<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Peduli Disabilitas, Ganjar Minta Disediakan Akses untuk Difabel Nyoblos Pemilu 2024</title><description>Peduli Disabilitas, Ganjar Minta Disediakan Akses untuk Difabel Nyoblos Pemilu 2024
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/03/340/2931811/peduli-disabilitas-ganjar-minta-disediakan-akses-untuk-difabel-nyoblos-pemilu-2024</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/03/340/2931811/peduli-disabilitas-ganjar-minta-disediakan-akses-untuk-difabel-nyoblos-pemilu-2024"/><item><title>Peduli Disabilitas, Ganjar Minta Disediakan Akses untuk Difabel Nyoblos Pemilu 2024</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/03/340/2931811/peduli-disabilitas-ganjar-minta-disediakan-akses-untuk-difabel-nyoblos-pemilu-2024</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/03/340/2931811/peduli-disabilitas-ganjar-minta-disediakan-akses-untuk-difabel-nyoblos-pemilu-2024</guid><pubDate>Minggu 03 Desember 2023 15:50 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/03/340/2931811/peduli-disabilitas-ganjar-minta-disediakan-akses-untuk-difabel-nyoblos-pemilu-2024-Q2eAV8mqvo.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo peduli disabilitas saat pencoblosan Pemilu 2024. (MPI/Achmad Al Fiqri)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/03/340/2931811/peduli-disabilitas-ganjar-minta-disediakan-akses-untuk-difabel-nyoblos-pemilu-2024-Q2eAV8mqvo.jpg</image><title>Ganjar Pranowo peduli disabilitas saat pencoblosan Pemilu 2024. (MPI/Achmad Al Fiqri)</title></images><description>


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMi8xLzE3NDU3My81L3g4cTVydWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


KENDARI - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menunjukkan kepeduliannya terhadap kaum disabilitas saat berkunjung ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (3/12/2023).

Kepedulian itu diperlihatkan Ganjar dengan meminta perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia yang hadir untuk  mengawasi kegiatannya di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Permintaan Ganjar adalah memberikan akses kesetaraan pada kaum disabilitas saat hendak mencoblos pada 14 Februari 2023.

&quot;Ya Bawaslu ya, tolong untuk penyandang disabilitas, perhatikan mereka agar nanti pada saat nyoblos mereka punya akses. Oke ya? Sip,&quot; tutur Ganjar.







BACA JUGA:
Perhatian terhadap Budaya Nusantara, Ganjar Dinobatkan Jadi Keluarga Laskar Sasak
















Menurutnya, kesetaraan itu penting. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengajak Bawaslu untuk mewujudkan itu.

&quot;Daripada intip-intip, sekarang saya ajak kerja sama. Hehehe,&quot; kata Ganjar.







BACA JUGA:
Tiba di Kendari, Ganjar Disambut Hangat Tukang Becak hingga Pedagang Ikan

















Sebelumnya, Ganjar menegaskan, kaum disabilitas harus mendapatkan hak politik yang sama agar Pemilu 2024 ini nyaman bagi semua golongan. Ia menerima banyak aspirasi saat menyambangi teman-teman disabilitas di Lombok di Graha Futsal, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) bertepatan dengan hari Disabilitas Internasional (HDI), Minggu (3/12/23).


Ganjar menyampaikan, sebagai dari mereka masih merasa kesulitan untuk menuju tempat pemungutan suara (TPS) karena keterbatasan akses. Selain itu, kata Ganjar, edukasi soal pemilu yang minim membuat kaum disabilitas merasa kebingungan dalam memberikan hak suara pada pesta demokrasi kali ini.






BACA JUGA:
Tukang Becak hingga Pedagang Ikan di Kendari Teriakkan Ganjar Presiden


























&quot;Tadi mereka menyampaikan siapa pernah memilih saya Pak, 'apa kesulitan mu' akses untuk menuju bilik suara bahkan beberapa di antaranya ternyata membutuhkan pelatihan pendamping karena mereka ada kebingungan karena itu besok memilih DPR, memilih Presiden memilih DPD, maka kemudian mereka cukup diajari kalau tidak bingung,&quot; katanya.



</description><content:encoded>


&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMi8xLzE3NDU3My81L3g4cTVydWw=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;


KENDARI - Calon presiden (capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo, menunjukkan kepeduliannya terhadap kaum disabilitas saat berkunjung ke Kota Kendari, Sulawesi Tenggara, Minggu (3/12/2023).

Kepedulian itu diperlihatkan Ganjar dengan meminta perwakilan Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Republik Indonesia yang hadir untuk  mengawasi kegiatannya di Hotel Claro, Kendari, Sulawesi Tenggara.

Permintaan Ganjar adalah memberikan akses kesetaraan pada kaum disabilitas saat hendak mencoblos pada 14 Februari 2023.

&quot;Ya Bawaslu ya, tolong untuk penyandang disabilitas, perhatikan mereka agar nanti pada saat nyoblos mereka punya akses. Oke ya? Sip,&quot; tutur Ganjar.







BACA JUGA:
Perhatian terhadap Budaya Nusantara, Ganjar Dinobatkan Jadi Keluarga Laskar Sasak
















Menurutnya, kesetaraan itu penting. Mantan Gubernur Jawa Tengah itu mengajak Bawaslu untuk mewujudkan itu.

&quot;Daripada intip-intip, sekarang saya ajak kerja sama. Hehehe,&quot; kata Ganjar.







BACA JUGA:
Tiba di Kendari, Ganjar Disambut Hangat Tukang Becak hingga Pedagang Ikan

















Sebelumnya, Ganjar menegaskan, kaum disabilitas harus mendapatkan hak politik yang sama agar Pemilu 2024 ini nyaman bagi semua golongan. Ia menerima banyak aspirasi saat menyambangi teman-teman disabilitas di Lombok di Graha Futsal, Kota Mataram, Nusa Tenggara Barat (NTB) bertepatan dengan hari Disabilitas Internasional (HDI), Minggu (3/12/23).


Ganjar menyampaikan, sebagai dari mereka masih merasa kesulitan untuk menuju tempat pemungutan suara (TPS) karena keterbatasan akses. Selain itu, kata Ganjar, edukasi soal pemilu yang minim membuat kaum disabilitas merasa kebingungan dalam memberikan hak suara pada pesta demokrasi kali ini.






BACA JUGA:
Tukang Becak hingga Pedagang Ikan di Kendari Teriakkan Ganjar Presiden


























&quot;Tadi mereka menyampaikan siapa pernah memilih saya Pak, 'apa kesulitan mu' akses untuk menuju bilik suara bahkan beberapa di antaranya ternyata membutuhkan pelatihan pendamping karena mereka ada kebingungan karena itu besok memilih DPR, memilih Presiden memilih DPD, maka kemudian mereka cukup diajari kalau tidak bingung,&quot; katanya.



</content:encoded></item></channel></rss>
