<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Bertemu Sekjen PBB, Jokowi Bahas Perubahan Iklim hingga Situasi di Gaza</title><description>Menurut Presiden, tantangan global saat ini makin berat dan persaingan geopolitik telah menimbulkan kekuatan baru.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/02/337/2931566/bertemu-sekjen-pbb-jokowi-bahas-perubahan-iklim-hingga-situasi-di-gaza</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/02/337/2931566/bertemu-sekjen-pbb-jokowi-bahas-perubahan-iklim-hingga-situasi-di-gaza"/><item><title>Bertemu Sekjen PBB, Jokowi Bahas Perubahan Iklim hingga Situasi di Gaza</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/02/337/2931566/bertemu-sekjen-pbb-jokowi-bahas-perubahan-iklim-hingga-situasi-di-gaza</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/02/337/2931566/bertemu-sekjen-pbb-jokowi-bahas-perubahan-iklim-hingga-situasi-di-gaza</guid><pubDate>Sabtu 02 Desember 2023 21:54 WIB</pubDate><dc:creator>Raka Dwi Novianto</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/02/337/2931566/bertemu-sekjen-pbb-jokowi-bahas-perubahan-iklim-hingga-situasi-di-gaza-4NDsndiuil.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Jokowi bertemu Sekjen PBB (Foto: BPMI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/02/337/2931566/bertemu-sekjen-pbb-jokowi-bahas-perubahan-iklim-hingga-situasi-di-gaza-4NDsndiuil.jpg</image><title>Jokowi bertemu Sekjen PBB (Foto: BPMI)</title></images><description>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMi8xLzE3NDU4Mi81L3g4cTV3enM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan komitmen Indonesia untuk terus mendukung Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menjalankan fungsi dan perannya.
Menurut Presiden, tantangan global saat ini makin berat dan persaingan geopolitik telah menimbulkan kekuatan baru. Selain itu, multilateralisme dan rasa saling percaya juga makin terkikis.
&quot;Di sinilah peran krusial PBB untuk mengatasinya dan Indonesia akan terus mendukung fungsi dan peran PBB agar tetap relevan,&quot; ujar Presiden dalam sambutannya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Ruang Bilateral, Expo City Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA), pada Sabtu (2/12/2023).

BACA JUGA:
5 Fakta Timnas Jerman U-17 Juara Piala Dunia U-17 2023, Nomor 1 Deja Vu Piala Eropa U-17 2023

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan Antonio Guterres juga melakukan pembahasan mengenai aksi iklim. Presiden Jokowi memaparkan sejumlah langkah kuat dan nyata yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim.
Selain itu, Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia menghargai inisiatif JETP. Meski demikian, Presiden menilai komposisi hibah harus lebih konstruktif dan aksi iklim global tidak bisa maju tanpa kolaborasi semua pihak.

BACA JUGA:
Sultra Tenun Karnaval 2023, Pj Gubernur Perjuangkan Tenun agar Lestari dan Jadi Kekuatan Ekonomi Sultra&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Oleh sebab itu, Indonesia mendukung agenda akselerasi dalam pendanaan iklim yang digagas Yang Mulia bahwa negara maju harus membantu negara berkembang,&quot; kata Presiden.&quot;Dukungan Yang Mulia penting agar COP28 menyepakati operasionalisasi pendanaan loss and damage dan kolaborasi pendanaan energi baru terbarukan bagi negara berkembang,&quot; sambungnya.

Sedangkan terkait situasi di Gaza, Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa Indonesia mengutuk keras kekejaman Israel termasuk serangan ke fasilitas sipil. Indonesia juga mendukung dilakukannya investigasi melalui mekanisme internasional terkait pelanggaran Israel di Gaza.

Indonesia turut menyambut truce saat ini. Namun, kekerasan harus permanen dihentikan demi nasib warga sipil sesuai Resolusi 2712 DK PBB.

&quot;Bantuan kemanusiaan harus segera masuk ke Gaza dengan aman dan tanpa hambatan. Bersama dengan beberapa Menlu OKI, Menteri Luar Negeri RI juga melakukan diplomasi intensif untuk Gaza,&quot; kata Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan ini adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Mansury.

</description><content:encoded>&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMi8xLzE3NDU4Mi81L3g4cTV3enM=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA - Presiden Joko Widodo (Jokowi) menyatakan komitmen Indonesia untuk terus mendukung Persatuan Bangsa-Bangsa (PBB) dalam menjalankan fungsi dan perannya.
Menurut Presiden, tantangan global saat ini makin berat dan persaingan geopolitik telah menimbulkan kekuatan baru. Selain itu, multilateralisme dan rasa saling percaya juga makin terkikis.
&quot;Di sinilah peran krusial PBB untuk mengatasinya dan Indonesia akan terus mendukung fungsi dan peran PBB agar tetap relevan,&quot; ujar Presiden dalam sambutannya saat melakukan pertemuan bilateral dengan Sekretaris Jenderal PBB Antonio Guterres di Ruang Bilateral, Expo City Dubai, Persatuan Emirat Arab (PEA), pada Sabtu (2/12/2023).

BACA JUGA:
5 Fakta Timnas Jerman U-17 Juara Piala Dunia U-17 2023, Nomor 1 Deja Vu Piala Eropa U-17 2023

Dalam pertemuan tersebut, Presiden Jokowi dan Antonio Guterres juga melakukan pembahasan mengenai aksi iklim. Presiden Jokowi memaparkan sejumlah langkah kuat dan nyata yang dilakukan pemerintah Indonesia dalam mengatasi perubahan iklim.
Selain itu, Presiden juga menyampaikan bahwa Indonesia menghargai inisiatif JETP. Meski demikian, Presiden menilai komposisi hibah harus lebih konstruktif dan aksi iklim global tidak bisa maju tanpa kolaborasi semua pihak.

BACA JUGA:
Sultra Tenun Karnaval 2023, Pj Gubernur Perjuangkan Tenun agar Lestari dan Jadi Kekuatan Ekonomi Sultra&amp;nbsp; &amp;nbsp;

&quot;Oleh sebab itu, Indonesia mendukung agenda akselerasi dalam pendanaan iklim yang digagas Yang Mulia bahwa negara maju harus membantu negara berkembang,&quot; kata Presiden.&quot;Dukungan Yang Mulia penting agar COP28 menyepakati operasionalisasi pendanaan loss and damage dan kolaborasi pendanaan energi baru terbarukan bagi negara berkembang,&quot; sambungnya.

Sedangkan terkait situasi di Gaza, Presiden Jokowi kembali menegaskan bahwa Indonesia mengutuk keras kekejaman Israel termasuk serangan ke fasilitas sipil. Indonesia juga mendukung dilakukannya investigasi melalui mekanisme internasional terkait pelanggaran Israel di Gaza.

Indonesia turut menyambut truce saat ini. Namun, kekerasan harus permanen dihentikan demi nasib warga sipil sesuai Resolusi 2712 DK PBB.

&quot;Bantuan kemanusiaan harus segera masuk ke Gaza dengan aman dan tanpa hambatan. Bersama dengan beberapa Menlu OKI, Menteri Luar Negeri RI juga melakukan diplomasi intensif untuk Gaza,&quot; kata Presiden.

Turut mendampingi Presiden dalam pertemuan ini adalah Menteri Sekretaris Negara Pratikno, Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan Siti Nurbaya Bakar, dan Wakil Menteri Luar Negeri Pahala Mansury.

</content:encoded></item></channel></rss>
