<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jelang Pemilu 2024, Akademi Jakarta: Demokrasi Kita Sedang Dilemahkan!</title><description>Akademi Jakarta menyampaikan pernyataan sikapnya jelang Pemilu 2024.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/05/337/2933159/jelang-pemilu-2024-akademi-jakarta-demokrasi-kita-sedang-dilemahkan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/05/337/2933159/jelang-pemilu-2024-akademi-jakarta-demokrasi-kita-sedang-dilemahkan"/><item><title>Jelang Pemilu 2024, Akademi Jakarta: Demokrasi Kita Sedang Dilemahkan!</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/05/337/2933159/jelang-pemilu-2024-akademi-jakarta-demokrasi-kita-sedang-dilemahkan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/05/337/2933159/jelang-pemilu-2024-akademi-jakarta-demokrasi-kita-sedang-dilemahkan</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2023 16:20 WIB</pubDate><dc:creator>Fahmi Firdaus </dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/05/337/2933159/jelang-pemilu-2024-akademi-jakarta-demokrasi-kita-sedang-dilemahkan-n2JYYgVBxF.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Akademi Jakarta Keluarkan Sikap Jelang Pemilu 2024/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/05/337/2933159/jelang-pemilu-2024-akademi-jakarta-demokrasi-kita-sedang-dilemahkan-n2JYYgVBxF.jpg</image><title>Akademi Jakarta Keluarkan Sikap Jelang Pemilu 2024/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNS8xLzE3NDcwNi81L3g4cTh3cTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Akademi Jakarta menyampaikan pernyataan sikapnya jelang Pemilu 2024. Ada enam poin pernyataan yang dikeluarkan Akademi Jakarta yang ditujukan kepada masyarakat luas.

BACA JUGA:
Penyanyi Sania Optimistis Bisa Masuk Parlemen Bersama Partai Perindo di Pemilu 2024

&amp;ldquo;Berbagai gejala sosial politik menjelang Pemilihan Presiden 2024 mengisyaratkan sedang berlangsung kehancuran nalar publik yang melemahkan kebudayaan, serta mengancam keberlanjutan dan ketangguhan Indonesia sebagai bangsa dalam pembangunan demokrasi berkelanjutan,&amp;rdquo;tulis keterangan yang diterima Okezone, Selasa (5/12/2023).

BACA JUGA:
Kominfo RI Curigai Kebocoran Data KPU RI Ada Motif Delegitimasi Pemilu 2024

Enam poin tersebut, untuk menyadari pentingnya nalar publik sebagai kesadaran kritis bersama untuk menilai berbagai peristiwa, gagasan dan kebijakan berdasarkan pertimbangan kemaslahatan umum. Berikut ini enam poin tersebut:
1.	Pengabaian terhadap prinsip-prinsip demokrasi dengan memanipulasi konstitusi merupakan praktik yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

2.	Keberpihakan media dalam pemberitaan Pemilihan Presiden 2024 bertentangan dengan kode etik jurnalistik.
3. Riset berbasis kepentingan politik melanggar etika ilmu pengetahuan.



4. Keterbukaan finansial dalam prosedur demokrasi adalah indikator kejujuran yang menentukan.



5. Keberpihakan lembaga pemerintah kepada kontestan mana pun, dengan alasan apa pun, tidak dapat dibenarkan.



6. Pencapaian sistem politik demokratis adalah hasil yang lebih penting daripada kemenangan salah satu kontestan.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNS8xLzE3NDcwNi81L3g4cTh3cTE=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
JAKARTA &amp;ndash; Akademi Jakarta menyampaikan pernyataan sikapnya jelang Pemilu 2024. Ada enam poin pernyataan yang dikeluarkan Akademi Jakarta yang ditujukan kepada masyarakat luas.

BACA JUGA:
Penyanyi Sania Optimistis Bisa Masuk Parlemen Bersama Partai Perindo di Pemilu 2024

&amp;ldquo;Berbagai gejala sosial politik menjelang Pemilihan Presiden 2024 mengisyaratkan sedang berlangsung kehancuran nalar publik yang melemahkan kebudayaan, serta mengancam keberlanjutan dan ketangguhan Indonesia sebagai bangsa dalam pembangunan demokrasi berkelanjutan,&amp;rdquo;tulis keterangan yang diterima Okezone, Selasa (5/12/2023).

BACA JUGA:
Kominfo RI Curigai Kebocoran Data KPU RI Ada Motif Delegitimasi Pemilu 2024

Enam poin tersebut, untuk menyadari pentingnya nalar publik sebagai kesadaran kritis bersama untuk menilai berbagai peristiwa, gagasan dan kebijakan berdasarkan pertimbangan kemaslahatan umum. Berikut ini enam poin tersebut:
1.	Pengabaian terhadap prinsip-prinsip demokrasi dengan memanipulasi konstitusi merupakan praktik yang tidak dapat dipertanggungjawabkan.

2.	Keberpihakan media dalam pemberitaan Pemilihan Presiden 2024 bertentangan dengan kode etik jurnalistik.
3. Riset berbasis kepentingan politik melanggar etika ilmu pengetahuan.



4. Keterbukaan finansial dalam prosedur demokrasi adalah indikator kejujuran yang menentukan.



5. Keberpihakan lembaga pemerintah kepada kontestan mana pun, dengan alasan apa pun, tidak dapat dibenarkan.



6. Pencapaian sistem politik demokratis adalah hasil yang lebih penting daripada kemenangan salah satu kontestan.



</content:encoded></item></channel></rss>
