<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?>
<rss xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/" xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/" xmlns:media="http://search.yahoo.com/mrss/" xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom" version="2.0"><channel><title>WHO: Sistem Kesehatan Gaza Bertekuk Lutut dan Hampir Runtuh Total</title><description>CNN telah menghubungi militer Israel untuk meminta tanggapan</description><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934493/who-sistem-kesehatan-gaza-bertekuk-lutut-dan-hampir-runtuh-total</link><language>id</language><atom:link type="application/rss+xml" rel="self" href="https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934493/who-sistem-kesehatan-gaza-bertekuk-lutut-dan-hampir-runtuh-total"/><item><title>WHO: Sistem Kesehatan Gaza Bertekuk Lutut dan Hampir Runtuh Total</title><link>https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934493/who-sistem-kesehatan-gaza-bertekuk-lutut-dan-hampir-runtuh-total</link><guid isPermaLink="false">https://news.okezone.com/read/2023/12/07/18/2934493/who-sistem-kesehatan-gaza-bertekuk-lutut-dan-hampir-runtuh-total</guid><pubDate>Kamis 07 Desember 2023 15:05 WIB</pubDate><dc:creator>Susi Susanti</dc:creator><media:content url="https://img.okezone.com/content/2023/12/07/18/2934493/who-sistem-kesehatan-gaza-bertekuk-lutut-dan-hampir-runtuh-total-Jrgf6nqNMU.jpg" expression="full" type="image/jpeg">WHO sebut sistem kesehatan di Gaza hampir runtuh total (Foto: Anadolu Agency)</media:content><images><thumb></thumb><image>https://img.okezone.com/content/2023/12/07/18/2934493/who-sistem-kesehatan-gaza-bertekuk-lutut-dan-hampir-runtuh-total-Jrgf6nqNMU.jpg</image><title>WHO sebut sistem kesehatan di Gaza hampir runtuh total (Foto: Anadolu Agency)</title></images><description>GAZA &amp;ndash; Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/12/2023) mengatakan sistem kesehatan Gaza &amp;ldquo;bertekuk lutut&amp;rdquo; dan hampir runtuh total.
&amp;ldquo;#Gaza tidak bisa kehilangan rumah sakit lagi dan ada satu rumah sakit lagi yang hampir ditutup,&amp;rdquo; terangnya yang mengacu pada rumah sakit Kamal Adwan di Gaza utara.
&quot;Ini akan membuat ribuan orang kehilangan layanan penting untuk menyelamatkan nyawa,&amp;rdquo; lanjutnya.
Pada Selasa (5/12/2023), Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah menuduh militer Israel mengepung rumah sakit Kamal Adwan.


BACA JUGA:
Amnesty International Tuduh Senjata Buatan AS Digunakan dalam 2 Serangan Udara Israel di Gaza yang Tewaskan 43 Warga Sipil

CNN telah menghubungi militer Israel untuk meminta tanggapan. Dalam pernyataan sebelumnya, Israel bersikeras bahwa pihaknya menargetkan infrastruktur Hamas di jalur tersebut.


BACA JUGA:
Israel Klaim Temukan Timbunan Senjata Hamas Terbesar di Gaza, Ratusan Roket hingga Granat

WHO telah melaporkan setidaknya 212 serangan terhadap sektor kesehatan Gaza sejak 7 Oktober lalu. Akibatnya, hanya 14 rumah sakit yang berfungsi sebagian dan tiga rumah sakit yang berfungsi minimal di Jalur Gaza, sementara 19 rumah sakit tidak berfungsi lagi.
Menteri Kesehatan Palestina Mai Al-Kaila mengatakan pada Selasa (5/12/2023)  bahwa tidak ada rumah sakit di Gaza utara yang dapat menampung operasi bedah, sementara kapasitas rumah sakit di selatan Gaza telah melampaui 216%.Sementara itu, Hamas mengatakan sekitar 800.000 penduduk di Gaza utara sekarang tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan.

Dr Ashraf Al-Qudra, juru bicara kementerian kesehatan yang dikelola Hamas, mengatakan militer Israel telah &amp;ldquo;menghilangkan kehadiran medis di Gaza utara&amp;rdquo;.



BBC tidak dapat memverifikasi klaim ini secara independen.

</description><content:encoded>GAZA &amp;ndash; Direktur Jenderal (Dirjen) Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) Tedros Adhanom Ghebreyesus dalam sebuah pernyataan pada Rabu (6/12/2023) mengatakan sistem kesehatan Gaza &amp;ldquo;bertekuk lutut&amp;rdquo; dan hampir runtuh total.
&amp;ldquo;#Gaza tidak bisa kehilangan rumah sakit lagi dan ada satu rumah sakit lagi yang hampir ditutup,&amp;rdquo; terangnya yang mengacu pada rumah sakit Kamal Adwan di Gaza utara.
&quot;Ini akan membuat ribuan orang kehilangan layanan penting untuk menyelamatkan nyawa,&amp;rdquo; lanjutnya.
Pada Selasa (5/12/2023), Kementerian Kesehatan Palestina di Ramallah menuduh militer Israel mengepung rumah sakit Kamal Adwan.


BACA JUGA:
Amnesty International Tuduh Senjata Buatan AS Digunakan dalam 2 Serangan Udara Israel di Gaza yang Tewaskan 43 Warga Sipil

CNN telah menghubungi militer Israel untuk meminta tanggapan. Dalam pernyataan sebelumnya, Israel bersikeras bahwa pihaknya menargetkan infrastruktur Hamas di jalur tersebut.


BACA JUGA:
Israel Klaim Temukan Timbunan Senjata Hamas Terbesar di Gaza, Ratusan Roket hingga Granat

WHO telah melaporkan setidaknya 212 serangan terhadap sektor kesehatan Gaza sejak 7 Oktober lalu. Akibatnya, hanya 14 rumah sakit yang berfungsi sebagian dan tiga rumah sakit yang berfungsi minimal di Jalur Gaza, sementara 19 rumah sakit tidak berfungsi lagi.
Menteri Kesehatan Palestina Mai Al-Kaila mengatakan pada Selasa (5/12/2023)  bahwa tidak ada rumah sakit di Gaza utara yang dapat menampung operasi bedah, sementara kapasitas rumah sakit di selatan Gaza telah melampaui 216%.Sementara itu, Hamas mengatakan sekitar 800.000 penduduk di Gaza utara sekarang tidak memiliki akses terhadap layanan kesehatan.

Dr Ashraf Al-Qudra, juru bicara kementerian kesehatan yang dikelola Hamas, mengatakan militer Israel telah &amp;ldquo;menghilangkan kehadiran medis di Gaza utara&amp;rdquo;.



BBC tidak dapat memverifikasi klaim ini secara independen.

</content:encoded></item></channel></rss>
