<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Ganjar Sentil soal Ketersediaan Kedelai: Produktivitas Kurang, Impor Jangan Kebanyakan</title><description>Oleh sebab itu, menurutnya pedagang kedelai dan pengrajin olahannya seperti tahu dam tempe harus diperhatikan.
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;
&amp;nbsp;</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933446/ganjar-sentil-soal-ketersediaan-kedelai-produktivitas-kurang-impor-jangan-kebanyakan</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933446/ganjar-sentil-soal-ketersediaan-kedelai-produktivitas-kurang-impor-jangan-kebanyakan"/><item><title>Ganjar Sentil soal Ketersediaan Kedelai: Produktivitas Kurang, Impor Jangan Kebanyakan</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933446/ganjar-sentil-soal-ketersediaan-kedelai-produktivitas-kurang-impor-jangan-kebanyakan</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933446/ganjar-sentil-soal-ketersediaan-kedelai-produktivitas-kurang-impor-jangan-kebanyakan</guid><pubDate>Rabu 06 Desember 2023 03:01 WIB</pubDate><dc:creator>Irfan Maulana</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/06/340/2933446/ganjar-sentil-soal-ketersediaan-kedelai-produktivitas-kurang-impor-jangan-kebanyakan-OkvMZpgF0D.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Ganjar Pranowo/Foto: Istimewa</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/06/340/2933446/ganjar-sentil-soal-ketersediaan-kedelai-produktivitas-kurang-impor-jangan-kebanyakan-OkvMZpgF0D.jpg</image><title>Ganjar Pranowo/Foto: Istimewa</title></images><description>


BALIKPAPAN - Calon Presiden (Capres) yang diusung Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa saat ini Indonesia tengah dihadapkan dengan ketersediaan kedelai. Oleh sebab itu, menurutnya pedagang kedelai dan pengrajin olahannya seperti tahu dam tempe harus diperhatikan.
Hal itu disampaikan Ganjar saat blusukan di Pasar Baru di Klandasan Ilir, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/12/2023). Menurutnya, kelangkaan kedelai merupakan masalah serius.

BACA JUGA:
Tim Gabungan Serahkan 16 Jasad Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi ke DVI Polri

&quot;Kedelai kita punya problem yang serius karena memang produktivitas kita kurang. Minimal kalau kita harus melakukan impor ya tidak terlalu banyak,&quot; ucapnya.
Kata dia, seharusnya pemerintah bisa mengintervensi atas impor kedelai tersebut. &quot;Agar mereka yang membuat tahu tempe bisa mendapatkan perhatian khusus,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Bertemu Ganjar, Tukang Ojek Sampaikan Keluhan Antrean Panjang di SPBU Balikpapan

Pada blusukan tersebut, Capres nomor urut 3 itu sempat berdiskusi dengan salah satu pedagang tempe, Jazuli. Pedagang asal Pekalongan, Jawa Tengah ini mengatakan bahwa impor yang tak terkendalikan bisa menyebabkan harga kedelai meningkat.
Lantaran tidak ada ketentuan batas harga. Dia lantas, memberanikan diri untuk mengintervensi impor kedelai apabila Ganjar terpilih jadi Presiden 2024.</description><content:encoded>


BALIKPAPAN - Calon Presiden (Capres) yang diusung Partai Persatuan Indonesia (Perindo), Ganjar Pranowo menyampaikan bahwa saat ini Indonesia tengah dihadapkan dengan ketersediaan kedelai. Oleh sebab itu, menurutnya pedagang kedelai dan pengrajin olahannya seperti tahu dam tempe harus diperhatikan.
Hal itu disampaikan Ganjar saat blusukan di Pasar Baru di Klandasan Ilir, Balikpapan, Kalimantan Timur, Selasa (5/12/2023). Menurutnya, kelangkaan kedelai merupakan masalah serius.

BACA JUGA:
Tim Gabungan Serahkan 16 Jasad Pendaki Korban Erupsi Gunung Marapi ke DVI Polri

&quot;Kedelai kita punya problem yang serius karena memang produktivitas kita kurang. Minimal kalau kita harus melakukan impor ya tidak terlalu banyak,&quot; ucapnya.
Kata dia, seharusnya pemerintah bisa mengintervensi atas impor kedelai tersebut. &quot;Agar mereka yang membuat tahu tempe bisa mendapatkan perhatian khusus,&quot; tuturnya.

BACA JUGA:
Bertemu Ganjar, Tukang Ojek Sampaikan Keluhan Antrean Panjang di SPBU Balikpapan

Pada blusukan tersebut, Capres nomor urut 3 itu sempat berdiskusi dengan salah satu pedagang tempe, Jazuli. Pedagang asal Pekalongan, Jawa Tengah ini mengatakan bahwa impor yang tak terkendalikan bisa menyebabkan harga kedelai meningkat.
Lantaran tidak ada ketentuan batas harga. Dia lantas, memberanikan diri untuk mengintervensi impor kedelai apabila Ganjar terpilih jadi Presiden 2024.</content:encoded></item></channel></rss>
