<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Kisah Pasukan Denjaka TNI AL yang Pernah Guncang Brunei Darussalam dan Singapura</title><description>Ternyata beginilah kisah pasukan Denjaka TNI AL yang pernah guncang Brunei Darussalam dan Singapura.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/337/2933802/kisah-pasukan-denjaka-tni-al-yang-pernah-guncang-brunei-darussalam-dan-singapura</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/06/337/2933802/kisah-pasukan-denjaka-tni-al-yang-pernah-guncang-brunei-darussalam-dan-singapura"/><item><title>Kisah Pasukan Denjaka TNI AL yang Pernah Guncang Brunei Darussalam dan Singapura</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/337/2933802/kisah-pasukan-denjaka-tni-al-yang-pernah-guncang-brunei-darussalam-dan-singapura</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/06/337/2933802/kisah-pasukan-denjaka-tni-al-yang-pernah-guncang-brunei-darussalam-dan-singapura</guid><pubDate>Rabu 06 Desember 2023 15:08 WIB</pubDate><dc:creator>Destriana Indria Pamungkas</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/06/337/2933802/kisah-pasukan-denjaka-tni-al-yang-pernah-guncang-brunei-darussalam-dan-singapura-NBBXGdsYNa.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ilustrasi untuk kisah pasukan Denjaka TNI Al (Foto: TNI Al)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/06/337/2933802/kisah-pasukan-denjaka-tni-al-yang-pernah-guncang-brunei-darussalam-dan-singapura-NBBXGdsYNa.jpg</image><title>Ilustrasi untuk kisah pasukan Denjaka TNI Al (Foto: TNI Al)</title></images><description>JAKARTA- Pasukan Denjaka TNI AL pernah guncang Brunei Darussalam dan Singapura saat mereka menjalani latihan bersama Asean Defence Ministers Meeting-Plus Maritime Security dan Counter Terrorism Exercise 2016 (ADMM-Plus On MS and CT Exercise 2016).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Fakta Kapal Perang TNI AL Bakal Dilengkapi Drone Tempur, Efektifkan Peperangan Anti Udara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan berbagai sumber yang dirangkum, Rabu (6/12/2023), pada pelaksanaannya yang berlangsung di Brunei Darussalam dan Singapura, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) yang dikomandoi oleh Letkol Laut (P) Ashari Alamsyah selaku Dansatgas Latihan Bersama menurunkan Denjaka (Detasemen Jala Mangkara).
Denjaka yang dikomandoi oleh Mayor Marinir Butar Butar bergabung dengan tim counter terrorism yang terdiri dari pasukan khusus negara peserta. Tim tersebut terbagi menjadi dua, yakni helly borne yang melakukan fast roping ke kapal target dengan menggunakan Helikopter Blackhawk milik Diraja Brunei.
Sedangkan tim kedua adalah sea borne yang menggunakan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat) dalam penyerbuan ke kapal target yakni KD Darussalam milik Tentara Laut Diraja Brunei yang disimulasikan sebagai kapal target yang tengah dikuasai teroris.
Dalam simulasi tersebut, pasukan Satuan Operasi Gabungan Counter Terrorism (CTJTF) yang telah mendapatkan informasi intelijen tentang posisi kapal serta kekuatan teroris di dalamnya langsung mengerahkan pasukan dari Muara Naval Base (MNB) untuk menuju sasaran.
Dengan konsep operasi udara dan laut, operasi tersebut membutuhkan 4 unit RHIB dan 5 helikopter untuk sampai di target sasaran. Pasukan yang berhasil masuk kapal dengan cepat menuju setiap ruangan yang dikuasai teroris untuk selanjutnya melumpuhkannya dan membebaskan sandera.

Kapal kemudian diambil alih  tim CTJTF dan komandan akan melapor ke Komando Atas untuk selanjutnya membawa kapal ke perairan yang lebih aman.
Selama simulasi berlangsung, Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah beserta Sekjen Kemhan RI Laksamana Madya Widodo serta perwakilan delegasi lain dari masing-masing negara peserta menyaksikan jalannya latihan tersebut.
Pasukan Denjaka pun mendapatkan banyak pujian dari dunia internasional atas kemampuannya dalam menanggulangi teror.
Demikian kisah Pasukan Denjaka TNI AL yang pernah guncang Brunei Darussalam dan Singapura.</description><content:encoded>JAKARTA- Pasukan Denjaka TNI AL pernah guncang Brunei Darussalam dan Singapura saat mereka menjalani latihan bersama Asean Defence Ministers Meeting-Plus Maritime Security dan Counter Terrorism Exercise 2016 (ADMM-Plus On MS and CT Exercise 2016).
&amp;nbsp;BACA JUGA:

4 Fakta Kapal Perang TNI AL Bakal Dilengkapi Drone Tempur, Efektifkan Peperangan Anti Udara&amp;nbsp; &amp;nbsp;

Berdasarkan berbagai sumber yang dirangkum, Rabu (6/12/2023), pada pelaksanaannya yang berlangsung di Brunei Darussalam dan Singapura, KRI Sultan Iskandar Muda (SIM-367) yang dikomandoi oleh Letkol Laut (P) Ashari Alamsyah selaku Dansatgas Latihan Bersama menurunkan Denjaka (Detasemen Jala Mangkara).
Denjaka yang dikomandoi oleh Mayor Marinir Butar Butar bergabung dengan tim counter terrorism yang terdiri dari pasukan khusus negara peserta. Tim tersebut terbagi menjadi dua, yakni helly borne yang melakukan fast roping ke kapal target dengan menggunakan Helikopter Blackhawk milik Diraja Brunei.
Sedangkan tim kedua adalah sea borne yang menggunakan RHIB (Rigid Hull Inflatable Boat) dalam penyerbuan ke kapal target yakni KD Darussalam milik Tentara Laut Diraja Brunei yang disimulasikan sebagai kapal target yang tengah dikuasai teroris.
Dalam simulasi tersebut, pasukan Satuan Operasi Gabungan Counter Terrorism (CTJTF) yang telah mendapatkan informasi intelijen tentang posisi kapal serta kekuatan teroris di dalamnya langsung mengerahkan pasukan dari Muara Naval Base (MNB) untuk menuju sasaran.
Dengan konsep operasi udara dan laut, operasi tersebut membutuhkan 4 unit RHIB dan 5 helikopter untuk sampai di target sasaran. Pasukan yang berhasil masuk kapal dengan cepat menuju setiap ruangan yang dikuasai teroris untuk selanjutnya melumpuhkannya dan membebaskan sandera.

Kapal kemudian diambil alih  tim CTJTF dan komandan akan melapor ke Komando Atas untuk selanjutnya membawa kapal ke perairan yang lebih aman.
Selama simulasi berlangsung, Sultan Brunei Darussalam Sultan Hassanal Bolkiah beserta Sekjen Kemhan RI Laksamana Madya Widodo serta perwakilan delegasi lain dari masing-masing negara peserta menyaksikan jalannya latihan tersebut.
Pasukan Denjaka pun mendapatkan banyak pujian dari dunia internasional atas kemampuannya dalam menanggulangi teror.
Demikian kisah Pasukan Denjaka TNI AL yang pernah guncang Brunei Darussalam dan Singapura.</content:encoded></item></channel></rss>
