<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kenakan Baju Khas Bugis Makassar, Alam Ganjar Keliling Istana Kerajaan Gowa</title><description>Hari ini merupakan hari kelima kunjungan putra Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh, Muhammad Zinedine Alam Ganjar ke Sulawesi Selatan.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/05/609/2933105/kenakan-baju-khas-bugis-makassar-alam-ganjar-keliling-istana-kerajaan-gowa</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/05/609/2933105/kenakan-baju-khas-bugis-makassar-alam-ganjar-keliling-istana-kerajaan-gowa"/><item><title>Kenakan Baju Khas Bugis Makassar, Alam Ganjar Keliling Istana Kerajaan Gowa</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/05/609/2933105/kenakan-baju-khas-bugis-makassar-alam-ganjar-keliling-istana-kerajaan-gowa</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/05/609/2933105/kenakan-baju-khas-bugis-makassar-alam-ganjar-keliling-istana-kerajaan-gowa</guid><pubDate>Selasa 05 Desember 2023 15:15 WIB</pubDate><dc:creator>Widya Michella</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/05/609/2933105/kenakan-baju-khas-bugis-makassar-alam-ganjar-keliling-istana-kerajaan-gowa-q0syud6blN.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Alam Ganjar kenakan pakaian adat Bugis Makassar (Foto : MPI)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/05/609/2933105/kenakan-baju-khas-bugis-makassar-alam-ganjar-keliling-istana-kerajaan-gowa-q0syud6blN.jpg</image><title>Alam Ganjar kenakan pakaian adat Bugis Makassar (Foto : MPI)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDY2OC81L3g4cTd4YWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

GOWA - Hari ini merupakan hari kelima kunjungan putra Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh, Muhammad Zinedine Alam Ganjar ke Sulawesi Selatan. Sebelumnya, Alam Ganjar melakukan silaturahmi ke keluarga Kerajaan Gowa.

Usai bersilaturahmi dirinya beranjak untuk mengunjungi Museum Balla Lompoa di Jalan KH Wahid Hasyim No.39, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (5/12/2023).

Kedatangan Alam pun lantas disambut hangat oleh warga lokal dan anak-anak Makassar. Usai diajak berselfie, Alam diminta untuk menggunakan Jas Tutup yang dikenal dengan Jas Tutu' atau Baju Bella Dada berwarna merah.


BACA JUGA:
Temui Warga Balikpapan, Ganjar Pastikan Kemudahan Pendidikan untuk Disabilitas


Usai berganti baju, Alam langsung memasuki museum yang ditemani seorang pemandu wisata. Diketahui, Museum Balla Lompoa merupakan rekonstruksi dari istana Kerajaan Gowa yang didirikan pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-31, I Mangngi-mangngi Daeng Matutu, pada tahun 1936.

&quot;Kerajaan gowa melindungi raja-raja kecil yang ada di wilayah-wilayahnya,&quot; ucap pemandu wisata.


BACA JUGA:
Kasus Aiman, Ronny Talapessy Bilang Bentuk Kecintaan pada Polri


Dia pun berkeliling untuk melihat sejumlah koleksi benda-benda Kerajaan Gowa. Seperti alat perang yakni tombak dan meriam kuno, serta sebuah payung lalong sipue (payung yang dipakai raja ketika pelantikan).

&quot;Senang sekali tadi juga disambut snagat hangat oleh keluarga Kerajaan Gowa dan Balla Lompoa, Istana yang sekarang banyak sekali sejarah terkait Gowa itu sendiri saya sangat senang,&quot; kata Alam Ganjar.Adapun arsitektur bangunan museum berbentuk rumah panggung, dengan sebuah tangga setinggi lebih dari dua meter untuk masuk ke ruang teras. Dia berharap   anak generasi muda turut ikut serta dalam melestarikan kebudayaan di daerahnya masing-masing.

&quot;Coba kita eksplor budaya-budaya Indonesia dan terus mempelajari nya dan melestarikan nya juga dengan cara masing-masing,&quot;tutur putra Capres Ganjar Pranowo nomor urut 3 itu.

Sebagai informasi, kunjungan tersebut sebagai salah satu rangkaian dari kunjungan Alam di Sulawesi Selatan selama 7 hari. Dalam kunjungannya tersebut, Alam datang untuk belajar, mencari pengalaman dan bertemu bersama masyarakat setempat untuk berdiskusi mengenai persoalan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Sulawesi Selatan.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDY2OC81L3g4cTd4YWg=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

GOWA - Hari ini merupakan hari kelima kunjungan putra Ganjar Pranowo dan Siti Atikoh, Muhammad Zinedine Alam Ganjar ke Sulawesi Selatan. Sebelumnya, Alam Ganjar melakukan silaturahmi ke keluarga Kerajaan Gowa.

Usai bersilaturahmi dirinya beranjak untuk mengunjungi Museum Balla Lompoa di Jalan KH Wahid Hasyim No.39, Sungguminasa, Kecamatan Somba Opu, Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, Selasa (5/12/2023).

Kedatangan Alam pun lantas disambut hangat oleh warga lokal dan anak-anak Makassar. Usai diajak berselfie, Alam diminta untuk menggunakan Jas Tutup yang dikenal dengan Jas Tutu' atau Baju Bella Dada berwarna merah.


BACA JUGA:
Temui Warga Balikpapan, Ganjar Pastikan Kemudahan Pendidikan untuk Disabilitas


Usai berganti baju, Alam langsung memasuki museum yang ditemani seorang pemandu wisata. Diketahui, Museum Balla Lompoa merupakan rekonstruksi dari istana Kerajaan Gowa yang didirikan pada masa pemerintahan Raja Gowa ke-31, I Mangngi-mangngi Daeng Matutu, pada tahun 1936.

&quot;Kerajaan gowa melindungi raja-raja kecil yang ada di wilayah-wilayahnya,&quot; ucap pemandu wisata.


BACA JUGA:
Kasus Aiman, Ronny Talapessy Bilang Bentuk Kecintaan pada Polri


Dia pun berkeliling untuk melihat sejumlah koleksi benda-benda Kerajaan Gowa. Seperti alat perang yakni tombak dan meriam kuno, serta sebuah payung lalong sipue (payung yang dipakai raja ketika pelantikan).

&quot;Senang sekali tadi juga disambut snagat hangat oleh keluarga Kerajaan Gowa dan Balla Lompoa, Istana yang sekarang banyak sekali sejarah terkait Gowa itu sendiri saya sangat senang,&quot; kata Alam Ganjar.Adapun arsitektur bangunan museum berbentuk rumah panggung, dengan sebuah tangga setinggi lebih dari dua meter untuk masuk ke ruang teras. Dia berharap   anak generasi muda turut ikut serta dalam melestarikan kebudayaan di daerahnya masing-masing.

&quot;Coba kita eksplor budaya-budaya Indonesia dan terus mempelajari nya dan melestarikan nya juga dengan cara masing-masing,&quot;tutur putra Capres Ganjar Pranowo nomor urut 3 itu.

Sebagai informasi, kunjungan tersebut sebagai salah satu rangkaian dari kunjungan Alam di Sulawesi Selatan selama 7 hari. Dalam kunjungannya tersebut, Alam datang untuk belajar, mencari pengalaman dan bertemu bersama masyarakat setempat untuk berdiskusi mengenai persoalan dan tantangan yang dihadapi masyarakat Sulawesi Selatan.</content:encoded></item></channel></rss>
