<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>Siti Atikoh Temui Ratusan Pelaku UMKM, Dorong Industri Kreatif Yogya Mendunia</title><description>Siti Atikoh Supriyanti menemui ratusan pelaku UMKM dan industri kreatif di Yogyakarta.</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/510/2933854/siti-atikoh-temui-ratusan-pelaku-umkm-dorong-industri-kreatif-yogya-mendunia</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/06/510/2933854/siti-atikoh-temui-ratusan-pelaku-umkm-dorong-industri-kreatif-yogya-mendunia"/><item><title>Siti Atikoh Temui Ratusan Pelaku UMKM, Dorong Industri Kreatif Yogya Mendunia</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/06/510/2933854/siti-atikoh-temui-ratusan-pelaku-umkm-dorong-industri-kreatif-yogya-mendunia</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/06/510/2933854/siti-atikoh-temui-ratusan-pelaku-umkm-dorong-industri-kreatif-yogya-mendunia</guid><pubDate>Rabu 06 Desember 2023 16:02 WIB</pubDate><dc:creator>Agung Bakti Sarasa</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/06/510/2933854/siti-atikoh-temui-ratusan-pelaku-umkm-dorong-industri-kreatif-yogya-mendunia-Cx62WEGs4Z.jpg" expression="full" type="image/jpeg">Siti Atikoh (Foto: Istimewa)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/06/510/2933854/siti-atikoh-temui-ratusan-pelaku-umkm-dorong-industri-kreatif-yogya-mendunia-Cx62WEGs4Z.jpg</image><title>Siti Atikoh (Foto: Istimewa)</title></images><description>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDY4My81L3g4cTg3aWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

YOGYAKARTA - Istri Calon Presiden (Capres) 2024 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti menemui ratusan pelaku UMKM dan industri kreatif di Yogyakarta, Rabu (6/12/2023).

Menurut Atikoh, industri kreatif di Yogyakarta tak perlu diragukan sebab kental seni-budayanya di masyarakat.


BACA JUGA:
Ditanya Komitmen Ganjar, Siti Atikoh Pastikan Berpihak pada UMKM


Hal itu disampaikan Atikoh usai berkunjung ke Jogja T-Shirt di Jalan Gamping, Sleman. Atikoh melihat langsung proses pembuatan produk kaos yang dijual sebagai oleh-oleh dengan desain yang unik dan menarik. Bahkan, Atikoh pun sempat belajar proses menyablon.

Ia didampingi sang pemilik, Sugianto dan keluarga serta sejumlah kader PDI Perjuangan dan dipandu berkeliling melihat toko dan produk lain yang dijual di Jogja T-Shirt. Kemudian, Atikoh menemui ratusan pelaku usaha yang telah menanti di aula.

&quot;Kalau kita bicara industri kreatif Jogja punya potensi yang luar biasa ditunjang oleh pariwisata yang begitu potensial,&quot; kata Atikoh.


BACA JUGA:
Resmikan Gereja Katedral Kupang, Jokowi: Manfaatkan Juga untuk Kegiatan Masyarakat


Ia pun mencontohkan produk Jogja T-Shirt yang sebenarnya sederhana, namun mampu tampil maksimal dengan desain yang apik dan mengangkat kearifan lokal.

&quot;Itu yang perlu dipertahankan dan pemiliknya sudah punya hak paten,&quot; ujarnya.Dalam kesempatan itu, Atikoh pun sempat berdialog dengan dua pelaku usaha kecil. Keduanya hampir bergerak di bidang yang sama yakni fashion design dan fashion muslim.

Ada dua masalah yang dipertanyakan, yakni soal akses dan permodalan. Berikutnya, tentang kenaikan harga bahan baku.

&quot;Memang ada kendala beberapa termasuk dari akselerasi digitalisasi. Ini PR (pekerjaan rumah) kita bersama untuk memberikan pelatihan-pelatihan, terutama kepada perempuan agar melek secara teknologi,&quot; katanya.


BACA JUGA:
Bertemu Milenial dan Gen Z, Ganjar Dipuji sebagai Pemimpin Peduli Anak Muda


Terkait ini, kata Atikoh, pemerintah tentu harus membuka dan memudahkan akses permodalan. Hal ini pernah dikerjakan oleh suaminya, Capres Ganjar Pranowo saat memimpin Jawa Tengah dengan menelurkan beragam program Kredit Usaha Rakyat (KUR) murah.

&quot;Tentu diperlukan tindakan kreatif dari kita semua agar UMKM, khususnya industri kreatif tidak hanya menjadi tuan rumah di negara sendiri, tapi menguasai secara global,&quot; tandasnya.</description><content:encoded>&amp;lt;div class=&quot;vicon&quot;&amp;gt;&amp;lt;iframe width=&quot;100%&quot; height=&quot;400&quot; src=&quot;https://video.okezone.com/embed/MjAyMy8xMi8wNC8xLzE3NDY4My81L3g4cTg3aWQ=&quot; frameborder=&quot;0&quot; allowfullscreen&amp;gt;&amp;lt;/iframe&amp;gt;&amp;lt;/div&amp;gt;&amp;nbsp;

YOGYAKARTA - Istri Calon Presiden (Capres) 2024 Ganjar Pranowo, Siti Atikoh Supriyanti menemui ratusan pelaku UMKM dan industri kreatif di Yogyakarta, Rabu (6/12/2023).

Menurut Atikoh, industri kreatif di Yogyakarta tak perlu diragukan sebab kental seni-budayanya di masyarakat.


BACA JUGA:
Ditanya Komitmen Ganjar, Siti Atikoh Pastikan Berpihak pada UMKM


Hal itu disampaikan Atikoh usai berkunjung ke Jogja T-Shirt di Jalan Gamping, Sleman. Atikoh melihat langsung proses pembuatan produk kaos yang dijual sebagai oleh-oleh dengan desain yang unik dan menarik. Bahkan, Atikoh pun sempat belajar proses menyablon.

Ia didampingi sang pemilik, Sugianto dan keluarga serta sejumlah kader PDI Perjuangan dan dipandu berkeliling melihat toko dan produk lain yang dijual di Jogja T-Shirt. Kemudian, Atikoh menemui ratusan pelaku usaha yang telah menanti di aula.

&quot;Kalau kita bicara industri kreatif Jogja punya potensi yang luar biasa ditunjang oleh pariwisata yang begitu potensial,&quot; kata Atikoh.


BACA JUGA:
Resmikan Gereja Katedral Kupang, Jokowi: Manfaatkan Juga untuk Kegiatan Masyarakat


Ia pun mencontohkan produk Jogja T-Shirt yang sebenarnya sederhana, namun mampu tampil maksimal dengan desain yang apik dan mengangkat kearifan lokal.

&quot;Itu yang perlu dipertahankan dan pemiliknya sudah punya hak paten,&quot; ujarnya.Dalam kesempatan itu, Atikoh pun sempat berdialog dengan dua pelaku usaha kecil. Keduanya hampir bergerak di bidang yang sama yakni fashion design dan fashion muslim.

Ada dua masalah yang dipertanyakan, yakni soal akses dan permodalan. Berikutnya, tentang kenaikan harga bahan baku.

&quot;Memang ada kendala beberapa termasuk dari akselerasi digitalisasi. Ini PR (pekerjaan rumah) kita bersama untuk memberikan pelatihan-pelatihan, terutama kepada perempuan agar melek secara teknologi,&quot; katanya.


BACA JUGA:
Bertemu Milenial dan Gen Z, Ganjar Dipuji sebagai Pemimpin Peduli Anak Muda


Terkait ini, kata Atikoh, pemerintah tentu harus membuka dan memudahkan akses permodalan. Hal ini pernah dikerjakan oleh suaminya, Capres Ganjar Pranowo saat memimpin Jawa Tengah dengan menelurkan beragam program Kredit Usaha Rakyat (KUR) murah.

&quot;Tentu diperlukan tindakan kreatif dari kita semua agar UMKM, khususnya industri kreatif tidak hanya menjadi tuan rumah di negara sendiri, tapi menguasai secara global,&quot; tandasnya.</content:encoded></item></channel></rss>
