang berkampanye di Provinsi Banten dan DKI Jakarta, mengungkapkan bahwa sejarah reformasi harus menjadi pijakan dalam pembenahan sistem agar terhindar dari KKN serta penegakan hukum tanpa pandang bulu dalam pemberantasan KKN.



&amp;ldquo;Mas Ganjar dan saya bertekad memajukan Indonesia Timur. Dan, akar persoalan yang harus diberantas adalah korupsi, kolusi, dan nepotisme. KKN harus dijadikan sebagai musuh bersama,&amp;rdquo; kata Mahfud.



&amp;ldquo;Yang terpenting adalah kami sama-sama pemberani dan punya nyali, dengan didasari sikap moral yang baik serta keimanan yang kuat . Ini modal yang tidak bisa dianggap remeh. Tanpa keberanian, kami mungkin bisa menyikat habis mafia hukum,&amp;rdquo; kata Mahfud.

</content:encoded></item></channel></rss>
