<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>4 Fakta Kajari Kolaka Utara Kena Prank, Ratusan Liter Solar Malah Jadi Air      </title><description>Henderina mengaku pening karena Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut rupanya telah berubah menjadi air.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933472/4-fakta-kajari-kolaka-utara-kena-prank-ratusan-liter-solar-malah-jadi-air</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933472/4-fakta-kajari-kolaka-utara-kena-prank-ratusan-liter-solar-malah-jadi-air"/><item><title>4 Fakta Kajari Kolaka Utara Kena Prank, Ratusan Liter Solar Malah Jadi Air      </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933472/4-fakta-kajari-kolaka-utara-kena-prank-ratusan-liter-solar-malah-jadi-air</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933472/4-fakta-kajari-kolaka-utara-kena-prank-ratusan-liter-solar-malah-jadi-air</guid><pubDate>Rabu 06 Desember 2023 05:36 WIB</pubDate><dc:creator>Qur'anul Hidayat</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/06/340/2933472/4-fakta-kajari-kolaka-utara-kena-prank-ratusan-liter-solar-malah-jadi-air-Po4aa9jBT1.jpeg" expression="full" type="image/jpeg">Kejari Kolaka Utara, Henderina. (Foto: Dok Ist)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/06/340/2933472/4-fakta-kajari-kolaka-utara-kena-prank-ratusan-liter-solar-malah-jadi-air-Po4aa9jBT1.jpeg</image><title>Kejari Kolaka Utara, Henderina. (Foto: Dok Ist)</title></images><description>KOLAKA UTARA&amp;nbsp;- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra), Henderina mengaku pening saat melakukan penjualan delapan jeriken berisi ratusan solar tangkapan untuk disetor ke kas negara. Apa penyebabnya? Simak fakta-faktanya berikut:
&amp;nbsp;
1. BBM &amp;lsquo;Berubah&amp;rsquo; Jadi Air
Henderina mengaku pening karena Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut rupanya telah berubah menjadi air.
Hal itu dikemukakan Henderina Malo saat melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) penangaan perkara di halaman kantor Kejari Kolut, Senin (4/12/2023).

BACA JUGA:


Viral! Dokter Cantik Sekap dan Aniaya Karyawan karena Tersinggung Obrolan Grup WA&amp;nbsp;
Kata dia, kejadian itu baru saja dialami jajarannya usai melakukan penentuan harga melalui Dinas Perdagangan setempat.

&quot;Setelah dites ternyata isinya air. Semuanya delapan jergen solar masing-masing ukuran 40 liter,&quot; ucapnya.

2. Barang Bukti

Solar tersebut berupakan BB dari kasus penangkapan yang dilimpahkan dari Polres Kolut. Meski begitu, kekurangan itu tetap dianggap menjadi tanggung jawabnya karena tidak melakukan pengecekan terlebih dahulu saat kasus tersebut sudah ditahap II-kan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Viral! Pemuda Malaysia Selalu Ditanya soal Upin Ipin saat Pelesir ke Indonesia

&quot;Kami kan tidak tahu apakah telah berubah saat diserahkan ke kami atau terjadi setelah kami terima. Kami tidak ingin menghakimi dan kami anggap ini kekurangan dari kami,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
3. Wewenang Menjual Barang Bukti
Dijelaskan, pihaknya memang diberi kewenangan untuk melakukan penjualan BB yang memiliki nilai ekonomis dengan patokan harga di bawah Rp35.000.000. Uang penjualan dari 350 liter solar tersebut selanjutnya akan disetor sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

&quot;Karena isinya air terpaksa kami tetap melakukan penyetoran ke kas negara,&quot; ujarnya.4. Minta Kerja Sama Polres Kolut



Terkait kejadian tersebut, ia sendiri menghimbau kepada mitranya dalam hal ini Polres Kolut akan kerjasamanya yang lebih baik ke depannya. Jika ada penangkapan kasus serupa berikutnya agar bisa diperiksa terlebih dahulu.



&quot;Siapa tahu kan Polres sendiri waktu itu menyita yang bukan solar tentu bisa saja kan. Kami tentunya tidak ingin menghakimi dan ini kesalahan kami untuk jadi pembelajaran ke depan,&quot; tutupnya.



</description><content:encoded>KOLAKA UTARA&amp;nbsp;- Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Kolaka Utara (Kolut) Sulawesi Tenggara (Sultra), Henderina mengaku pening saat melakukan penjualan delapan jeriken berisi ratusan solar tangkapan untuk disetor ke kas negara. Apa penyebabnya? Simak fakta-faktanya berikut:
&amp;nbsp;
1. BBM &amp;lsquo;Berubah&amp;rsquo; Jadi Air
Henderina mengaku pening karena Bahan Bakar Minyak (BBM) tersebut rupanya telah berubah menjadi air.
Hal itu dikemukakan Henderina Malo saat melakukan pemusnahan Barang Bukti (BB) penangaan perkara di halaman kantor Kejari Kolut, Senin (4/12/2023).

BACA JUGA:


Viral! Dokter Cantik Sekap dan Aniaya Karyawan karena Tersinggung Obrolan Grup WA&amp;nbsp;
Kata dia, kejadian itu baru saja dialami jajarannya usai melakukan penentuan harga melalui Dinas Perdagangan setempat.

&quot;Setelah dites ternyata isinya air. Semuanya delapan jergen solar masing-masing ukuran 40 liter,&quot; ucapnya.

2. Barang Bukti

Solar tersebut berupakan BB dari kasus penangkapan yang dilimpahkan dari Polres Kolut. Meski begitu, kekurangan itu tetap dianggap menjadi tanggung jawabnya karena tidak melakukan pengecekan terlebih dahulu saat kasus tersebut sudah ditahap II-kan.
&amp;nbsp;BACA JUGA:

Viral! Pemuda Malaysia Selalu Ditanya soal Upin Ipin saat Pelesir ke Indonesia

&quot;Kami kan tidak tahu apakah telah berubah saat diserahkan ke kami atau terjadi setelah kami terima. Kami tidak ingin menghakimi dan kami anggap ini kekurangan dari kami,&quot; tuturnya.
&amp;nbsp;
3. Wewenang Menjual Barang Bukti
Dijelaskan, pihaknya memang diberi kewenangan untuk melakukan penjualan BB yang memiliki nilai ekonomis dengan patokan harga di bawah Rp35.000.000. Uang penjualan dari 350 liter solar tersebut selanjutnya akan disetor sebagai Pendapatan Negara Bukan Pajak (PNBP).

&quot;Karena isinya air terpaksa kami tetap melakukan penyetoran ke kas negara,&quot; ujarnya.4. Minta Kerja Sama Polres Kolut



Terkait kejadian tersebut, ia sendiri menghimbau kepada mitranya dalam hal ini Polres Kolut akan kerjasamanya yang lebih baik ke depannya. Jika ada penangkapan kasus serupa berikutnya agar bisa diperiksa terlebih dahulu.



&quot;Siapa tahu kan Polres sendiri waktu itu menyita yang bukan solar tentu bisa saja kan. Kami tentunya tidak ingin menghakimi dan ini kesalahan kami untuk jadi pembelajaran ke depan,&quot; tutupnya.



</content:encoded></item></channel></rss>
