<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Sosok Susuhunan Pakubuwono XI yang Ternyata Pernah Berkuasa saat Perang Dunia II</title><description>Setelah ia meninggal masa kepemerintahannya digantikan oleh anaknya yaitu Pakubuwono XII.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/04/337/2932425/sosok-susuhunan-pakubuwono-xi-yang-ternyata-pernah-berkuasa-saat-perang-dunia-ii</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/04/337/2932425/sosok-susuhunan-pakubuwono-xi-yang-ternyata-pernah-berkuasa-saat-perang-dunia-ii"/><item><title>Sosok Susuhunan Pakubuwono XI yang Ternyata Pernah Berkuasa saat Perang Dunia II</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/04/337/2932425/sosok-susuhunan-pakubuwono-xi-yang-ternyata-pernah-berkuasa-saat-perang-dunia-ii</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/04/337/2932425/sosok-susuhunan-pakubuwono-xi-yang-ternyata-pernah-berkuasa-saat-perang-dunia-ii</guid><pubDate>Senin 04 Desember 2023 16:11 WIB</pubDate><dc:creator>Alifia Zahra Kinanti </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/04/337/2932425/sosok-susuhunan-pakubuwono-xi-yang-ternyata-pernah-berkuasa-saat-perang-dunia-ii-oWvdQefGjD.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Sri Susuhunan Pakubuwono XI/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/04/337/2932425/sosok-susuhunan-pakubuwono-xi-yang-ternyata-pernah-berkuasa-saat-perang-dunia-ii-oWvdQefGjD.jpg</image><title>Sri Susuhunan Pakubuwono XI/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg2Ni81L3g4bGo0OWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Sri Susuhunan Pakubuwono XI merupakan pemimpin Kasunanan Surakarta yang berkuasa pada tahun 1939-1945. Ia memerintah pada saat berlangsungnya Perang Dunia II.
Melansir beragam sumber, Senin (4/12/2023), Pakubuwono XI lahir pada 1 Februari 1886 dengan nama asli Raden Mas Antasena. Pakubuwono merupakan putra dari Pakubuwono X dan KRAY Mandayaretna. Beranjak dewasa ia memiliki gelar yaitu Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi.

BACA JUGA:
Kisah Pakubuwono X, Sosok Pertama Asal Surakarta yang Punya Mobil di Indonesia

Pada saat pengangkatan Pakubuwono XI bersamaan dengan adanya kontrak politik dengan Belanda. Kontrak politik tersebut salah satunya berisi mengenai pelengseran Pakubuwono XI bisa di lakukan kapan saja jika ia tidak memenuhi kewajiban.
Pakubuwono XI mengalami masa sulit pada masa kepemimpinannya dikarenakan bertepatan dengan Perang Dunia II dan pada tahun 1942 ia juga menghadapi pergantian pemerintahan kolonial dari Belanda ke Jepang. Pada akhirnya, pergantian pemerintahan tersebut berdampak pada kehidupan Kasunanan Surakarta.

BACA JUGA:
Jokowi Kenakan Pakaian Raja Pakubuwono Surakarta dalam Perayaan HUT ke-78 RI

Saat masa pemerintahan kolonial Jepang sering terjadinya inflasi yang akhirnya berdampak pada keuangan Keraton. Pada saat itu Jepang menggunakan kekayaan dan aset-aset Keraton untuk keperluan perang.
Pakubuwono XI ternyata memiliki sifat yang kooperatof dengan Jepang. Ia memberikan wilayah kerjaannya ke Jepang untuk dipakai sebagai ladang pertanian tentara Jepang.&amp;nbsp;Namun dibalik sifat kooperatifnya dengan Jepang, ia tetap mendukung penuh kemerdekaan Indonesia.
Pada 1 Juni 1945 Pakubuwono XI meninggal dunia dikarenakan sakit. Kemudian ia dimakamkan di Astana Girimulya, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Setelah ia meninggal masa kepemerintahannya digantikan oleh anaknya yaitu Pakubuwono XII.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8wNi8wNS8xLzE2Njg2Ni81L3g4bGo0OWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA- Sri Susuhunan Pakubuwono XI merupakan pemimpin Kasunanan Surakarta yang berkuasa pada tahun 1939-1945. Ia memerintah pada saat berlangsungnya Perang Dunia II.
Melansir beragam sumber, Senin (4/12/2023), Pakubuwono XI lahir pada 1 Februari 1886 dengan nama asli Raden Mas Antasena. Pakubuwono merupakan putra dari Pakubuwono X dan KRAY Mandayaretna. Beranjak dewasa ia memiliki gelar yaitu Kanjeng Gusti Pangeran Haryo (KGPH) Hangabehi.

BACA JUGA:
Kisah Pakubuwono X, Sosok Pertama Asal Surakarta yang Punya Mobil di Indonesia

Pada saat pengangkatan Pakubuwono XI bersamaan dengan adanya kontrak politik dengan Belanda. Kontrak politik tersebut salah satunya berisi mengenai pelengseran Pakubuwono XI bisa di lakukan kapan saja jika ia tidak memenuhi kewajiban.
Pakubuwono XI mengalami masa sulit pada masa kepemimpinannya dikarenakan bertepatan dengan Perang Dunia II dan pada tahun 1942 ia juga menghadapi pergantian pemerintahan kolonial dari Belanda ke Jepang. Pada akhirnya, pergantian pemerintahan tersebut berdampak pada kehidupan Kasunanan Surakarta.

BACA JUGA:
Jokowi Kenakan Pakaian Raja Pakubuwono Surakarta dalam Perayaan HUT ke-78 RI

Saat masa pemerintahan kolonial Jepang sering terjadinya inflasi yang akhirnya berdampak pada keuangan Keraton. Pada saat itu Jepang menggunakan kekayaan dan aset-aset Keraton untuk keperluan perang.
Pakubuwono XI ternyata memiliki sifat yang kooperatof dengan Jepang. Ia memberikan wilayah kerjaannya ke Jepang untuk dipakai sebagai ladang pertanian tentara Jepang.&amp;nbsp;Namun dibalik sifat kooperatifnya dengan Jepang, ia tetap mendukung penuh kemerdekaan Indonesia.
Pada 1 Juni 1945 Pakubuwono XI meninggal dunia dikarenakan sakit. Kemudian ia dimakamkan di Astana Girimulya, Imogiri, Bantul, Yogyakarta. Setelah ia meninggal masa kepemerintahannya digantikan oleh anaknya yaitu Pakubuwono XII.

</content:encoded></item></channel></rss>
