<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Mahfud MD: Pesan Pertunjukan Teater Musuh Bebuyutan Pemerintah Harus Berada di Tengah</title><description>Ia mengaku mendapat pesan dalam menonton pertunjukan teater tersebut agar Pemerintah harus berada di tengah.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/02/337/2931160/mahfud-md-pesan-pertunjukan-teater-musuh-bebuyutan-pemerintah-harus-berada-di-tengah</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/02/337/2931160/mahfud-md-pesan-pertunjukan-teater-musuh-bebuyutan-pemerintah-harus-berada-di-tengah"/><item><title>Mahfud MD: Pesan Pertunjukan Teater Musuh Bebuyutan Pemerintah Harus Berada di Tengah</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/02/337/2931160/mahfud-md-pesan-pertunjukan-teater-musuh-bebuyutan-pemerintah-harus-berada-di-tengah</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/02/337/2931160/mahfud-md-pesan-pertunjukan-teater-musuh-bebuyutan-pemerintah-harus-berada-di-tengah</guid><pubDate>Sabtu 02 Desember 2023 01:31 WIB</pubDate><dc:creator>Jonathan Simanjuntak</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/02/337/2931160/mahfud-md-pesan-pertunjukan-teater-musuh-bebuyutan-pemerintah-harus-berada-di-tengah-G43u2hcrRU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Cawapres Perindo Mahfud MD (Foto: MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/02/337/2931160/mahfud-md-pesan-pertunjukan-teater-musuh-bebuyutan-pemerintah-harus-berada-di-tengah-G43u2hcrRU.jpg</image><title>Cawapres Perindo Mahfud MD (Foto: MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMS82LzE3NDU0Ni81L3g4cTUwbHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang didukung Partai Perindo Mahfud MD menyanjung acara teater bertajuk &amp;lsquo;Musuh Bebuyutan&amp;rsquo; yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023).
Ia mengaku mendapat pesan dalam menonton pertunjukan teater tersebut agar Pemerintah harus berada di tengah.
Hal itu menanggapi isi dari pentas teater yang kental dengan kritik terhadap pemerintah. Beberapa adegannya misalnya isu perpanjangan Presiden menjadi tiga periode, politik dinasti hingga isu Mahkamah Konstitusi (MK).

BACA JUGA:
 Tonton Teater Musuh Bebuyutan, Mahfud MD: Pejabat dan Politisi Mesti Nonton Ini

&amp;ldquo;(Pesannya) Bagaimana menyelenggarakan pemerintah yang baik, menjadi pemerintah yang adil dan jujur,&amp;rdquo; kata Mahfud MD di lokasi, Jumat (1/12/2023).

BACA JUGA:
Atikoh Ganjar Pranowo: Laki-Laki dan Perempuan Sama dalam Pramuka

Selain itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga mendapat pesan agar Pemerintah harus berada di tengah-tengah selama penyelenggaraan Pemilu. Artinya, pemerintah harus berada posisi netral dalam penyelenggaraan Pemilu.

Sebagaimana diketahui, dalam pentas teater itu terdapat adegan Pemilihan Lurah. Masih dalam adegan yang sama, tokoh Lurah yang tengah menjabat ternyata menampilkan dukungannya kepada salah satu calon Lurah yang sedang dalam proses pemilihan.

&amp;ldquo;Selalu berada di tengah dan tidak main tipu-tipu, itu kan pesan tadi, masih banyak lagi,&amp;rdquo; tambahnya.

Ia berharap agar pentas seni serupa mampu mengetuk hati para pejabat. Ia pun menganggap penampilan ini merupakan bentuk kritik yang datang dari masyarakat.

&amp;ldquo;Kalau disampaikan pesan secara resmi dablek, kalau dengan cara ini mungkin tersentuh, bagus. Menurut saya para pejabat, politisi mesti nonton ini,&amp;rdquo; ungkap dia.







</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMS82LzE3NDU0Ni81L3g4cTUwbHk=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Calon Wakil Presiden (Cawapres) yang didukung Partai Perindo Mahfud MD menyanjung acara teater bertajuk &amp;lsquo;Musuh Bebuyutan&amp;rsquo; yang digelar di Taman Ismail Marzuki, Jakarta Pusat, Jumat (1/12/2023).
Ia mengaku mendapat pesan dalam menonton pertunjukan teater tersebut agar Pemerintah harus berada di tengah.
Hal itu menanggapi isi dari pentas teater yang kental dengan kritik terhadap pemerintah. Beberapa adegannya misalnya isu perpanjangan Presiden menjadi tiga periode, politik dinasti hingga isu Mahkamah Konstitusi (MK).

BACA JUGA:
 Tonton Teater Musuh Bebuyutan, Mahfud MD: Pejabat dan Politisi Mesti Nonton Ini

&amp;ldquo;(Pesannya) Bagaimana menyelenggarakan pemerintah yang baik, menjadi pemerintah yang adil dan jujur,&amp;rdquo; kata Mahfud MD di lokasi, Jumat (1/12/2023).

BACA JUGA:
Atikoh Ganjar Pranowo: Laki-Laki dan Perempuan Sama dalam Pramuka

Selain itu, Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi itu juga mendapat pesan agar Pemerintah harus berada di tengah-tengah selama penyelenggaraan Pemilu. Artinya, pemerintah harus berada posisi netral dalam penyelenggaraan Pemilu.

Sebagaimana diketahui, dalam pentas teater itu terdapat adegan Pemilihan Lurah. Masih dalam adegan yang sama, tokoh Lurah yang tengah menjabat ternyata menampilkan dukungannya kepada salah satu calon Lurah yang sedang dalam proses pemilihan.

&amp;ldquo;Selalu berada di tengah dan tidak main tipu-tipu, itu kan pesan tadi, masih banyak lagi,&amp;rdquo; tambahnya.

Ia berharap agar pentas seni serupa mampu mengetuk hati para pejabat. Ia pun menganggap penampilan ini merupakan bentuk kritik yang datang dari masyarakat.

&amp;ldquo;Kalau disampaikan pesan secara resmi dablek, kalau dengan cara ini mungkin tersentuh, bagus. Menurut saya para pejabat, politisi mesti nonton ini,&amp;rdquo; ungkap dia.







</content:encoded></item></channel></rss>
