<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Warga Harap Alam Ganjar Dapat Bantu Tingkatkan Pariwisata di Toraja</title><description>Warga Harap Alam Ganjar Dapat Bantu Tingkatkan Pariwisata di Toraja
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/03/609/2931901/warga-harap-alam-ganjar-dapat-bantu-tingkatkan-pariwisata-di-toraja</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/03/609/2931901/warga-harap-alam-ganjar-dapat-bantu-tingkatkan-pariwisata-di-toraja"/><item><title>Warga Harap Alam Ganjar Dapat Bantu Tingkatkan Pariwisata di Toraja</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/03/609/2931901/warga-harap-alam-ganjar-dapat-bantu-tingkatkan-pariwisata-di-toraja</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/03/609/2931901/warga-harap-alam-ganjar-dapat-bantu-tingkatkan-pariwisata-di-toraja</guid><pubDate>Minggu 03 Desember 2023 20:10 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/03/609/2931901/warga-harap-alam-ganjar-dapat-bantu-tingkatkan-pariwisata-di-toraja-jGk1xexQW3.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alam Ganjar diharapkan dapat membantu meningkatkan pariwisata di Tana Toraja. (MPI/Widya Michella)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/03/609/2931901/warga-harap-alam-ganjar-dapat-bantu-tingkatkan-pariwisata-di-toraja-jGk1xexQW3.jpg</image><title>Alam Ganjar diharapkan dapat membantu meningkatkan pariwisata di Tana Toraja. (MPI/Widya Michella)</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMy8xLzE3NDYyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TORAJA - Muhammad Zinedine Alam Ganjar melakukan kunjungan ke Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Minggu (3/12/2023).


Usai menyantap makan siang di sebuah restoran, Alam singgah ke Kuburan Londa Toraja untuk berkeliling dan studi wisata.

Tak jarang, Alam turut menyapa warga lokal sekaligus berdialog dengan beberapa warga di sana. Sosoknya yang humble membuat masyarakat senang dengan Alam Ganjar.

Misalnya Ruga (17), warga Toraja, yang takjub dengan kepribadian putra tunggal pasangan Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh itu.

&quot;Mas Alam baik, humble, ganteng. Semoga bapaknya jadi presiden,&quot; katanya.







BACA JUGA:
Makan Siang di Toraja, Alam Ganjar Tampung Aspirasi Warga&amp;nbsp; &amp;nbsp;














Sama halnya dengan Aceng (40) yang mengaku senang dengan kehadiran Alam di tanah Toraja. Dia berharap Alam dapat ikut membantu meningkatkan pariwisata sejumlah cagar budaya di wilayah Sulawesi Selatan itu.

&quot;Anaknya bagus. Semoga bisa bantu pariwisata Tanah Toraja,&quot; ucapnya.

Sebelumnya, Alam mengitari Londa Toraja bersama pemandu sambil belajar mengenai sejarah.






BACA JUGA:
Eksplorasi Kuburan Londa Toraja, Alam Ganjar Rasakan Pengalaman Unik















&quot;Suatu pengalaman unik karena belum pernah melihat seperti ini. Saya rasa di seluruh dunia kultur seperti itu jarang mungkin hanya di Toraja itu perlu dilestarikan secara terus-menerus,&quot; kata Alam.


Usai melihat lingkungan sekitar, dia masuk ke dalam gua menyaksikan sejumlah peti mati yang disimpan hingga puluhan tahun. Bahkan diantara kumpulan peti mati, tampak terlihat tengkorak yang ada di tebing-tebing gua.



&quot;Tadi saya masuk gua dan banyak tulang-belulang tidak boleh disentuh tapi kita boleh mengambil gambar. Lalu boleh mempelajari melihatnya ada erong juga, suatu kuburan yang digantung jadi sangat-sangat menarik,&quot; ucapnya.








BACA JUGA:
Jaga Regenerasi dan Eksistensi Budaya, Alam Ganjar Apresiasi Saung Angklung Udjo



















Dia berharap sejumlah objek wisata dapat terus dijaga dan memberikan daya tarik yang luar biasa kepada para turis yang berkunjung ke sana.



&quot;Harapannya kemudian bisa melek terhadap hal itu dan menganggap hal itu menjadi suatu daya tarik yang luar biasa yang patut dipelajari,&quot; tutur dia.



</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wMy8xLzE3NDYyMi8wLw==&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

TORAJA - Muhammad Zinedine Alam Ganjar melakukan kunjungan ke Tana Toraja, Sulawesi Selatan, Minggu (3/12/2023).


Usai menyantap makan siang di sebuah restoran, Alam singgah ke Kuburan Londa Toraja untuk berkeliling dan studi wisata.

Tak jarang, Alam turut menyapa warga lokal sekaligus berdialog dengan beberapa warga di sana. Sosoknya yang humble membuat masyarakat senang dengan Alam Ganjar.

Misalnya Ruga (17), warga Toraja, yang takjub dengan kepribadian putra tunggal pasangan Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh itu.

&quot;Mas Alam baik, humble, ganteng. Semoga bapaknya jadi presiden,&quot; katanya.







BACA JUGA:
Makan Siang di Toraja, Alam Ganjar Tampung Aspirasi Warga&amp;nbsp; &amp;nbsp;














Sama halnya dengan Aceng (40) yang mengaku senang dengan kehadiran Alam di tanah Toraja. Dia berharap Alam dapat ikut membantu meningkatkan pariwisata sejumlah cagar budaya di wilayah Sulawesi Selatan itu.

&quot;Anaknya bagus. Semoga bisa bantu pariwisata Tanah Toraja,&quot; ucapnya.

Sebelumnya, Alam mengitari Londa Toraja bersama pemandu sambil belajar mengenai sejarah.






BACA JUGA:
Eksplorasi Kuburan Londa Toraja, Alam Ganjar Rasakan Pengalaman Unik















&quot;Suatu pengalaman unik karena belum pernah melihat seperti ini. Saya rasa di seluruh dunia kultur seperti itu jarang mungkin hanya di Toraja itu perlu dilestarikan secara terus-menerus,&quot; kata Alam.


Usai melihat lingkungan sekitar, dia masuk ke dalam gua menyaksikan sejumlah peti mati yang disimpan hingga puluhan tahun. Bahkan diantara kumpulan peti mati, tampak terlihat tengkorak yang ada di tebing-tebing gua.



&quot;Tadi saya masuk gua dan banyak tulang-belulang tidak boleh disentuh tapi kita boleh mengambil gambar. Lalu boleh mempelajari melihatnya ada erong juga, suatu kuburan yang digantung jadi sangat-sangat menarik,&quot; ucapnya.








BACA JUGA:
Jaga Regenerasi dan Eksistensi Budaya, Alam Ganjar Apresiasi Saung Angklung Udjo



















Dia berharap sejumlah objek wisata dapat terus dijaga dan memberikan daya tarik yang luar biasa kepada para turis yang berkunjung ke sana.



&quot;Harapannya kemudian bisa melek terhadap hal itu dan menganggap hal itu menjadi suatu daya tarik yang luar biasa yang patut dipelajari,&quot; tutur dia.



</content:encoded></item></channel></rss>
