<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Pranowo Sebut Sempat Diskusikan Hal Ini Sebelum Mahfud Diumumkan Jadi Cawapres</title><description>&amp;nbsp;
Ganjar mengatakan ada tiga poin penting dalam diskusi yang isinya soal kesejahteraan untuk rakyat Indonesia&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/04/340/2932358/ganjar-pranowo-sebut-sempat-diskusikan-hal-ini-sebelum-mahfud-diumumkan-jadi-cawapres</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/04/340/2932358/ganjar-pranowo-sebut-sempat-diskusikan-hal-ini-sebelum-mahfud-diumumkan-jadi-cawapres"/><item><title>Ganjar Pranowo Sebut Sempat Diskusikan Hal Ini Sebelum Mahfud Diumumkan Jadi Cawapres</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/04/340/2932358/ganjar-pranowo-sebut-sempat-diskusikan-hal-ini-sebelum-mahfud-diumumkan-jadi-cawapres</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/04/340/2932358/ganjar-pranowo-sebut-sempat-diskusikan-hal-ini-sebelum-mahfud-diumumkan-jadi-cawapres</guid><pubDate>Senin 04 Desember 2023 14:43 WIB</pubDate><dc:creator>Danandaya Arya putra</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/04/340/2932358/ganjar-pranowo-sebut-sempat-diskusikan-hal-ini-sebelum-mahfud-diumumkan-jadi-cawapres-OUjaihhtXl.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo/Foto: MPI</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/04/340/2932358/ganjar-pranowo-sebut-sempat-diskusikan-hal-ini-sebelum-mahfud-diumumkan-jadi-cawapres-OUjaihhtXl.jpg</image><title>Ganjar Pranowo/Foto: MPI</title></images><description>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDYzNy81L3g4cTdrOGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo, mengaku sempat berdiskusi panjang terlebih dahulu dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, sebelumnya pengumuman calon wakil presiden (Cawapres).

Ganjar mengatakan ada tiga poin penting dalam diskusi yang isinya soal kesejahteraan untuk rakyat Indonesia. Dia mengaku bahwa dalam diskusi tersebut ternyata keduanya memiliki pandangan yang sama, soal bagaimana cara untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Ganjar Sempat Dukung Mahfud MD Jadi Cawapres 2019, Ternyata Jadi Pendamping Dirinya di 2024

&quot;Ketika kami diskusi-diskusi sebelum kami diresmikan sebagai sebuah pasangan, kita berbicara pada tiga hal yang ternyata sama,&quot; ucap Ganjar dalam pertemuan caleg partai pengusung, relawan dan TPD Ganjar-Mahfud Sulawesi Tengah (Sulteng) di Kota Palu, Sulteng, Senin (4/12/2023).

Dalam diskusi itu, Ganjar dan Mahfud saling sepakat kalau daya beli masyarakat saat ini menurun akibat pendapatan kecil. Selain itu mereka juga memikirkan bagaimana agar sulitnya mencari lapangan pekerjaan tidak lagi menjadi keluhan banyak orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Marapi di Sumbar Erupsi, Ganjar Sampaikan Duka Cita - Ajak Doakan Warga dan Pendaki

&quot;Satu, hari ini banyak masyarakat daya belinya turun karena pendapatannya kecil. Yang kedua masyarakat hari ini lagi bercerita mencari cara kenapa mendapatkan pekerjaan itu sulit,&quot; katanya.

Dia mengatakan, akan memikirkan cara bagaimana pemerintah melayani rakyat Indonesia dengan baik, tanpa adanya praktik-praktik haram seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

&quot;Yang ketiga ini yang sering kami diskusikan adalah bagaimana pemerintah ini melayani dengan baik dan tidak korupsi, kolusi dan nepotisme,&quot; ucapnya.

</description><content:encoded>
&amp;nbsp;&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDYzNy81L3g4cTdrOGc=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;

JAKARTA - Calon Presiden yang didukung Partai Perindo Ganjar Pranowo, mengaku sempat berdiskusi panjang terlebih dahulu dengan Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan (Menko Polhukam) Mahfud MD, sebelumnya pengumuman calon wakil presiden (Cawapres).

Ganjar mengatakan ada tiga poin penting dalam diskusi yang isinya soal kesejahteraan untuk rakyat Indonesia. Dia mengaku bahwa dalam diskusi tersebut ternyata keduanya memiliki pandangan yang sama, soal bagaimana cara untuk membawa bangsa ini ke arah yang lebih baik.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Cerita Ganjar Sempat Dukung Mahfud MD Jadi Cawapres 2019, Ternyata Jadi Pendamping Dirinya di 2024

&quot;Ketika kami diskusi-diskusi sebelum kami diresmikan sebagai sebuah pasangan, kita berbicara pada tiga hal yang ternyata sama,&quot; ucap Ganjar dalam pertemuan caleg partai pengusung, relawan dan TPD Ganjar-Mahfud Sulawesi Tengah (Sulteng) di Kota Palu, Sulteng, Senin (4/12/2023).

Dalam diskusi itu, Ganjar dan Mahfud saling sepakat kalau daya beli masyarakat saat ini menurun akibat pendapatan kecil. Selain itu mereka juga memikirkan bagaimana agar sulitnya mencari lapangan pekerjaan tidak lagi menjadi keluhan banyak orang.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Gunung Marapi di Sumbar Erupsi, Ganjar Sampaikan Duka Cita - Ajak Doakan Warga dan Pendaki

&quot;Satu, hari ini banyak masyarakat daya belinya turun karena pendapatannya kecil. Yang kedua masyarakat hari ini lagi bercerita mencari cara kenapa mendapatkan pekerjaan itu sulit,&quot; katanya.

Dia mengatakan, akan memikirkan cara bagaimana pemerintah melayani rakyat Indonesia dengan baik, tanpa adanya praktik-praktik haram seperti korupsi, kolusi, dan nepotisme.

&quot;Yang ketiga ini yang sering kami diskusikan adalah bagaimana pemerintah ini melayani dengan baik dan tidak korupsi, kolusi dan nepotisme,&quot; ucapnya.

</content:encoded></item></channel></rss>
