<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Datang Kembali ke Donggala Pasca-Bencana, Ganjar: Penting Kita Menyusun Program Mitigasi soal Kebencanaan</title><description>Ia pun merasa terkesan kembali datang Kabupaten Donggala pasca bencana alam beberapa tahun lalu.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/04/337/2932575/datang-kembali-ke-donggala-pasca-bencana-ganjar-penting-kita-menyusun-program-mitigasi-soal-kebencanaan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/04/337/2932575/datang-kembali-ke-donggala-pasca-bencana-ganjar-penting-kita-menyusun-program-mitigasi-soal-kebencanaan"/><item><title>Datang Kembali ke Donggala Pasca-Bencana, Ganjar: Penting Kita Menyusun Program Mitigasi soal Kebencanaan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/04/337/2932575/datang-kembali-ke-donggala-pasca-bencana-ganjar-penting-kita-menyusun-program-mitigasi-soal-kebencanaan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/04/337/2932575/datang-kembali-ke-donggala-pasca-bencana-ganjar-penting-kita-menyusun-program-mitigasi-soal-kebencanaan</guid><pubDate>Senin 04 Desember 2023 19:05 WIB</pubDate><dc:creator>Achmad Al Fiqri</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/04/337/2932575/datang-kembali-ke-donggala-pasca-bencana-ganjar-penting-kita-menyusun-program-mitigasi-soal-kebencanaan-IbxjYVVljg.JPG" expression="full" type="image/jpeg"></media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/04/337/2932575/datang-kembali-ke-donggala-pasca-bencana-ganjar-penting-kita-menyusun-program-mitigasi-soal-kebencanaan-IbxjYVVljg.JPG</image><title></title></images><description>DONGGALA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengunjungi Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (4/12/2023) sore. Ia pun merasa terkesan kembali datang Kabupaten Donggala pasca bencana alam beberapa tahun lalu.

Ia mengaku sudah kali ketiga datang ke Donggala pasca bencana gempa bumi dan likuifikasi beberapa tahun lalu di Sulawesi Tengah. Capres yang didukunh Partai Perindo itu pun terkesan saat seluruh warga gotong royong membantu korban terdampak bencana.

&quot;Saya masih ingat betul di sini karena kawan-kawan kemudian bereaksi, lebih khusus kawan-kawan dari Jawa Tengah, ada dari pemda ya, ada dari PMI, ada dari Baznas, guru-guru siswa-siswa, mereka iuran dan kemudian 'pak kita bangunin sekolah yok'. Akhirnya 8 sekolah berhasil kita resmikan dan 1 rumah ibadah, masjid waktu itu,&quot; tutur Ganjar.


BACA JUGA:
Main Badminton Bersama Warga Makassar, Alam Ganjar Disemangati Ibu-Ibu


Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu pun mengaku terkesan saat bantuan itu datang. Apalagi, ia mengaku tak bisa membayangkan situasi saat itu. &quot;Pasti kalau kita mengalami ini yang juga banyak orang yang saya yakin tidak siap,&quot; tuturnya.

Kendati demikian, Ganjar merasa sangat penting untuk menyusun program mitigasi bencana. &quot;Penting ketika kita menyusun program kemudian memitigasi soal kebencanaan ini,&quot; kata Ganjar.

&quot;Ini juga menjadi concern kami bagaimana Indonesia yang menjadi laboratorium bencana ini betul-betul dipersiapkan dengab perencanaan yang baik dan masyarakat,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>DONGGALA - Calon Presiden (Capres) nomor urut 3, Ganjar Pranowo mengunjungi Kabupaten Donggala, Sulawesi Tengah, Senin (4/12/2023) sore. Ia pun merasa terkesan kembali datang Kabupaten Donggala pasca bencana alam beberapa tahun lalu.

Ia mengaku sudah kali ketiga datang ke Donggala pasca bencana gempa bumi dan likuifikasi beberapa tahun lalu di Sulawesi Tengah. Capres yang didukunh Partai Perindo itu pun terkesan saat seluruh warga gotong royong membantu korban terdampak bencana.

&quot;Saya masih ingat betul di sini karena kawan-kawan kemudian bereaksi, lebih khusus kawan-kawan dari Jawa Tengah, ada dari pemda ya, ada dari PMI, ada dari Baznas, guru-guru siswa-siswa, mereka iuran dan kemudian 'pak kita bangunin sekolah yok'. Akhirnya 8 sekolah berhasil kita resmikan dan 1 rumah ibadah, masjid waktu itu,&quot; tutur Ganjar.


BACA JUGA:
Main Badminton Bersama Warga Makassar, Alam Ganjar Disemangati Ibu-Ibu


Mantan Gubernur Jawa Tengah dua periode itu pun mengaku terkesan saat bantuan itu datang. Apalagi, ia mengaku tak bisa membayangkan situasi saat itu. &quot;Pasti kalau kita mengalami ini yang juga banyak orang yang saya yakin tidak siap,&quot; tuturnya.

Kendati demikian, Ganjar merasa sangat penting untuk menyusun program mitigasi bencana. &quot;Penting ketika kita menyusun program kemudian memitigasi soal kebencanaan ini,&quot; kata Ganjar.

&quot;Ini juga menjadi concern kami bagaimana Indonesia yang menjadi laboratorium bencana ini betul-betul dipersiapkan dengab perencanaan yang baik dan masyarakat,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
