<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Korban Erupsi Marapi, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah Serli Pendaki Cantik Duta Genre Tanah Datar </title><description>Serli dikenal sosok anak yang berprestasi dan dibuktikan dia pernah menjadi Duta Genre Kabupaten Tanah Datar.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933553/korban-erupsi-marapi-tangis-keluarga-pecah-sambut-jenazah-serli-pendaki-cantik-duta-genre-tanah-datar</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933553/korban-erupsi-marapi-tangis-keluarga-pecah-sambut-jenazah-serli-pendaki-cantik-duta-genre-tanah-datar"/><item><title>Korban Erupsi Marapi, Tangis Keluarga Pecah Sambut Jenazah Serli Pendaki Cantik Duta Genre Tanah Datar </title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933553/korban-erupsi-marapi-tangis-keluarga-pecah-sambut-jenazah-serli-pendaki-cantik-duta-genre-tanah-datar</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/06/340/2933553/korban-erupsi-marapi-tangis-keluarga-pecah-sambut-jenazah-serli-pendaki-cantik-duta-genre-tanah-datar</guid><pubDate>Rabu 06 Desember 2023 09:27 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Sulistyo</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/06/340/2933553/korban-erupsi-marapi-tangis-keluarga-pecah-sambut-jenazah-serli-pendaki-cantik-duta-genre-tanah-datar-yhyDrUU3FJ.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Korban Erupsi Marapi/ist</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/06/340/2933553/korban-erupsi-marapi-tangis-keluarga-pecah-sambut-jenazah-serli-pendaki-cantik-duta-genre-tanah-datar-yhyDrUU3FJ.jpg</image><title>Korban Erupsi Marapi/ist</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNS8xLzE3NDcyMC81L3g4cTk4c2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANAH DATAR - Jenazah almarhumah Yasirli Amri alias Serli,  korban erupsi Gunung Marapi tiba di rumah duka, Kenagarian Tigo Koto Rambatan, Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (5/12/) malam.
Kedatangan jenazah langsung disambut isak tangis keluarga dan teman sejawat korban. Dengan menggunakan ambulans milik Nagari, jenazah Sirli tiba di rumah duka.
Serli merupakan anak kedua dari dua orang bersaudara.  Korban sendiri merupakan mahasiswi Politeknik Negeri Padang  tingkat akhir dan akan diwisuda dalam waktu dekat.

BACA JUGA:
Gunung Marapi Meletus, BNPB: 15 Pendaki Terkonfirmasi Meninggal, 8 Korban Belum Dievakuasi

Serli dikenal sosok anak yang berprestasi dan dibuktikan dia pernah menjadi Duta Genre Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2020 lalu.
Korban juga aktif diberbagai organisasi baik di kampus tempat korban menimba ilmu maupun organisasi kepemudaan di kampung halamannya.

BACA JUGA:
Aksi Heroik Tim SAR Evakuasi 5 Jasad Pendaki di Tengah Hujan Abu Vulkanik Gunung Marapi

&amp;ldquo;Rencananya, jenazah Serli akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Jorong turawan pada Rabu (6/12),&amp;rdquo; ujar Wali Nagari Tiga Koto, Willy Adha di rumah duka.
Serli merupakan satu dari puluhan korban erupsi Gunung Marapi yang terjadi beberapa waktu lalu dan video pesan kepada orang tuanya sempat viral di media sosial. Jasad Serli baru bisa dievakuasi oleh tim penyelamat pada Selasa (5/12) sore.Sekadar diketahui, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, hingga Selasa (5/12) pukul 22.28 WIB, jumlah korban terkonfirmasi meninggal dunia akibat Erupsi Gunung Marapi bertambah menjadi 15 orang.

Sepuluh di antaranya sudah dapat teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification atau Tim DVI. Sementara 5 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi di RSUD dr. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

Dengan adanya penambahan korban tersebut, maka jumlah pendaki yang masih belum bisa dievakuasi sebanyak 8 orang. Hingga kini, proses pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNS8xLzE3NDcyMC81L3g4cTk4c2I=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;
TANAH DATAR - Jenazah almarhumah Yasirli Amri alias Serli,  korban erupsi Gunung Marapi tiba di rumah duka, Kenagarian Tigo Koto Rambatan, Tanah Datar, Sumatera Barat, Selasa (5/12/) malam.
Kedatangan jenazah langsung disambut isak tangis keluarga dan teman sejawat korban. Dengan menggunakan ambulans milik Nagari, jenazah Sirli tiba di rumah duka.
Serli merupakan anak kedua dari dua orang bersaudara.  Korban sendiri merupakan mahasiswi Politeknik Negeri Padang  tingkat akhir dan akan diwisuda dalam waktu dekat.

BACA JUGA:
Gunung Marapi Meletus, BNPB: 15 Pendaki Terkonfirmasi Meninggal, 8 Korban Belum Dievakuasi

Serli dikenal sosok anak yang berprestasi dan dibuktikan dia pernah menjadi Duta Genre Kabupaten Tanah Datar pada tahun 2020 lalu.
Korban juga aktif diberbagai organisasi baik di kampus tempat korban menimba ilmu maupun organisasi kepemudaan di kampung halamannya.

BACA JUGA:
Aksi Heroik Tim SAR Evakuasi 5 Jasad Pendaki di Tengah Hujan Abu Vulkanik Gunung Marapi

&amp;ldquo;Rencananya, jenazah Serli akan dimakamkan di pemakaman keluarga di Jorong turawan pada Rabu (6/12),&amp;rdquo; ujar Wali Nagari Tiga Koto, Willy Adha di rumah duka.
Serli merupakan satu dari puluhan korban erupsi Gunung Marapi yang terjadi beberapa waktu lalu dan video pesan kepada orang tuanya sempat viral di media sosial. Jasad Serli baru bisa dievakuasi oleh tim penyelamat pada Selasa (5/12) sore.Sekadar diketahui, Pusat Pengendalian Operasi (Pusdalops) BNPB melaporkan, hingga Selasa (5/12) pukul 22.28 WIB, jumlah korban terkonfirmasi meninggal dunia akibat Erupsi Gunung Marapi bertambah menjadi 15 orang.

Sepuluh di antaranya sudah dapat teridentifikasi oleh tim Disaster Victim Identification atau Tim DVI. Sementara 5 jenazah lainnya masih dalam proses identifikasi di RSUD dr. Achmad Mochtar (RSAM) Bukittinggi.

Dengan adanya penambahan korban tersebut, maka jumlah pendaki yang masih belum bisa dievakuasi sebanyak 8 orang. Hingga kini, proses pencarian dan pertolongan masih terus dilakukan oleh tim gabungan.

</content:encoded></item></channel></rss>
