<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Jumlah Pengungsi Rohingya Kian Bertambah, Mahfud MD: Kita Sedang Cari Jalan Keluar</title><description>Saat ini, pihaknya tengah mencari jalan keluar untuk para pengungsi yang terus bertambah jumlahnya setiap hari&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/05/337/2933386/jumlah-pengungsi-rohingya-kian-bertambah-mahfud-md-kita-sedang-cari-jalan-keluar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/05/337/2933386/jumlah-pengungsi-rohingya-kian-bertambah-mahfud-md-kita-sedang-cari-jalan-keluar"/><item><title>Jumlah Pengungsi Rohingya Kian Bertambah, Mahfud MD: Kita Sedang Cari Jalan Keluar</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/05/337/2933386/jumlah-pengungsi-rohingya-kian-bertambah-mahfud-md-kita-sedang-cari-jalan-keluar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/05/337/2933386/jumlah-pengungsi-rohingya-kian-bertambah-mahfud-md-kita-sedang-cari-jalan-keluar</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2023 22:00 WIB</pubDate><dc:creator>Giffar Rivana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/05/337/2933386/jumlah-pengungsi-rohingya-kian-bertambah-mahfud-md-kita-sedang-cari-jalan-keluar-tYjsWaDYxW.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Mahfud MD/Foto: MPI </media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/05/337/2933386/jumlah-pengungsi-rohingya-kian-bertambah-mahfud-md-kita-sedang-cari-jalan-keluar-tYjsWaDYxW.jpg</image><title>Mahfud MD/Foto: MPI </title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNS8xLzE3NDcyMi81L3g4cTlhMzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengungkapkan keterbaruan para pengungsi Rohingya yang ada di Indonesia.

Saat ini, pihaknya tengah mencari jalan keluar untuk para pengungsi yang terus bertambah jumlahnya setiap hari, padahal Indonesia tidak menandatangani konvensi dari PBB soal pengungsi luar negara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Diangkat Jadi Warga Kehormatan Suku Adat Dayak Kaltim, Ganjar: Budaya Lokal Miliki Kearifan

&quot;Kita sedang mencari jalan keluar tentang ini. Satu mengenai kebutuhan domestik kita Indonesia. Kedua juga mengenai kemanusiaan. Jadi nanti kita olah ini kebutuhan logistik dan kemanusiaan. Agar dua-duanya bisa tertangani dengan baik&quot; kata Mahfud di iNews Tower, Jakarta, Selasa (5/12/2023).

Mahfud mengatakan, jika negara-negara lainnya seperti Malaysia dan Australia sudah menutup akses masuknya pengungsi Rohingya, jadi kata Mahfud mereka kebanyakan lari ke Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Holding Ultra Mikro BRI Targetkan Layani Masyarakat hingga 45 Juta pada 2024

&quot;Maksudnya mau transit tapi lama-lama jadi tempat tujuan pengungsian bukan transit. Karena biasanya mau transit buat ke Australia. Tapi dia berhenti di Indonesia dan engga mau keluar lagi,&quot; ujarnya.

Saat ini jumlah pengungsi Rohingya bertambah menjadi 1478, yang mana orang-orang Aceh, Sumatera Utara, dan Riau yang tanahnya dipakai untuk pengungsi sudah mulai menolak.

&quot;Orang-orang lokal, orang Aceh, Sumatera Utara, Riau itu beliau sudah keberatan ditambah terus karena kami (warga sekitar) juga miskin kenapa ini terus ditampung tapi gratis terus,&quot; kata Mahfud.



</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNS8xLzE3NDcyMi81L3g4cTlhMzQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

JAKARTA - Menteri Koordinator bidang Hukum dan Keamanan (Menkopolhukam) Mahfud MD mengungkapkan keterbaruan para pengungsi Rohingya yang ada di Indonesia.

Saat ini, pihaknya tengah mencari jalan keluar untuk para pengungsi yang terus bertambah jumlahnya setiap hari, padahal Indonesia tidak menandatangani konvensi dari PBB soal pengungsi luar negara.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Diangkat Jadi Warga Kehormatan Suku Adat Dayak Kaltim, Ganjar: Budaya Lokal Miliki Kearifan

&quot;Kita sedang mencari jalan keluar tentang ini. Satu mengenai kebutuhan domestik kita Indonesia. Kedua juga mengenai kemanusiaan. Jadi nanti kita olah ini kebutuhan logistik dan kemanusiaan. Agar dua-duanya bisa tertangani dengan baik&quot; kata Mahfud di iNews Tower, Jakarta, Selasa (5/12/2023).

Mahfud mengatakan, jika negara-negara lainnya seperti Malaysia dan Australia sudah menutup akses masuknya pengungsi Rohingya, jadi kata Mahfud mereka kebanyakan lari ke Indonesia.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Holding Ultra Mikro BRI Targetkan Layani Masyarakat hingga 45 Juta pada 2024

&quot;Maksudnya mau transit tapi lama-lama jadi tempat tujuan pengungsian bukan transit. Karena biasanya mau transit buat ke Australia. Tapi dia berhenti di Indonesia dan engga mau keluar lagi,&quot; ujarnya.

Saat ini jumlah pengungsi Rohingya bertambah menjadi 1478, yang mana orang-orang Aceh, Sumatera Utara, dan Riau yang tanahnya dipakai untuk pengungsi sudah mulai menolak.

&quot;Orang-orang lokal, orang Aceh, Sumatera Utara, Riau itu beliau sudah keberatan ditambah terus karena kami (warga sekitar) juga miskin kenapa ini terus ditampung tapi gratis terus,&quot; kata Mahfud.



</content:encoded></item></channel></rss>
